Jodoh Takkan Kemana

Jodoh Takkan Kemana
Part 124 : Berkarir


__ADS_3

5 bulan kemudian


Hari ini Rukman menyuruh Agistha untuk datang ke perusahaan karena ia berniat untuk menurunkan jabatannya kepada Agistha. Dan Agistha sama sekali tidak keberatan berkat dukungan Reza dan juga jagoan kecil mereka, Adney. Usia Adney saat ini pun sudah masuk 10 bulan.


Setelah sarapan, Reza memilih berangkat lebih pagi karena ada rapat penting yang harus ia hadiri bersama Riko, dan sebelumnya mengantar Agistha lebih dulu ke kantor Navanka Corp.


~Navanka Corp.


Semua pegawai yang berlalu lalang di lobby begit terpesona melihat aura kecantikan yang terpancar dari wajah Agistha yang bermake up natural.


Setelah sekian lama, Agistha baru kembali menginjakkan kakinya di kantor yang menjadi miliknya. Ternyata Rukman sudah berada di lobby menunggu Agistha. Agistha berjalan dengan mantap beriringan dengan Rukman. Bahkan Agistha tak henti-hentinya mengulum senyum yang begitu manis dan bersahaja.


"Selamat pagi pak, bu," sapa kedua resepsionis.


"Pagi," ucap Agistha dan Rukman bersamaan sambil tersenyum.


Kedua resepsionis pun ikut tersenyum.


"Apakah dia anak pak Rukman yang akan menggantikan pak Rukman?" tanya resepsionis 1.


"Sepertinya iya, wah aku tidak menyangka ternyata keramahannya menurun dari sang ayah," jawab resepsionis 2 dan resepsionis 1 pun mengangguk lalu mereka saling bertukar pandang sambil tersenyum.


Mulai hari ini Rukman menjelaskan kepada Agistha tentang perusahaan. Agistha begitu antusias dan semangat. Mengingat, mata kuliah yang ia ambil sangat berhubungan erat dengan perusahaannya saat ini.


"Pah, apakah pak Gigih mempunyai seorang anak perempuan?" tanya Agistha.


"Setau papah sih punya dan dia seusia denganmu, ada apa memangnya nak?" jawab Rukman kemudian bertanya pada Agistha.


"Aku berpikir alangkah lebih baik jika aku menjadi CEO di perusahaan ini, aku akan menunjuk anaknya pak Gigih untuk menjadi sekretarisku pah, menurut papah bagaimana?" jawab Agistha lalu bertanya pada Rukman.


"Tidak apa sih nak, selama dia mampu dan bisa seperti Gigih kenapa tidak? tapi setahu papah anaknya itu sedang kuliah di Chairo dan setahun lagi akan lulus," jawab Rukman membuat Agistha mengangguk paham.


"Baiklah nanti kalau dia sudah pulang aku akan berbicara dengannya ya pah," ucap Agistha.


"Iya nak, papah yakin kamu wanita yang kompeten begitu pun orang-orang yang akan kamu pilih untuk menjadi teamwork kamu dalam memajukan perusahaan kita," kata Rukman dan Agistha pun tersenyum.


"Siap pah," jawab Agistha.

__ADS_1


Hari sudah semakin sore, pelajaran Agistha untuk hari ini cukup membuahkan hasil karena Agistha sangat mudah memahami apa yang Rukman jelaskan padanya. Reza sudah menunggu Agistha di depan lobby. Agistha pun berpamitan kepada Rukman dan Gigih untuk pulang lebih dulu.


Reza melihat keberadaan Agistha, ia pun membuka kaca mobilnya. Agistha pun langsung masuk ke dalam mobil.


"Assalamualaikum sayang," sapa Agistha sambil mencium punggung tangan Reza lalu Reza mengecup kening Agistha.


"Waalaikumsalam, bagaimana pekerjaanmu hari ini sayang?" tanya Reza.


"Alhamdulillah lancar sayang," jawab Agistha.


"Kamu mau makan apa sayang?" tanya Reza dan Agistha pun berpikir sejenak.


"Makan seafood sepertinya enak sayang," jawab Agistha.


"Baiklah aku akan mengajakmu ke salah satu restoran seafood terbesar di kota ini," ucap Reza dan Agistha pun mengangguk.


