
**Sebelum mulai baca, ayoo doong Sayang2 kuuh😍😍😍, dukung aku dengan tinggalin koment, like, vote, rate 5, dan juga share. oya terakhir juga klik favorit yaa biar kalo episode nya udah up kalian dapet notif (maap ya kalo aku banyak maunya wkwkwk)
Dukungan kalian bikin aku semangat untuk Up episode tiap harinyaa. makasiihh sayang2 kuuh😍😍😘 and Happy Readiinggg**..!!
*****
Besoknya.
Usai makan malam, Fahri seperti biasa melakukan rutinitas barunya, yaitu membuatkan susu hamil rasa cokelat untuk sang istri tercinta.
Untunglah, sekarang juga Dira sudah tidak terlalu merasakan mual yang parah. Rasa mual itu kini hanya terjadi pagi hari saat baru bangun tidur sebagai gejala morning sickness yang lumrah pada ibu hamil kebanyakan.
Tapi dia kini sudah jarang muntah. Bahkan sekarang sudah mulai bisa makan nasi dengan lauk pauk seperti biasa tanpa dimuntahkan kembali. Bahkan nafsu makannya hampir kembali normal seperti sebelum dia merasakan hamil. Tentu saja itu sebuah perkembangan yang sangat bagus. Karena kini kondisi fisik Dira berangsur-angsur mulai kembali normal seperti sedia kala. Bahkan malah wajahnya semakin hari semakin cantik, yang kalo kata orang-orang jaman dulu adalah, itu kharisma yang terpancar dari wanita yang sedang hamil. Hanya terkadang dia masih suka merasakan pusing dan lelah. Dan sepertinya itu memang normal dialami wanita hamil pada umumnya.
"Ini susunya my princes..." ucap Fahri sok dramatis sambil meletakkan segelas susu hamil di hadapan Dira yang masih duduk di kursi makan.
"Maaci Sayangku..." balas Dira dengan mimik lucu yang membuat Fahri gemas ingin mencium bibirnya.
Tahan Fahri... Tahan... Inget... Dira lagi hamil muda... Dan biasanya kan kalo lagi hamil muda dilarang dulu buat berhubungan sama suaminya... Takut memicu kontraksi. Sabar ya Fahri... Sabar... Tahan... Puasa dulu... Bersihin tuh pikiran, jangan cuma skidipapap mulu yang ada di otak lo kalo ngeliat istri lo tuh... Pikirin keselamatan anak and istri lo...
"Yaudah ya Sayang... Mas mau ke kamar mandi dulu," tutur Fahri lagi.
Dira pun mengangguk.
Ya, dia mau ke kamar mandi. Dan mengguyur seluruh kepalanya biar seluruh pikiran-pikiran kotor di otaknya itu hanyut bersamaan dengan guyuran air yang mengalir itu.
*****
Dira baru saja menghabiskan susu hamil buatan suaminya itu. Ketika tiba-tiba terdengar bel dari arah pintu rumah mereka. Oya, ngomong-ngomong, bunyi bel pintu rumah mereka itu unik dan keren banget loh. Ya, bunyi bel-nya itu menyenandungkan lagu berjudul 'Alone' yang dibawakan oleh Marshmello.
I'm so alone, nothing feels like home
I'm so alone, trying to find my way back home to you
I'm so alone, nothing feels like home
I'm so alone, trying to find my way back home to you
I'm so alone, trying to find my way back home to you
Dira buru-buru beranjak dari kursinya. Lalu berjalan cepat menuju pintu utama. Kemudian membuka pintu untuk mengetahui siapa yang bertamu malam-malam begini.
Ketika pintu dibuka, di hadapan Dira terpampang 3 orang laki-laki muda mengenakan seragam khas dari salah satu dealer otomotif di Indonesia.
Otomatis Dira mengernyitkan dahi nya dengan heran.
"Cari siapa ya Mas?"
"Maaf Mba, betul ini rumah Pak Muhammad Fahri...?" tanya salah satu petugas dealer itu.
"Hmm... Iya betul Mas. Emang ada apa ya...?"
__ADS_1
Baru saja petugas dealer itu ingin menjawab lagi, tiba-tiba Fahri langsung muncul dari arah dalam.
"Ehh... sudah datang Mas. Ayo ayo mari silakan masuk dulu. Kita ngobrol nya di dalem aja biar lebih enak," ujar Fahri hangat sambil mempersilakan para petugas dealer itu masuk.
Akhirnya 3 laki-laki muda itu pun masuk ke dalam dan duduk di sofa ruang tamu setelah dipersilakan oleh Fahri.
"Ya jadi Pak Fahri. Kami datang kesini untuk mengirim mobil yang Pak Fahri pesan. Sekaligus melakukan serah-terima kendaraan," ucap petugas dealer yang berambut cepak.
Hah? Mobil? Pesan? Siapa yang beli mobil? Mas Fahri? Buat apaan? Kan dia udah punya mobil?
Fahri tampak mengangguk-angguk.
"Kami juga sudah membawa semua dokumen standart berupa buku service dan buku panduan. Sekaligus STNK dan BPKB-nya. Kalau mau langsung Pak Fahri cek, silakan..." ucap petugas itu lagi sambil menyerahkan sebuah amplop cokelat besar kepada Fahri.
"Oke, makasih." ucap Fahri seraya mengambil amplop cokelat itu.
"Kalau Pak Fahri juga mau melakukan cek seluruh bagian eksterior dan interior mobil juga boleh Pak..."
