
3 bulan berlalu, Agistha dan Reza memang belum pindah ke rumah baru mereka karena Rachima menyuruhnya nanti setelah Agistha melahirkan. Namun acara tujuh bulanan kehamilan Agistha akan dilaksanakan kembali di rumah baru mereka.
Segala sesuatu menyangkut dengan acara pun telah dipersiapkan oleh Rachima dan juga Yusti dengan kompak. Perut Agistha yang sudah semakin besar namun tidak mengurangi sedikitpun kecantikannya.
"Sayang tubuhmu semakin berisi dan semakin membuatku candu," ucap Reza sambil memeluk Agistha dari belakang yang sedang berias di depan kaca.
"Masa sih sayang? aku merasa semakin bulat saja ini," kata Agistha sambil terkekeh.
"Beneran loh sayang, assalamualaikum my baby boy, apakah kamu sudah bangun?" ucap Reza sambil mengelus perut Agistha tiba-tiba tanga Reza mendapat sebuah tendangan dari calon bayinya.
"MasyaAllah sayang, dia menendang. Baby boy sepertinya kamu sudah tidak sabar ya ingin bermain dengan daddy hem," sambung Reza lalu mengecup perut Agistha.
"Daddy aku geli," pekik Agistha karena Reza tidak berhenti mengecup. Dan tendangan baby pun terjadi lagi. Keduanya pun langsung tertawa.
Agistha maupun Reza begitu bahagia setelah mengetahui baby yang tengah di kandung Agistha berjenis kelamin laki-laki melalui USG sebulan yang lalu.
Acara pun di mulai. Kini tamu mereka bertambah, ada Rivaldi dan Devi yabg ikut dalam acara tersebut. Awaknya Rivaldi dan Devi ragu-ragu namun karena Rachima sendiri yang mengundang mereka, akhirnya mereka pun datang.
Pagi tadi Agistha telah membuat rujak dibantu oleh Reza. Kalau dalam tradisi keluarga Rachima, rasa rujak buatan yang sedang hamil menentukan jenis kelamin yang sedang dikandungnya.
Agistha dan Kania pun tidak ikut dalam acara kelulusan 2 bulan yang lalu karena keduanya tengah hamil. Mereka memilih menghabiskan acara kelulusan di rumah bersama para suami mereka.
__ADS_1
Kini Riko dan Kania juga sudah pindah ke rumah baru mereka yang berdekatan dengan rumah baru Reza dan Agistha sebulan yang lalu.
Acara demi acara telah terlewati, para tamu dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang telah di persiapkan oleh tuan rumah.
"Akhirnya acaranya selesai juga ya sayang," ucap Agistha pada Reza.
"Iya tinggal menunggu baby boy launching," kata Reza sambil mengelus perut Agistha.
"Kan, besok kamu jadi acara 4 bulanan kehamilan anak kamu?" tanya Agistha.
"Iya Gis, nanti rencananya akan diadakan dirumah kami," jawab Kania.
"Assalamualaikum kakak-kakakku," ucap Vania yang baru datang menghampiri Agistha dan Kania.
"Waalaikumsalam, aish! calon pengantin merona sekali wajahmu," kata Agistha sambil meledek Vania.
"Hehehe kak Agis bisa saja deh," timpal Vania dan mereka pun tertawa.
"Ngomong-ngomong, bagaimana persiapan pernikahan kamu Vania?" tanya Agistha.
"Sejauh ini masih santai kak kan aku 4 bulan lagi baru lulus sekolah," jawab Vania.
__ADS_1
"Oh iya ya kakak sampai lupa, semoga lancar ya Vania ," ucap Agistha terkekeh.
"Calon babynya laki-laki atau perempuan kak?" tanya Vania pada Agistha.
"InsyaAllah laki-laki Vania, kak Kania juga lagi hamil tapi masih belum kelihatan," jawab Agistha terkekeh.
"Oh ya? berapa bulan kak?" tanya Vania kepada Kania.
"Alhamdulillah mau jala 4 bulan Vania," jawab Kania.
"Alhamdulillah nanti aku punya keponakan sekaligus 2 dong ya," timpal Vania sambil terkekeh.
"Iya nanti kita bikin geng, namanya trio mahmud," kata Agistha sambil tertawa.
"Trio mahmud itu apa kak?" tanya Vania sambil mengerutkan kedua alisnya. Agistha dan Kania pun tertawa melihat ekspresi Vania.
"Trio mamah muda Vania," jawab Kania dan mereka pun tertawa bersama.
Setelah acara selesai, para tamu satu persatu pamit pulang ke rumah mereka masing-masing sambil diberikan bingkisan cantik.
Bersambung..
__ADS_1