
Keesokan Harinya
Alice langsung bangun dan berjalan menuju kamar mandi, dia akan kembali kuliah setelah beberapa hari dia tidak masuk dan setelah perdebatan panjang dengan Steve semalem akhirnya Steve mengijinkan Alice kembali kuliah dengan syarat tidak boleh capek dan Alice menyetujuinya karena dia memang ingin kembali kuliah..
Alice pun sudah mulai tidak merasakan mual karena masih terus meminum obat dari Dokter Nia, namun dia masih merasa mual saat mencium aroma parfum..
Sikap sensitifnya terkadang masih sering muncul tiba-tiba..
****************
Alice terlihat duduk di depan meja riasnya sambil menyisir rambut panjangnya..
Tidak lama Steve pun keluar kamar mandi dengan masih menggunakan handuk dipinggangnya,,
Dia berdiri di depan pintu kamar mandi dengan menatap Alice..
Alice yang menyadarinya pun langsung menoleh..
" Kamu kenapa berdiri gitu Yank,, ucap Alice
Steve pun berjalan mendekati Alice dan berdiri di belakangnya..
" Kamu serius mau kembali kuliah,, apa kamu gag mau cuti aja Yank,,
" Sayang,, perut aku masih beluk kelihatan dan juga tanggung bentar lagi kan semesteran Yank,,
" Tapi Yank,, aku takut kamu kecapean atau bahkan mual di sana..
" Yank,, semalem kita udah bahas semua kan
Aku janji gag bakal capek, aku juga bakal bawa obat mualnya,, dan aku juga kan janji setelah perut aku besar aku bakal berhenti kulian..
Steve menghela napasnya, dia pun tidak bisa melarangnya karena dia tau Alice masih muda dan masih ingin kuliah..
Diapun hanya mengangguk pasrah dan mengijinkannya..
-
" Sayang,, denger kamu gag Boleh capek, kabari aku kalo kenapa-kenapa dan mereka juga bakal terus menjaga kamu,, ucap Steve dengan menunjuk kedua bodyguardnya
" Iya Yank,, bawel deh kamu
" Aku bawel karena aku sayang kamu Alicia
" Iya.. Iya.. Steve Vernandes..
Ya udah aku berangkat dulu ya,, ucap Alice dengan mencium punggung Steve
" Ingat hubungi aku kalo ada apa-apa ucap Steve mencium kening
Alice pun tersenyum dan mengangguk..
Dia pun masuk ke dalam mobilnya dan disusul kedua bodyguardnya..
Alice sudah membiasakan mencium punggung tangan Steve suaminya karena dia merasa akan menjadi seorang ibu dan harus memberi contoh yang baik untuk anak-anaknya kelak..
--
Alice berjalan menyusuri lorong Kampusnya untuk menuju kelasnya,
Dia pun sempat merasakan sedikit mual karena bau parfum teman-temannya namun masih bisa ditahannya..
Alice tersenyum saat melihat Nana dan Nasya yang sudah berada disana, dia pun langsung menghampiri mereka..
" Hei,, ucap Alice mengagetkan
" Astaga Alice,, ucap Mereka dan langsung memeluknya..
" Kamu udah mulai masuk,, ucap Nana
" Yes,, ucap Alice tersenyum
" Tapi,, apa kamu udah gag mual-mual nanti
" Aku bawa obat Sya,, kalian tenang aja ya..
__ADS_1
Mereka pun tersenyum dan kembali duduk dikursinya begitupun dengan Alice..
Tidak lama Aldi pun datang,
Dia langsung memandang ke arah Alice yang sedang ngobrol dengan ke dua sahabatnya..
Dia pun merasa bahagia kembali melihatnya..
" Hei Lis,, kamu udah masuk ucap Aldi
Alice pun menoleh mendengar seseorang menyapanya, wajahnya menjadi kesal mengingat tingkah Aldi kepadanya kemarin dia pun hanya menjawab singkat..
" Udah,,
" Gimana keadaan kamu,, ucapnya kembali
" Baik,,
Aldi tersenyum dan dia masih terus berdiri disana namun Alice langsung merasa mual mencium parfum yang dipakai Aldi..
Alice langsung berdiri dan menutup mulutnya, dia berlari menuju toilet..
Nana dan Nasya pun langsung mengejarnya..
" Uwek,, Uwek,,
" Lis,, kamu gapapa, mending kamu jangan kuliah dulu deh ucap Nana membantu memijat tengkuk Alice
" Iya Lis, mending kamu istirahat dulu aja deh.. Ucap Nasya
" Aku gapapa kok,, cuma tadi bau parfum Aldi nyengat banget..
