
Setelah beberapa hari Vano di Jerman dan sama sekali tidak menghubungi Cila lagi,,
Entah karena dia begitu sibuk atau bahkan malas untuk memberi kabar..
Hari ini Cila benar-benar tidak konsentrasinya, hampir beberapa kali dia mengerjakan laporan terus salah..
Kepalanya sedikit pusing dan badannya merasa lemas..
" Astaga,, Cila kamu kenapa coba dari tadi salah terus " gerutu Cila
Dia benar-benar tidak fokus sampai akhirnya dia keluar turun ke pantry untuk membuat coklat..
Saat belum sampai, Cila bertemu dengan Doni..
" Cila,, Lo lagi ngapain..
" Mau bikin coklat, kamu mau Don,,
" Em,, boleh deh..
Cila tersenyum dan masuk ke dalam pantry diikuti Doni..
Doni memandang Cila yang sedang membuatnya..
" Cil,, Lo sakit ya..
" Engga Kok,,
" Tapi kok wajah Lo pucat gitu ya..
" Aku cuma kecapean aja Kok Don,,
" Kalo memang kamu sakit Kamu pulang aja..
" Aku gapapa kok, lagian juga kerjaan aku belum selesai,,
" Oya ini coklat nya..
" Makasih..
Mereka pun duduk di sana dan mengobrol banyak,, namun lagi-lagi Cila hanya diam entah dia sedang memikirkan apa..
-
Vano yang memang sudah dalam pesawat pun tidak sabar untuk segera sampai di Jakarta..
Dia sudah sangat rindu dengan gadis pujaannya..
Walaupun mereka belum ada ikatan namun ternyata Vano tidak bisa membohongi dirinya jika dia sangat mencintai Cila..
" Baru beberapa hari saja tidak melihat wajahnya,, bener-bener gue merasa sangat rindu dengannya.. " batin Vano
Vano sengaja tidak memberi kabar Cila dia hanya memberi kabar Doni untuk menjemputnya di Bandara..
-
Cila merasa kepalanya sedikit pusing..
Namun dia terus memaksakan untuk bekerja,,
Sampai akhirnya sudah menunjukan pukul 4 sore..
Dia segera membereskan mejanya..
Saat akan berdiri kepalanya semakin pusing dan pandangannya kabur..
Cila mencoba berjalan namun tiba-tiba..
Brug,,
Cila terjatuh ke lantai,,
Doni yang baru akan menjemput Vano menoleh ke ruangan Cila yang terbuka..
" Tumben Cila belum pulang,, " Ucap Doni
Doni berjalan mendekat dan pandangannya langsung tertuju pada Cila yang sudah tergeletak di lantai..
" Astaga Cila,, Lo kenapa..
Doni langsung mengangkat tubuh Cila dan membawanya Ke Rumah Sakit..
__ADS_1
Wajah Cila sangat pucat, badannya pun demam..
-
Sesampainya di Rumah Sakit,,
Dokter langsung menangani Cila, tiba-tiba ponsel Doni berdering..
" Don,, Lo dimana,, gue udah nunggu Lo dari tadi.. Ucap Vano
" Astaga Van,, sorry.. Gue lupa
" Bener-bener ya Lo,, sekarang Lo dimana
" Gue di Rumah Sakit Van,, Cila pingsan tadi di kantor..
" Apa,, Lo kirim alamat Rumah Sakitnya.. Gue langsung ke sana
Vano menutup ponselnya dan langsung menyetop taxi, Dia pun menuju Rumah Sakit dengan perasaan yang khawatir..
-
Vano langsung berlari mencari Doni,,
" Bagaimana keadaan Cila Don,, kenapa dia bisa pingsan,, Lo apain dia
" Satu-satu kali tanya nya Van, segitu khawatir nya Lo..
" Cila gapapa, dia hanya kelelahan,, Dokter sudah memeriksanya .. Dia hanya butuh istirahat beberapa hari..
Vano bisa bernapas lega mendengar ucapa Doni, dia pun langsung masuk ke dalam kamar inap Cila..
Vano berjalan mendekat, dilihatnya wajah Cila yang pucat, tangan yang di inpus..
