Istriku Anak Kecil

Istriku Anak Kecil
Bab 69


__ADS_3

**Sebelum mulai baca, ayoo doong Sayang2 kuuh😍😍😍, dukung aku dengan tinggalin koment, like, vote, rate 5, dan juga share. oya terakhir juga klik favorit yaa biar kalo episode nya udah up kalian dapet notif (maap ya kalo aku banyak maunya wkwkwk)


Dukungan kalian bikin aku semangat untuk Up episode tiap harinyaa. makasiihh sayang2 kuuh😍😍😘 and Happy Readiinggg**..!!


*****


Hari demi hari terus bergulir. Sabtu siang, pukul 10.45 WIB.


Fahri sedang membaca sebuah tabloid bola di sofa ruang televisi. Sesekali tangannya meraih sebuah cangkir di hadapannya dan menyesap perlahan kopi susu di dalamnya.


Tak lama kemudian, Dira berjalan perlahan menghampirinya sambil mengelus perutnya yang mulai maju sedikit (paling hanya beberapa senti).


"Mmaaasss..." panggilnya dengan suara manja yang sengaja dibuat mendayu-dayu.


"Iya Sayang...?" Fahri menoleh ke arahnya. Perasaan dia udah rada gak enak gitu kalo si istri udah mulai manggil-manggil dengan nada sok dimendayu-dayuin gituπŸ˜‚πŸ˜‚.


Dira malah senyam-senyum natap Fahri. Terus dia menaruh kedua telapak tangannya di pundak sang suami. Sambil naik-naikkin kedua alisnya masih tersenyum misterius.


Perasaan Fahri makin gak enak.


"Kenapaa... Sweetyyy...?"


"Hehehe..." dia malah mesem-mesem lagi.


Kedua alis Fahri makin bertautan satu sama lain.


Dira kemudian ikut duduk di samping suaminya. Lalu tangannya bergelayut manja pada lengan Fahri. "Mmaass..." panggilnya lagi manja.


"Iya... Apa... Sayang...?" tetap dengan nada lembut Fahri menyahut.


"Hmm..."


"... Dira tuh tiba-tiba pengen makan mangga muda deh..."


Alamak... Bener kan tebakan aku... batin Fahri.


"Hmm... Yaudah Sayang... Yuk kita cari. Biasanya belinya dimana ya...? Di tukang buah ya Sayang...?"


"Bukan Mas, di tukang material!" jawab Dira tiba-tiba sewot.

__ADS_1


Fahri hampir tak kuasa menahan tawanya.


"Lagian tuh Mas aneh banget deh! Ya beli buah di tukang buah lah! Masa di tukang cilok...!"


"Huahahahahahaaa"


"Yeeee... Malah ketawa sih Mas!" cubit Dira di pinggang Fahri gemas.


"Aawww... Sakit Sayang!" jerit Fahri cengengesan.


Dira bersedekap.


"Udah ah jangan cemberut gitu, minta dicium ya...?" ucap Fahri gemas sambil mencubit pelan sebelah pipi Dira.


Dira masih cemberut.


"Yaudah yuk Sayang... Kita cari mangga mudanya..." ujar Fahri sambil mengelus rambut Dira dengan sayang.


Akhirnya Dira mengangguk sambil makasain tersenyum.


"Gituu doongg... Senyuummm. Jangan cemberut mulu, nanti tambah jelek!" Fahri mencubit kedua pipi Dira gemas.


"Heheheheee, iya iya Sayang... canda."


"Yaudah yuk. Bentar ya Mas ambil konci mobil dulu di kamar..." Fahri bergegas bangkit dari duduk.


"Eh eh eh, tunggu Mas...!" sergah Dira seketika.


"Kenapa Sayang?" Fahri menoleh.


"Pake mobil aku aja yaaaa," ucap Dira nyengir.


Kedua alis Fahri bertautan lagi. Tapi akhirnya, "Ok honey. Terserah kamu," Fahri manggut-manggut kemudian berjalan ke dalam kamar mereka dan mengambil kunci mobil.


*****


Di dalam perjalanan...


"Sayang... Kamu tau gak tukang buah yang tempatnya gak terlalu jauh dari rumah kita...?" tanya Fahri dengan mata tetap fokus ke kemudi.

__ADS_1


"Iiihhh Mas. Siapa bilang aku mau mangga mudanya beli dari tukang buah...?" sahut Dira kalem.


"Maksud kamu...?" Fahri menoleh sekilas dengan perasaan mulai gak enak lagi.


"Akuu... maunya... mangga mudanya... Langsung dari pohon...! Trus harus Mas Fahri sendiri yang manjat langsung ke atas pohon...!" jawab Dira masih kalem sambil mengelus-elus perutnya tanpa menatap ke Fahri.


Gleekk. Tiba-tiba Fahri begitu susah payah menelan salivanya seolah ada bongkahan batu yang menyangkut di tenggorokannya.


Alamaaakkk... Bener aja kan tebakan aku. Apalagi ini Ya Robbiiii...????


"K... kamu... yakin... Sayang...?" Fahri menoleh sekilas pada istrinya.


"Sangat yakin Sayang! Seribu, eh bukan, malah lima ribu persen yakinnya!" begitu mantap mengucapkan.


Gleekkk. Fahri menelen salivanya lagi susah payah.


Ya Allah Ya Tuhankuuu...! Matilah aku. Matilah akuuuuu...! Fahri meratap makin ngenes dalam hati.


.


.


.


.


.


.


.


Hoollaaa Sayang2 kuuhhπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜πŸ˜. Maaf yaa kemarin 2 hari aku gak update episode hohoo.


Dikarenakan kemarin ituh aku lagi sibuk revisi beberapa bab untuk proses kontrak dengan Noveltoon.


Oyaaa dan aku juga mau mengucapkan TERIMA KASIIHH yang sebesar-besarnya pada kalian smua Para Readers Setia akuu. Karena berkat dukungan kaliaann, Novel Pertama aku ini, di KONTRAK dengan begitu cepat oleh pihak Noveltoon. Kaliaaann Luaarr Biasaaaa😍😍😘😘. Hehehehee...


Ok segitu aja cuap2 dari penulis receh iniπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜.

__ADS_1


Terima kasiiihhhh😘❀❀❀❀


__ADS_2