Fahri tersenyum, "Gak perlu. Saya percaya kok Mas."
"Baik Pak," ucap petugas itu sambil tersenyum. "Kalau begitu Bapak silakan langsung tanda tangan surat tanda serah-terima ini. Silakan, disini ya Pak," sambungnya lagi sambil tangannya menunjuk pada tempat yang harus ditanda tangani oleh Fahri di surat serah-terima itu.
"Ok," kata Fahri lalu tanpa basa-basi lagi segera mengambil pulpen yang sudah disiapkan oleh petugas itu dan segera menanda tangani surat tanda serah-terima itu.
"Baik Pak. Silakan ini kunci mobilnya. Minta foto sebentar tidak apa-apa ya Pak?" ucap petugas itu lagi sambil menyerahkan sebuah kunci mobil pada Fahri dan memberi isyarat pada temannya yang bertubuh agak gemuk agar mengambil foto.
"Oke," kata Fahri tersenyum.
"Terima kasih banyak Pak Fahri...! Semoga Pak Fahri puas dengan pelayanan kami. Dan kita bisa kerja sama lagi suatu saat," kata sang petugas berambut cepak sambil tersenyum sangat ramah, lalu menjabat tangan Fahri.
"Sama-sama Mas," balas Fahri dan tersenyum tak kalah ramah.
Dan akhirnya ke-3 petugas dealer itu pun pamit pergi dari rumah mereka.
Tinggalah sang istri yang menatapnya seolah minta jawaban. Di benak Dira rasanya saat ini sudah tersimpan beribu pertanyaan yang siap dilontarkan pada suaminya itu.
Fahri yang sudah paham dengan tatapan penuh tanda tanya dari istrinya itu, hanya tersenyum sambil memegang kedua bahu Dira dan menuntunnya berjalan ke arah depan rumah.
Dan Dira tersentak bukan main ketika di depan rumah mereka sudah terparkir dengan cantik sebuah mobil VW Beetle keluaran terbaru dengan warna putih metalik yang masih sangat kinclong bahkan melebihi kulit Dira.
Ribuan tanya sudah siap terlontar dari bibir Dira, namun...
"Sayang... Jadiii... Kamu dengerin Mas ya. Mobil ini emang sengaja Mas beliin buat kamu. Dan Mas juga udah nyiapin sopir. Bekas OB di kampus Mas Fahri kerja, tapi Mas masih nyimpen nomornya. Dan dia bersedia untuk jadi sopir pribadi kamu nanti. Jadiiiii... mulai besok... Mas gak akan khawatir lagi. Nanti akan ada Mang Dadang yang siap anter-jemput kamu kemana aja. Kampus, Mall, kemana aja deh pokoknya..."
"Karena Mas kan udah pernah bilang sama kamu... Selama kehamilan kamu ini, Mas gak akan biarin kamu pergi-pergi sendirian seorang diri apalagi pake taksi online. Karenaa... Mas takut suatu hari nanti gak bisa terus-terusan anter- jemput kamu karena suatu urusan mendadak misalnya... Jadii... Ya kayaknya lebih aman kalo kayak gini. Mending Mas sediain kamu sopir pribadi... beserta mobilnya..."
Mulut Dira masih menganga sedikit. Seolah masih tak percaya dengan apa yang baru saja terlontar dari mulut suaminya.
"M...Mas... Ta... tapi ini... seriuss...?? Mas beliin mobil buat akuuu...???" ucap Dira masih tak percaya. "Tapi mobil ini kan lumayan mahal loh Mas...!"
Fahri tertawa kecil. "Bukan serius lagi tapi empat rius Sayang...!"
__ADS_1
"Kamu itu salah satu kebahagiaan buat Mas. Jadi selagi Mas mampu, apapun akan Mas lakuin buat kebahagiaan kamu..." kini dia berucap lembut sambil memegang kedua bahu Dira.
Dira menutup mulutnya dengan kedua tangannya, seolah masih tak percaya. Lalu segera ditubruk tubuh sang suami dengan pelukan yang erat. "Makasiiihhhhh Sayaaaangggg...!"
Fahri tersenyum sambil melepas pelukan Dira. "Sama-sama. Kamu seneng kan Sayang...?"
"Buaaangeeeeetttt Maaasss...!" ucapnya excited.
"Alhamdulillah kalo kamu seneng," ucap Fahri lagi sambil tersenyum bahagia.
.
.
.
.
.
.
.
Haloo Para readers setiaakuu..!😊😊
Mudah-mudahan masih ada yang menanti kelanjutan cerita Dira dan Fahri yaa😁😆
Oya, ngomong-ngomong ini Karya pertamakuu.
Minta dukungan kalian yaa. Terus tinggalin jejak...!!
Like, komen, vote, rate5, and share...!!
Ayooo dong dukung penulis, minimal tinggalin like sama rate5, gak nyampe 1 menit kook sayang2 kuh😍😘
Dan juga kritik n saran yg membangun juga aku tungguu yaaa...!
Terima kasiiihhhh❤❤
.
.
.
.
Sedikit pengumuman lagii Sayang2 kuuh😍.
Teruntuk readers setiaku, maaf kalo selama bulan Ramadhan ini, author gak bisa up date terlalu banyak episode per harinya.
__ADS_1
Harap dimaklumi, karena keadaan author yang agak lemes ini saat puasa, jadi nggak terlalu bisa banyak berpikir untuk mendapatkan ide-ide😂😆