Istriku Anak Kecil

Istriku Anak Kecil
Bab 70


__ADS_3

**Sebelum mulai baca, ayoo doong Sayang2 kuuh😍😍😍, dukung aku dengan tinggalin koment, like, vote, rate 5, dan juga share. oya terakhir juga klik favorit yaa biar kalo episode nya udah up kalian dapet notif (maap ya kalo aku banyak maunya wkwkwk)


Dukungan kalian bikin aku semangat untuk Up episode tiap harinyaa. makasiihh sayang2 kuuh😍😍😘 and Happy Readiinggg**..!!


*****


"Tapi Sayang... Mas harus cari dimana pohon mangganya...???? Masa kita harus nyari pohon mangga punya oraangg...??? Kan lagian juga kita gak kenal??? Masa ujug-ujug kita dateng trus minta mangga punya pohon dia????? Apa gak lucu itu Sayaangg...?????" Fahri merasa permintaan Dira benar-benar tidak masuk akal.


"Udahlah Sayang... Kita beli aja yaaa... Mangga mudanya... Di tukang buah... Kan banyak Sayang. Kamu mau minta berapa??? Sekilo? Tiga kilo?? Lima kilo? Apa setruk??? Mas siap beliin berapun yang kamu minta...!" Fahri berusaha membujuk.


Tiba-tiba wajah Dira berubah sendu.


"Hiks... Hiks..."


Eeeeettt daaaaahhh nii bocah kok malah nangiiisss...????


"Sayang..." bisik Fahri lembut.


"Hiks... Hiks... Hiks..."


Lalu tiba-tiba...


"Mas Fahri tuh jahat!!!!! Mas Fahri udah gak sayang sama Dira!!!! Gak sayang sama calon anak kita!!!!!"


Drama dimulaaiiiiii... Ya Allah Gustikuu... Kuatkan hamba-Mu iniii...


"Sayang..." bisiknya lagi lembut berusaha membujuk.


"Hiks... Hiks... Hiks... Hiks... Padahal kan ini kemauannya si dede bayi... Hiks... Hiks... Emang Mas gak tau apa...? Kata orang tua jaman dulu tuh, kalo ibu hamil ngidam sesuatu, harus diturutin!! Kalo gak nanti anaknya ngences pas lahir!!! Hiks... Hiks... Hiks..." jurus andalan pun keluar... hiyaa, hiyaaa!


"Emang Mas mau yaaaa kayak gitu!!? Iyaaa??? Itu kemauannya Mas??? Kalo anak kita lahir nanti dia ngences mulu karna waktu bundanya hamil dia, ngidamnya gak keturutan!!?"


"E...eh. Bu.. bukan gitu Sayang maksud Mas," Fahri berusaha meraih tangan Dira, tapi Dira menepisnya dengan kasar.


"Hu hu hu hu hu huuuuu...! Mas Fahri jahaaaaatttt...!!!!!" tangis Dira makin kencang sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


"Sayang..." terus berusaha membujuk.

__ADS_1


"Pokoknya Mas nyebelin jahaaatttt!!! Titiikkk!!" masih terisak.


Aaaarrrggghhhh...!!! Fahri menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Okeeeey, okeeeyyyy...! Fineeee, Sayang...! Mas akan turutin kemauan kamu!" akhirnya dia menyerah.


Wanita selalu benar Fahri. Apalagi wanita yang lagi hamil, makin berlipat-lipat benarnya. Dan kamu akan salah terus, wakakakaak.


Isak Dira mereda. Dengan perlahan dia menurunkan kedua tangan yang menutup wajahnya.


"Hiks..." Dira menatap Fahri yang masih konsentrasi menyetir, "...beneran... Mas...?"


"Iyyaaaa... Sayang...!" jawab Fahri pasrah sepasrah pasrahnya.


"Yeeeeeee... Sayaaaaanggg, kamu denger kan apa kata Papa kamu...? Dia akhirnya mau Sayang, turutin kemauan kamu..." tau-tau Dira udah ceria lagi, tangannya mengelus-elus perutnya sambil ngomong sendiri sama tu perut.


Fahri sampai tak habis pikir. Ya Tuhaaannn kenapa wanitanya tambah ajaib gini yaa semenjak hamil...? Beberapa menit yang lalu, nangis kejer, tau-tau sekarang udah girang lagi aja😂😂. Sabar... Sabar... Orang sabar disayang istri... Fahri ngelus dada dalam hati (emang bisa yak ngelus dada dalam hati? Wkwk).


*****


Kompleks perumahan di kawasan yang sedang mereka susuri ini termasuk kawasan pemukiman padat penduduk. Yang rata-rata warganya memiliki rumah tipe 45 dan 60 dengan halaman depan yang cukup luas. Dan banyak dari warga di sekitar perumahan itu yang menanam berbagai tanaman di halaman rumahnya itu. Seperti bunga anggrek, melati, pentas, bugenvil, kembang sepatu, petunia, mawar, dan macam-macam tanaman indah lainnya. Bahkan ada beberapa dari mereka yang sengaja menanam berbagai macam pohon buah.


Hmmmm... sepertinya Fahri masuk ke kawasan yang tepat. Dia akan mencari pohon mangga disini demi istri dan calon bayi tercintanya. Berapa pun akan dibayarnya untuk mendapatkan mangga muda yang diinginkan oleh istri tercintanya itu.


"Ya aku juga gak tau Sayang... Kita cari aja... Kayaknya warga disini banyak yang nanem pohon buah-buahan gitu Sayang..."


Fahri tampak manggut-manggut.


"Oke oke, Sayang... Kita akan segera mendapatkan mangga muda itu!" ujar Fahri semangat.


Dan kini gantian Dira yang bingung. Abis kenapa jadi suaminya yang semangat gitu, coba? Orang yang ngidam mangga mudanya dia? Aahh, yasudahlah.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


Haloo Para readers setiaakuu..!😊😊


Mudah-mudahan masih ada yang menanti kelanjutan cerita Dira dan Fahri yaa😁😆


Oya, ngomong-ngomong ini Karya pertamakuu.


Minta dukungan kalian yaa. Terus tinggalin jejak...!!


Like, komen, vote, rate5, and share...!!


Ayooo dong dukung penulis, minimal tinggalin like sama rate5, gak nyampe 1 menit kook sayang2 kuh😍😘. Cuma ninggalin komen next, lanjut, gitu doang aja aku tuh udah seneng bangetttt tau gaaak siih? hehe.


Dan juga kritik n saran yg membangun juga aku tungguu yaaa...!


Terima kasiiihhhh❤❤


.


.


.


.


Sedikit pengumuman lagii Sayang2 kuuh😍.


Teruntuk readers setiaku, maaf kalo selama bulan Ramadhan ini, author gak bisa up date terlalu banyak episode per harinya.


Harap dimaklumi, karena keadaan author yang agak lemes ini saat puasa, jadi nggak terlalu bisa banyak berpikir untuk mendapatkan ide-ide😂😆

__ADS_1


__ADS_2