
Vano terus berada di rumah menemani Cila yang sedang hamil dan sering merasakan mual, dia tidak tega jika meninggalkannya sendiri di rumah walaupun ada Art..
Pagi ini, setelah mengalami morning sickness Cila hanya berbaring di atas tempat tidur dengan wajah yang sangat pucat..
Bagaimana tidak, dia benar benar tidak bisa makan apa pun setiap kali dia makan semua pasti akan kembali keluar..
Vano merasa tidak tega dan terus menggenggam erat tangan istrinya..
" Sayang,, Panggil Vano
" Hem,, Iya Mas..
Cila membuka matanya dan menatap wajah Vano,,
" Kita Ke Rumah Sakit aja ya,, Mas gak tega liat kamu seperti ini..
" Mas,, ini memang wajar terjadi dan aku menikmatinya.. Ucap Cila dengan senyuman di wajahnya..
Cila memang tidak pernah mengeluh tentang Ngidamnya, tapi Vano yang setiap harinya melihat merasa tidak tega..
" Mas buatkan kamu susu ya..
" Em,, Mas.. Susunya jangan anget ya pake air dingin aja..
" Tapi Yank,, kamu gak makan apa apa ..
" Gapapa Mas,, kalo pake air dingin gak mual perutnya..
" Ya Udah Mas buatkan dulu ya.. Kamu tunggu sebentar..
Cila mengangguk..
Dia kembali memejamkan matanya karena kepalanya pun terasa sedikit pusing..
Tidak lama Vano kembali dengan susu rasa strawberry dan sesuai permintaan Cila dia membuatnya dengan air dingin..
" Minun susunya dulu ya..
Vano membatu Cila bangun dan meminumnya..
" Kamu gak kerja Mas,,
" Mana bisa Mas kerja kalo Kamu seperti Ini Yank,,
" Aku gak papa Mas,, kamu berangkat kerja aja..
" Mas bisa kerja di rumah,, sebentar lagi Doni ke rumah anterin semua berkas..
Cila manggut manggu, dia pun mengambil ponselnya,
Tiba-tiba terlihat iklan Makanan di ponselnya, perutnya merasa lapar dia pun ingin memakannya juga..
" Mas,, aku pengin ini Ucap Cila melihatkan gambar makanan di ponselnya..
" Tom Yang,,?? Bukannya kamu gak suka makanan seperti itu..
__ADS_1
" Tapi aku pengin Mas..
Vano menatap jam di dinding, ini baru jam 9 pagi dimana dia harus mencarinya..
" Mas,,
" Ya Sudah Mas coba cari ya..
" Engga Mau Mas,, Mas temani aku di sini..
" Sayang,, Kamu tadi minta beli makanan itu tapi Mas gak boleh keluar terus gimana..
" Mas telpon Doni aja, suruh dia yang cari ya.. Mas temani aku di sini aja..
Vano mengangguk dan meraih ponselnya..
" Hallo Kakak Ipar, Ucap Doni di seberang
" Don,, Lo lagi dimana udah jalan..
" Ini baru mau jalan, kenapa Van..
" Tolong sekalian Lo beliin Tom Yang terus bawa ke rumah gue ya..
" Apa Tom Yang,, Lo yang bener aja Van. Ini masih jam berapa, gue kudu cari dimana coba..
Cila langsung menarik ponsel dari tangan Vano..
" Pokoknya Kamu harus bawa Tom Yang ke rumah Don, terserah mau cari dimana.
Setelah mengucapkannya Cila langsung menutup ponselnya..
" Ini Mas,, Ucap Cila memberikan Ponselnya..
Vano tersenyum dan mengusap rambut istrinya..
" Kamu tuh Ya,,
" Biarin Mas,,
" Mas mandi dulu ya,, Kamu mau ikut mandi bareng gak Yank,,
" Engga,, Lagi Males Mas..
Vano menggelengkan kepalanya dan berjalan masuk ke dalam kamar mandi..
**********
Sedangkan Doni, masih terus mengumpat di dalam mobil..
" Harus nyari kemana gue, mana masih pagi lagi, untung aja Cila lagi hamil kalo engga beeh,, males gue cariinnya.. " gumam Doni
Dia pun terus berusaha mencari, memutari semua jalanan mencari restoran yang sudah buka, namun Dia lagi lagi mendapatkan Restoran yang masih tutup dan baru akan buka jam 11 siang..
Setelah berputar putar mencari selama lebih dari satu jam akhirnya Doni bisa bernapas lega karena dia menemukannya..
__ADS_1
Dengan cepat, Doni memarkirkan mobilnya dan keluar membeli..
-
Doni kembali masuk ke dalam mobil dan melajukannya ke rumah Vano..
Sesampainya di depan rumah mereka, Doni langsung berjalan masuk dan seperti biasanya dia tidak pernah mengetuk pintu dulu..
" Mba,, Kivano ada di rumah kan,,
" Astaga Mas Doni,, Kebiasaan deh sukanya ngagetin..
" Hahaha,, Maaf Mba..
Mereka dimana Mba..
" Ada di kamar, sebentar Saya panggil Dulu.. Mas Doni silahkan duduk..
Setelah menunggu, akhirnya Vano juga Cila berjalan turun..
" Ini Tom Yang yang Lo minta Cil.. Ucap Doni memberikan bungkusan di tangannya..
" Engga deh,, kamu kaman sendiri aja.. Udah gak pengin..
Doni membulatkan matanya mendengar jawaban dari Cila,
" Astaga Cila,, Lo gak tau gue muter muter satu jam cari ini dan Lo gak mau..
" Lagian kamu Lama Don,, aku jadi gak kepengin..
" Van,, Istri lo..
" Lagian Lo juga yang kelamaan Don,,
" Tapi Ini,,
" Udah Lo makan aja,, percuma Cila udah bilang gak mau dia gak bakal makan..
" Ya Tuhan,, Kalian bener bener tega sama gue ya..
Cila hanya menatap layar Televisi tanpa merasa bersalah sedangkan Vano malah lebih memilih membuka berkas yang Doni bawa..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hay..
Kesayangan author..
Pasti sudah menunggu Kelanjutan ceritnya ya..
Yuk,, sama sama saling bantu..
Author Up tiap hari dan kalian Vote Novel ini.. 😁😁
Semangat berpuasa..
__ADS_1
Love you all
😘😘😘