" Aldi,, bentar deh kenapa dia sok kenal banget sama kamu
" Iya,, kemarin pas kamu gag masuk dia juga tanyain kamu terus Lis, padahal dia tau kalo kamu udah nikah dan tau siapa suami kamu lo..
" Biar lah, aku juga gag suka sama tu anak,, ucap Alice
" Dia gag macem-macem kan sama kamu
" Apa,, gila tu anak,,
" Ya,, jadi aku minta kalian jangan kasih nomor aku ya,, aku gag mau Steve salah paham..
-
Setelah merasa mending,
Merekapun kembali ke dalam kelasnya dan Alice langsung menggunakan masker dimulutnya..
Tidak lama Dosen mereka pun masuk dan kelas mereka dimulai..
Untung saja selama kelasnya Alice tidak merasakan mual lagi dan anak di dalam perutnya pun tidak rewel..
Mungkin dia tau mommy nya sedang belajar..
" Uuh,, Akhirnya selesai juga,, ucap Alice setelah menyelesaikan catatan selama dia tidak masuk..
" Ke kantin yu,, ajak Nasya
" Yu,, anak aku juga laper ucap Alice dengan mengusap perutnya
" Anak kamu apa kamu hah,, ucap Nana
" Hahaha.. Ya kita berdua lah,,
" Ya udah yu,, aku gag mau ya ponakan akau jadi kelaparan,, ucap Nasya..
Mereka pun berjalan menuju kantin dan kedua bodyguardnya pun langsung menghampiri..
" Maaf Non, ada telpon dari Tuan
" Oh Ya,, makasih Bang Jon
" Kalian duluan deh, aku pesenin biasa ya ucap Alice
__ADS_1
" Siap,, jangan lama-lama
Alice pun langsung menempelkan ponsel ditelinganya..
" Halo Yank,, ucap Alice
" Sayang,, aku telpon kamu dari tadi lo,, ucap Steve diseberang..
" Ah sebentar,, ucap Alice dengan mengambil ponsel di dalam tasnya dan ternyata banyak telpon masuk dari Steve dan beberapa pesan
" Maaf Yank,, ponselnya aku silent,, tadi aku lagi dikelas ucap Alice
" Tapi kamu gapapa kan, anak kita gimana Yank,
" Aku gapapa Yank,, dan anak kita juga pinter dia anteng mungkin tau mommy nya lagi belajar
" Bagus deh kalo gitu,, ya udah kamu hati-hati jangan capek-capek, langsung pulang
" Iya Sayang,
" Ya udah ponselnya kasih ke Jon lagi Yank aku mau mau ngomong
Alice pun memberikan ponselnya dan dia berjalan menuju kantin karena memang sudah merasa lapar..
" Iya Tuan,,
" Ingat,, kamu terus jaga Istri saya.. Jangan sampai ada apa-apa dan langsung hubungi saya..
" Baik Tuan..
Mereka pun langsung berjalan membuntuti Alice sesuai perintah dari Tuannya..
" Lama banget zi Non,, ucap Nana
" Maaf,, tadi Steve telpon
" Hem,, pasti dia khawatir kan sama kamu Lis
" Hem,, ucap Alice sambil meneguk minumannya..
" Perhatian banget suami kamu Lis, kapan aku punya suami seperti itu,,
" Gag usah ngarang Na,, punya Pacar aja engga pengin punya suami.. Mimpi,, timbal Nasya
" Jahat banget kamu Sya, kamu sendiri gimana sama Reno
" Oya, gimana Reno Sya,, kok gag pernah kelihatan dia,, ucap Alice
" Oh dia lagi ke Singapure Lis,, orang tuanya lagi sakit jad sementara dia di sana deh
" Kok kamu gag ikut jenguk Sya
" Sebenarnya pengin Lis, cuma gimana ya Aku masih belum siap ketemu keluarganya
" Jangan gitu lah Sya,, kamu masih mending masih ada keluarga masing-masing, lah aku sama Steve Sama-sama hidup sendiri..
" Iya zi Lis,, nanti deh aku nyusul Reno ke sana..
Merekapun menikmati makanan masing-masing dengan obrolan-obrolannya..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Malam Readers Kesayangan..
Masih pada melek gag nie,, 😁😁
Masih pada setia menunggu kelanjutan ceritanya gag nie,, 😀😀😀
Author mau dong kalian semangati biar bisa terus Up tiap harinya..
Live, Vote, komen kalian mana dongs,,,
Love You All
💋💋💋
__ADS_1