
**Sebelum mulai baca, ayoo doong Sayang2 kuuh😍😍😍, dukung aku dengan tinggalin koment, like, vote, rate 5, dan juga share (maap ya kalo aku banyak maunya wkwkwk)
Dukungan kalian bikin aku semangat untuk Up episode tiap harinyaa. makasiihh sayang2 kuuh😍😍😘 and Happy Readiinggg**...!!
*****
Fahri dan Adit sudah berangkat beberapa menit yang lalu ke tempat kerja mereka dengan mobil masing-masing.
Jarum jam menunjukkan pukul 07.00 WIB. Dira baru saja selesai mandi di kamar mandi dalam kamarnya. Ya, dia bersemangat banget pagi ini. Usai sarapan bersama tadi, dia dan sang Mama merencanakan untuk jalan-jalan ke Plaza Senayan jam 10 pagi ini. Mau belanja, makan, nyalon, dan lain-lain pokoknya deh. Pokoknya Dira mau puas-puasin melepas kangen pada sang mama.
Kalo Papa, memilih mau bermalas-malasan aja di rumah. Mumpung dapet jatah cuti. Kapan lagi coba bisa nyantai-nyantai gitu di rumah tanpa harus dipusingkan dengan kerjaan sugunung-gunung yang seakan tiada habisnya.
Dira mematut sekali lagi dirinya di depan cermin. Setelan kaos lengan panjang warna putih aksen off shoulder, celana andalan yang tak lain dan tak bukan celana jins panjang warna hitam. Serta sepatu flat yang warnanya senada dengan atasannya. Rambutnya dikuncir ke atas tinggi-tinggi.
Dia meraih tas jinjing-nya dan bergegas keluar kamar menuruni anak tangga. Melirik arloji di pergelangan tangannya. Hmm, masih jam 08.00, pikirnya.
"Bik, Mama mana?" tanya Dira pada Bik Iroh yang sedang mencuci perkakas makan yang habis dipakai sarapan tadi.
"Masih di dalem kamar kayaknya Non, mandi."
Dira mengangguk-anggukkan kepalanya, lalu berjalan santai ke ruang tengah. By the way, tadi dia sudah izin ke Fahri lewat WA untuk pergi jalan-jalan sama Mama.
"Mmm," Dira mengempaskan tubuhnya di atas sofa. Lalu memainkan hp-nya sambil nungguin Mama selesai mandi dan siap-siap.
*****
Taksi online yang ditumpangi Mama dan Dira berhenti tepat di depan pintu masuk utama Mall Plaza Senayan.
Setelah membayar ongkos, mereka berdua-pun bergegas turun.
"Mau kemana dulu nih kita Ma...?" ucap Dira semangat sambil merangkul lengan sang Mama manja. Mereka melangkah memasuki area Mall.
"Kita jalan aja dulu Sayang. Kalo ada barang-barang lucu yang diskon, juga pasti nanti ketangkep sama mata kita,"
"Hihihii..." Dira cekikikan geli.
Mereka-pun dengan semangat 45 bagai mau berperang, mulai berjalan menyisiri Mall.
__ADS_1
Mereka tau-tau sudah berada di lantai 2 saja. Lalu tiba-tiba...
"Iiiihhh... Maaaaa...! Liat deh tuuh, gila Maa... OMG...! Make Up Forever lagi diskon gila-gilaan tuh Maa, sampe 80%...!!" tunjuk Dira heboh ke arah gerai kosmetik itu. Ya, sebagai pecinta make-up sejati, tentu ini bagai mendapat durian runtuh baginya.
Mama ikut berbinar, "Ayooo laah Sayaangg, kita masuk dooonggg...!"
Kedua perempuan yang udah pasti sangat klop kalo udah urusan perbelanjaan itu-pun, memasuki gerai Make Up Forever dengan semangat.
Dira yang emang dasarnya keranjingan alat-alat make up, langsung kayak orang gila berburu segala macam perlangkapan make up yang memang lagi diskon gede-gedean itu.
Lalu setelah hampir 1 jam lamanya mereka puas berburu alat-alat make up disitu, mereka pun bergerilya lagi keliling Mall.
Mama dan Dira sempat masuk ke gerai Coach, dan Mama membeli 1 buah tas Coach keluaran terbaru yang limited edition. Lalu beralih ke gerai Marks & Spencer, kedua perempuan gila belanja itu masing-masing memborong 3 buah parfum.
Lalu sambil terus berkeliling Mall, mereka menyantap D'Crepes yang sempat dibeli tadi. Kemudian mereka memanjakan diri di Johnny Andrean Salon.
Ketika jarum jam menunjukkan pukul 14.00, mereka sholat zuhur dulu di mushola Mall. Hampiir... aja, kedua makhluk cantik itu lupa kalo mereka belum sholat zuhur saking asiknya tawaf di Mall 😂😂.
Usai sholat zuhur...
Mama dan Dira mulai menyantap makan siang mereka yang kesorean itu. Sambil ngobrol ngalor ngidul dan sesekali tertawa renyah bersama.
Jarum jam menunjukkan pukul 15.16 WIB. Ketika Mama baru saja selesai membayar bill, sedang Dira menunggu di depan gerai.
"Yuk Sayang," ujar Mama.
Dira mengangguk. Lalu Mama mulai berjalan di depan Dira. "Sayang, kita mau kemana lagi ya abis ini...?"
Tak ada sahutan dari anak gadis satu-satunya itu. Mama menoleh dengan heran, lalu...
"Diraaaaa...!!!!" pekikan histeris Mama seakan menggema di lantai 3 Mall itu, begitu melihat ternyata anak gadis kesayangannya itu jatuh pingsan di depan gerai Sushi itu dengan sudah dikerumuni beberapa orang yang berusaha menolong.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Haloo Para readers setiaakuu..!😊😊
Mudah-mudahan masih ada yang menanti kelanjutan cerita Dira dan Fahri yaa😁😆
Oya, ngomong-ngomong ini Karya pertamakuu.
Minta dukungan kalian yaa. Terus tinggalin jejak...!!
Like, komen, vote, rate5, and share...!!
Ayooo dong dukung penulis, minimal tinggalin like sama rate5, gak nyampe 1 menit kook sayang2 kuh😍😘
Dan juga kritik n saran yg membangun juga aku tungguu yaaa...!
Terima kasiiihhhh❤❤
.
.
.
.
Sedikit pengumuman lagii Sayang2 kuuh😍.
Teruntuk readers setiaku, maaf kalo selama bulan Ramadhan ini, author gak bisa up date terlalu banyak episode per harinya.
Harap dimaklumi, karena keadaan author yang agak lemes ini saat puasa, jadi nggak terlalu bisa banyak berpikir untuk mendapatkan ide-ide
__ADS_1