
Setelah melakukan perawatan tubuh Agistha terasa lebih relaks dan juga nyaman. Para pegawai massage pun berpamitan untuk undur diri.
"Nyonya, nona kami permisi ya terimakasih sudah memakai jasa kami," kata salah satu wanita itu.
"Sama-sama, dan ini uangnya. Terimakasih juga telah bersedia datang ke rumah kami," ucap Rachima sambil tersenyum begitupun Agistha.
"Pijitannya enak mbak, makasih ya udah bikin aku relaks gak kaku lagi," kata Agistha.
"Sama-sama nona, baik kalau begitu kami permisi," pamit kedua orang wanita tersebut.
Hari pun sudah semakin sore, ruang tamu kediaman Navanka sudah di sulap untuk acara pengajian menjelang pernikahan Agistha esok hari. Dekorasi serta pelaminan minimalis pun telah terpasang.
"Mah, sebentar lagi aku akan jadi istri. Menurut mamah tantangan terberat menjadi seorang istri itu apa sih?" tanya Agistha saat sudah rapih memakai set gamis dan khimar yang senada menghampiri Rachima yang tengah berada di dapur sedang mengecek hidangan malam ini.
__ADS_1
Rachima pun langsung membalikkan tubuhnya dan berhadapan dengan Agistha.
"Kita bicaranya di sana yuk biar lebih enak," ajak Rachima menunjuk ke sofa di ruang keluarga dan Agistha pun mengangguk.
Kania yang baru turun dari kamarnya dan juga sudah rapih memakai set khimar dan juga gamis senada sama seperti Agistha dan Rachima pun menghampiri keduanya di ruang keluarga dan ikut bergabung.
"Mah, Agis lagi ngomongin apa nih? serius banget," kata Kania sambil mendaratkan bokongnya di sofa.
"Ayok mah jawab jangan bikin Agis penasaran. Tantangan terberat menjadi seorang istri itu apa ?" tanya Agistha dengan nada merengek. Sementara Kania pun mendengarkan dengan seksama.
"Menjadi seorang istri itu tidak mudah. Karena istri itu tergantung suaminya. Kalau seorang suami mampu mendidik dan membimbing istrinya dengan cara yang halus seperti Rasulullah, insyaAllah istri pun mudah diarahkan. Dan juga sebaliknya, jika suami bersikap kejam dan berkata kasar maka istri tidak akan bisa diarahkan. Wanita itu mudah tersentuh hatinya dan mudah juga terluka. Istri itu adalah tulang rusuk suami. Bentuknya tidak akan pernah menjadi lurus, dia akan tetap bengkok. Tantangan terberat menjadi seorang istri itu mampu menjadi air penyejuk saat suami sedang haus akan ketenangan, harus mampu menjadi tombak saat suami kebingungan mencari tempat penyanggah, dan juga satu hal yang paling penting. Seorang istri harus menurut pada suami, sekeras apapun suami, buatlah ia luluh dengan cara kita sebagai seorang isti yang berperilaku lembut padanya," jelas Rachima panjang lebar membuat Agistha dan Kania pun tersenyum kagum.
"Mah, kalau suatu saat seorang suami membuat istri menangis, apa yang harus seorang istri lakukan?" tanya Kania.
__ADS_1
"Berdoalah pada Allah, terkadang karena hati kita yang telalu sensitif membuat pikiran kita tidak jernih dan kenyataan semuanya pun tidak sepenuhnya salah suami. Maka dengan berdoa kepada Allah, minta petunjuk darinya. Insyaallah, Allah akan mudahkan segalanya," jawab Rachima tersenyum.
"Berarti seorang suami harus benar-benar menjaga perasaan istri dong mah?" tanya Agistha polos.
"Bukan hanya suami, tapi kita sebagai istri harus menjaga perasaan suami juga. Aib suami juga aib istri begitupun sebaliknya. Maka keduanya harus bisa saling menutupi aib pasangan masing-masing. Dalam rumah tangga pasti akan ada selisih paham, gak bahagia terus. Namanya dua kepala dijadikan satu dengan isi yang berbeda, jadi tergantung kita sebagai istri dan juga pasangan kita menyelesaikan masalah itu sendiri. Dan bijaklah dalam mengambil setiap keputusan, libatkan selalu Allah didalamnya insyaallah keluarga kita akan sakinah, mawaddah , warohmah," ucap Rachima membuat Agistha dan Kania pun paham.
Tak terasa waktu maghrib pun tiba, mereka melakukan sholat berjamaah dengan diimami oleh Rukman. Setelah sholat, keluarga Navanka pun melaksanakan pengajian menjelang hari pernikahan Agistha.
~Kediaman Andara
Kini Keluarga Vino juga tengah melaksanakan pengajian bersama dengan mengundang para tetangga dan juga kerabat. Mereka pun menggelar pengajian dengan hikmat.
Bersambung..
__ADS_1