Dia pun duduk di sampingnya..
" Cila,, maafin gue,, gara-gara gue lo jadi sakit gini,, "
Ceklek,,
Pintu terbuka dan terlihat Bu Nita masuk ke dalam kamar..
" Tante,, Ucap Vano
" Nak Vano,, Cila kenapa,,
" Cila hanya kelelahan Tan,, maafin Saya Tan, gara-gara Saya Cila jadi seperti ini..
Bu Nita tersenyum, dia pun mengusap bahu Vano..
" Ini bukan salah kamu,, memang beberapa hari ini Cila susah makan, dia pun sering melamun..
Vano mengerutkan keningnya, dia bingung dengan omongan Bu Nita..
Cila sudah menceritakan semua dengan Bu Nia jika sebenarnya dia juga mempunyai perasaan dengan Vano, dan Bu Nita mendukungnya karena Bu Nita melihat Vano yang sepertinya juga menyukai Cila..
" Oya,, bukannya Nak Vano lagi di jerman
" Iya Tan,, Saya baru saja sampai di Jakarta
" Kamu pulang dulu saja, kamu kan harus istirahat.. Biar Ibu yang jaga Cila..
" Engga papa Tante,, biar Saya di sini..
Bu Nita pun tidak bisa memaksa, dia juga pernah muda..
Dia tau perasaan Vano sekarang..
-
Hari pun sudah malam namun Cila masih tertidur..
Vano dan Bu Nita masih menunggunya..
" Maaf Tante,, tante pulang saja biar saya yang menjaga Cila..
" Tapi Nak Vano,,
" Tante kan perlu istirahat,, gapapa biar Saya yang disini jagain Cila
" Ya udah,, Tante titip Cila ya..
__ADS_1
" Iya Tante,, biar Doni yang mengantar tante pulang
Bu Nita tersenyum dan mengangguk..
" Don,, Lo tolong anterin Tante Nita pulang ya.. Terus Lo langsung pulang aja..
" Lo di sini Van,,
" Iya gue nungguin Cila
" Oke,, ya udah gue anterin Tante Nita dulu
" Hati-hati Don,,..
" Nak Vano,, Tante pulang dulu ya.. Tolong jagain Cila
" Iya Tante hati-hati..
Setelah Doni dan Tante Nita berjalan, Vano kembali masuk..
Dia kembali duduk di samping Cila dan mengusap kepalanya..
Vano terus menatap wajah Cila dan menggenggam tangannya..
Karena rasa lelah dia pun akhirnya tertidur..
-
Cila membuka matanya, dia melihat sekeliling yang tampak asing baginya..
Dia menoleh karena merasakan tangannya digenggam seseorang..
Pandangannya tertuju pada seseorang yang tertidur dengan menggenggam tangannya..
" Vano,, Ucap Cila
Vano yang mendengarnya pun langsung membuka matanya,
Dia langsung tersenyum saat melihat Cila yang sudah sadar..
" Syukurlah Lo sudah sadar,, apa ada yang sakit,,
Cila menggeleng, dia masih bingung kenapa Vano ada bersamanya dan kenapa dia ada di Rumah Sakit..
" Gue kenapa di Rumah Sakit,,
" Lo Pingsan di kantor,,
" Pingsan,,
" Ya,, beberapa hari ini Lo kenapa susah makan, Lo ada masalah..
" Engga gue gapapa..
Vano terus menatap Cila, tangannya pun masih menggenggam tangan Cila..
Cila yang menyadarinya pun merasa risih dengan tatapan Vano..
" Van,, gue haus..
Vano langsung mengambilkan minum dan membantu Cila meminumnya..
" Lo istirahat lagi ya, gue bakal jagain Lo..
Cila mengangguk dan kembali membaringkan tubuhnya..
Dia mencoba memejamkan matanya,
Tidak lama Cila pun tertidur dan disusul dengan Vano yang tidak lama pun ikut terpejam..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Malam Kesayangan..
Semangat Up,, semangat kumpulin poin..
Vote, Like juga Komen Yuk,,
Love you all
😍😍😍
__ADS_1