Istri Pilihan Pangeran Ningrat

Istri Pilihan Pangeran Ningrat
BAB 65


__ADS_3

Ei keluar dengan hasil yang memuaskan. Semua orang bertepuk tangan meriah begitu melihat Ei keluar dari ruangan. Rupanya, hasil peserta yang lulus wawancara disiarkan secara langsung di depan layar besar sehingga semua orang yang ada di sini, baik dari kalangan keluarga istana atau orang luar istana yang diundang turut menyaksikannya.


Bahasa Korea yang diucapkan Ei terbilang sangat unik. Mereka semua belum tentu bisa melafalkan bahasa yang sebenernya kalau diucapkan malah bikin ngakak. Apalagi yang mengucapkan adalah si oneng Ei. Tentu saja mereka sangat terhibur karena terdengar lucu.


Angel dan Prety paling heboh karena Ei benar-benar fasih berbahasa Korea. Semakin banggalah mereka menjadi sahabat dekat Ei dan langsung meneriakkan dukungan mereka. Padahal cuma 2 orang, tapi ramenya ngalah-ngalahin pasar.


Hesa menyunggingkan senyum manisnya melihat istrinya memang sangat luar biasa. Ei memang oneng, tapi ia memliki IQ diatas rata-rata. Wajar kalau Ei bisa menguasai berbagai ragam bahasa sekalipun Hesa masih tidak mengerti, kenapa neneknya memilih bahasa Korea sebagai materi yang diujikan dalam sayembara. Jangan-jangan neneknya Hesa pecinta drakor juga.


“Baiklah, karena ada 2 kandidat yang lulus dari tes bahasa yang diberikan tutor. Maka untuk mencari pemenang sesungguhnya, maka … aku sendiri yang akan mengajukan 1 pertanyaan yang kini sedang viral. Aku rasa, diantara kalian, khususnya bagi masyarakat Jawa, pasti tahu sejarah tanah kelahiran kita serta berbagai macam mitos ataupun misteri di dalamnya. Aku ingin … menantu yang bakal menjadi istri cucuku, mengetahui salah satu mitos yang ada di tanah Jawa ini. Pertanyaan yang akan kuajukan adalah pertanyaan terbuka. Kalian semua berhak mendengarnya.”


Ei dan Margaret maju ke depan nenek Hesa dan bersimpuh didepannya tanda siap menerima pertanyaan selanjutnya.


“Dengarkan pertanyaanku baik-baik, karna aku tidak akan bertanya 2 kali." Nenek Hesa menatap Ei dan Margaret secara bergantian. "Siapakah sosok ratu Badarawuhi sebenarnya?” tanya nenek Hesa pada calon 2 calon putri yang ada didepannya.


Semua orang yang mendengar pertanyaan itu langsung merinding. Bukan merinding tentang sosok astral yang ditanyakan nenek Hesa, melainkan merinding karena sampai sekarang, sosok tersebut masih simpang siur asal usulnya. Dan tentu saja mereka Heran, kenapa sosok itu yang ditanyakan nenek Hesa untuk kandidat calon putri ini. Apa tujuannya, hanya nenek Hesa saja yang tahu.


“Margaret, jawablah dulu.”


Nenek Hesa menatap wajah Margaret yang langsung pucat pasi. Ia melirik ke sana ke mari siapa tahu ada yang membantunya memberikan jawaban. Namun, sayang, semua orang yang ada di sini tidak ada yang tahu pasti apa jawaban yang benar. Pertanyaan itu bukanlah pertanyaan biasa karena berkaitan erat dengan mitologi tanah Jawa.

__ADS_1


“Jika kau tidak mau menjawab, maka kau dianggap gugur.” Nenek Hesa sudah tidak bisa sabar menunggu karena Margaret tak kunjung memberikan jawabannya.


“Dia adalah pengikut ratu kidul dan melarikan diri dari lautan lalu menjadi siluman ular di sebuah hutan yang dipenuhi dengan sosok makhluk astral,” jawab Margaret gugup. Ternyata Margaret memang lawan yang tangguh untuk Ei. Buktinya, ia bisa bahasa Korea juga dan mengetahui sedikit tentang sosok yang sedang viral itu.


“Lumayan, tapi bukan itu jawaban yang benar.” Nenek Hesa tersenyum puas dan sekarang giliran Ei yang harus menjawab. “Bagaimana denganmu, Ei. Apa jawabanmu?” tanya nenek Hesa.


