Jodoh Takkan Kemana

Jodoh Takkan Kemana
Part 65 : Persiapan Pernikahan


__ADS_3

"Ko gue punya ide, bagaimana kalau gue aja yang jadi pegujinya tapi lu jangan bilang-bilang dulu ya ke siapa pun. Gue kan hari minggu mau nikah sama Agis dan UKOM nya hari senin. Dan gue mau ngasih kejutan ke istri gue nanti, gimana menurut lu Ko?" kata Reza menuangkan ide konyolnya membuat Riko hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Nanti kalau pihak sekolah nanya gimana Reza Alfiandara?" tanya Riko.


"Ya bilang aja lu Ko, gampangkan," jawab Reza santai dan Riko mengembuskan nafas pasrah.


"Baiklah, bos mah bebas," ucap Riko dengan suara pelan namun masih dapat didengar oleh Reza.


"Gue denger!" pekik Reza kemudian Riko pun keluar dari ruangan Reza.


Flashback on


~Kediaman Navanka


"Agis," ucap Rukman kepada Agistha memecah keheningan saat sedang makan malam bersama.


"Iya pah, ada apa?" tanya Agistha.

__ADS_1


"Papah, mamah, papih dan juga mamih serta Reza sudah sepakat untuk melaksanakan pernikahan kalian hari minggu ini, bagaimana menurutmu?" kata papah kemudian bertanya pada Agistha.


"Tapi hari senin Agis UKOM pah, apa setelah menikah Agis boleh tinggal disini dulu? hanya sampai UKOM selesai," kata Agistha merasa resah.


"Kalau soal itu lebih baik kamu bicarakan saja pada Reza langsung ya nak," jawab Rukman tersenyum.


"Kalau nanti kalian sudah menjadi seorang istri, kalian harus patuh pada suami. Ikuti suami kalian kemanapun suami kalian pergi jangan sekali-kali menolak. Sebab surga dan neraka kalian ada di suami kalian setelah kalian menikah nanti," nasehat Rachima pada Agistha dan Kania.


"Iya mah," jawab Agistha dan Kania bersamaan sambil melemparkan senyuman.


Flashback off


~SMK Betari


Hari ini adalah hari sabtu, namun khusus untuk kelas XII diwajibkan masuk karena ada bimbel tambahan mengingat UKOM akan dilaksanakan hari senin besok.


Agistha dan Kania pun berangkat seperti biasa, sesampai di sekolah terasa suasana begitu sepi karena yang masuk hanya kelas XII saja. Tak heran membuat Agistha terkadang merinding tiba-tiba, mengingat sekolah milik keluarganya ini dulunya adalah bekas rumah sakit yang terbengkalai, kemudian oleh kakek Agistha di renovasi ulang dan dijadikan sekolah.

__ADS_1


Bimbel hari ini hanya setengah hari, dan tak terasa pelajaran pun selesai. Agistha dan Kania sudah diberitahu oleh Rachima bahwa pulang bimbel langsung ke butik milik Yusti yaitu calon mertua Agistha. Mereka pun berangkat menuju butik diantar oleh mang Ujang.


Pernikahan Agistha hanya akad nikah dan makan pagi saja, sehingga tidak banyak yang mereka undang. Hanya saudara dan kerabat terdekat saja. Rencananya setelah Agistha lulus sekolah barulah mereka mengadakan resepsi pernikahan mereka.


~Butik Yusti


Agistha dan Kania pun sudah sampai di butik Yusti, mereka turun dari mobil dan masuk ke dalam butik.


"Wah butik milik tante unik sekali, aku suka dekorasinya. Bolehkah aku ikut membantu tante dibutik?" ucap Kania saat masuk ke dalam butik Yusti menatap kagum dengan dekorasi ruangannya kemudian bertanaya pada Yusti yang kebetulan menyambut kedatangan mereka.


"Boleh sekali kalau kamu mau," jawab Yusti dan mereka pun mencium punggung tangan Yusti bergantian.


"Agis, ayok cobain kebaya kamu. Mamih buatin yang baru supaya buang sial. Yang minggu lalu sudah mamih berikan kepada para WO yang membutuhkan baju pengantin," ucap Yusti mengajak Agistha pergi ke ruang ganti.


Agistha pun meletakkan tasnya di sofa bersama tas milik Kania. Sementara Agistha fitting baju, Kania melihat-lihat gaun rancangan tantenya yang begitu membuatnya takjub.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2