~Malaka Seafood


Reza dan Agistha telah tiba di restoran seafood terbesar di kota ini. Agistha begitu terkagum-kagum karena baru kali ini ia datangi tempat tersebut.


Reza dan Agistha menghabiskan waktu mereka berdua. Tak terasa waktu maghrib pun tiba, keduanya memilih untuk sholat maghrib lebih dulu setelah itu barulah mereka pulang ke rumah.


Kepulangan mereka disambut oleh Adney yang sedang belajar jalan. Agistha menangis terharu kala Adney sudah bisa melangkah menghampirinya sambil meneriaki namanya.


"Mommy, daddy," kata Adney yang masih belum terlalu jelas berbicara.


Agistha dan Reza saling merentangkan tangannya. Namun saat Adney sudah didepan mereka, Adney bingung harus kesiapa dan akhirnya ia pun terjatuh duduk sambil tertawa. Agistha dan Reza saling bertukar pandang dan juga ikut tertawa.


🌾


Setahun berlalu, Adney sudah bisa berlari kesana dan kemari. Begitu pula dengan Niari keduanya bahkan sering main berdua ditemani baby sitter mereka masing-masing. Vania dan Andi juga sudah memiliki baby perempuan namanya Diva Pramesti.


Usia Diva saat ini menginjak 7 bulan. Selain menjadi ibu rumah tangga, Vania juga aktif diperusahaan bekerja sama dengan suaminya, Andi. Sementara kedua orangtua Vania memilih menikmati masa tua mereka bersama cucu mereka, Diva.


Baby Milka pun tak kalah menggemaskan. Usianya yang sebaya dengan Niari membuat keduanya berteman.


Rencananya malam ini keempat pasangan itu akan menggelar acara makan malam dengan keluarga besar di restoran milik Kalila yang baru saja buka.

__ADS_1


Para baby didandani semenarik mungkin. Diantara mereka berempat hanya Adney yang paling tampan karena hanya Adney laki-laki disini yang lainnya perempuan.


Walau begitu, Adney sangat akrab dengan ketiganya. Walaupun Agistha sibuk, Agistha selalu menyempatkan bermain bersama Adney dan juga memberinya banyak pelajaran.


Kecerdasan Adney turun dari Agistha dan ketampanan Adney turun dari Reza. Mereka bahkan sering ke Singapura untuk menjenguk Yusti dan Vino.


Kondisi kesehatan Vino pun sudah semakin membaik. Dan Yusti tetap terlihat awet muda.


~Kalmil Resto


Malam pun tiba, suasana restoran sudah di design sedemikian rupa. Kalila sengaja mendekorasinya karena hari ini bertepatan dengan hari ulang tahun pernikahannya yang ke 3 dengan Emil.


Berkat restu dan dukungan dari ustadz Fahri dan juga ustadzah. Kini Kalila dan Emil ikut terjun ke dunia bisnis bidang kuliner. Hobi Kalila serta kemahiranya dalam memasak ia tuangkan di restoran ini. Emil pun turut andil dan berpengaruh besar didalamnya.


Agistha, Kania, dan juga Vania baru saja sampai di restoran. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kalila.


Sementara pada daddy membawa baby mereka masing-masing.


"Gaes mereka kalau dilihat-lihat seperti para hot daddy ya," ucap Vania.


"Iya kamu benar Vania," kata Agistha sambil tertawa.


"Yaudah yuk kita masuk ke dalam sebentar lagi acaranya di mulai," ajak Kalila.


Mereka semua masuk ke dalam restoran. Acara yang Kalila rencanakan sebelumnya berjalam dengan lancar dan juga sangat meriah. Didalam restoran pun terdapat permainan untuk anak-anak yang sangat aman. Jadi para orangtua yang membawa baby tidak perlu risau saat mereka sedang makan.


"Gaes sekarang kita foto bersama ya," ucap Kalila.


Kalila, Agistha, Vania dan Kania pun berfoto bersama. Lalu kemudian para daddy dan juga baby mereka. Dan yang terakhir mereka semuanya.


Setelah acara selesai, mereka pun dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang telah di sediakan.


"Kak masakanmu benar-benar enak sekali," ucap Agistha pada Kalila sambil menatap kagum.


"Makasih ya, nanti boleh kok langganan catering denganku," kata Kalila sambil terkekeh.


Malam semakin larut, mereka memutuskan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2