Sebelum menjawab, Ei memberi salam dengan mengatupkan kedua tangannya dan menundukkan kepala tanda hormat pada nenek yang selalu ia rindukan. Alasan Ei menunduk lumayan lama, karena ia tak ingin air matanya yang jatuh dilihat nenek Hesa.


Lebih dari apapun, Ei sangat ingin memeluk nenek yang ada didepannya ini dan meminta maaf padanya karena dulu sempat marah. Namun, situasi saat ini bukan waktu yang tepat untuk Ei bernostalgia. Ia harus menjawab pertanyaan nenek Hesa dengan benar dan mengakhiri sayembara ini secepatnya.


“Ratna Nareh." Ei mulai bicara, "gadis berusia 17 tahun, anggota calon arang termuda yang berhasil meloloskan diri saat ia dan anggota calon arang lainnya diserang. Ratna Nareh memiliki ilmu kanuragan dan Kanujiwan yang bisa menakhlukkan raja iblis dan penghuni hutan. Sejarahnya sangat panjang, awalnya penduduk desa di salah satu hutan angker memujinya dan menganggapnya pahlawan karena berhasil memusnahkan pemimpin desa yang kejam. Namun ternyata, Ratna Nareh jauh lebih menyeramkan daripada pemimpin desa sebelumnya. Dialah wanita yang menjadi cikal bakal ratu Badarawuhi.”


Siapa sangka, jawaban Ei memang memuaskan para tetua keluarga Hesa yang memang tahu betul siapakah sosok astral tersebut. Tepuk tangan meriahpun langsung terdengar di mana-mana karena Ei menjawab dengan sengat tepat meski tidak secara keseluruhan.


Dengan begitu, Ei keluar sebagai pemenang calon putri alias calon pengantin Hesa. Pengumumanpun langsung diumumkan. Ei adalah pemenang tunggal sekaligus pengantin mempelai wanitanya Hesa.


Sorak sorai dan juga suara terompet kemenangan terdengar meriah tak terkecuali Angel dan juga Prety. Mereka berdua tidak menyangka kalau ternyata punya sahabat yang amat sangat luar biasa. Dibalik keonengan Ei, ternyata gadis itu tahu mitos jawa yang lagi viral saat ini.


Margaret yang merasa dirinya kalah, langsung buang muak dan pergi dari area sayembara sambil menangis diikuti seluruh keluarganya. Ayah Hesa jangan ditanya, ia masih belum puas dengan pemenang sayembara ini yang jatuh pada menantunya sendiri. Savatinov hendak pergi tapi dicegah oleh pengawal kepercayaan nenek Hesa.

__ADS_1


“Maaf, Raden, Anda dilarang keluar dari istana ini tanpa seizin Gusti Kahiyang Ayu.”


Sambil berdecak kesal, Savatinovpun kembali duduk dikursinya tanpa bisa berkomentar apa-apa. Semua yang terjadi ini merupakan dikendalikan penuh oleh nenek Hesa.


“Selamat Ei! Kau hebat! Kau jagoan kami! Ei Ei Yey yey!” teriak Prety dan Angel bersamaan. Mereka bersorak-sorai layaknya habis melihat pertandingan sepak bola dan menang.


Ei tetap tertunduk di tempatnya, ia masih menyembunyikan air matanya sampai akhirnya Hesa datang dan memeluknya dengan sangat erat. “Kau menang Sayang. Kau menang, kaulah yang akan jadi istriku satu-satunya. Status kita akan sah dimata negara. Kau menang, dan kau sangat luar biasa. Bagaimana kau bisa tahu sosok Badarawuhi padahal aku saja tidak tahu,” bisik Hesa dan Ei menangis.


Namun, gadis itu menangis bukan karena menang, tapi karena ia akhirnya bisa bertemu dengan nenek Hesa.


“Aku tahu, karena nenek yang kuceritakan padamulah yang memberitahuku. Dialah yang terus memintaku mempelajari banyak mitos dan sejarah rumit, salah satunya adalah mitos tentang sosok astral itu,” jawab Ei sambil terisak.


“Apa? Kok bisa?" Hesa tampak terkejut. "Setahuku, hanya orang-orang asli keturunan ningrat saja yang tahu soal mitos dan sejarah kerajaan, karena memang ada kitabnya. Bagaimana bisa nenek yang kau tolong itu tahu?” tanya Hesa bingung.


Ei mendongakkan kepala dan menatap wajah Hesa. Hesa langsung terkejut melihat air mata istrinya ini.


“Sebab, nenek yang kutolong … adalah nenekmu,” jawab Ei dan Hesa langsung tertegun tak percaya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


****


__ADS_2