Kamu Bukan Yg Pertama

Kamu Bukan Yg Pertama
Menapaki hari


__ADS_3

Sofiyah tersenyum mengingat kejadian semalam. Bagaimana ia berusaha agar bisa tampil di depan suaminya sesuai dengan yang diinginkan pria tampan yang sudah menguasai hatinya. Seperti gambar kartun yang ditunjukkan padanya untuk menyenangkan hati sang suami juga ada niat terselip agar keinginannya dikabulkan Basofi.


Berdandan sedemikian rupa dengan menggulung rambut di sisi kanan dan kiri menjadi seperti onde-onde. Kemudian menambahkan berbagai aksesoris yang ada dan ditempatkannya di tempat yang semestinya. Pita, bandana dan hiasan bulan sabit di keningnya.


Baju seperti pelaut dengan pita besar di bagian dada dan rok pendek di bawah tubuh bagian belakangnya. Sepatu kets dan sarung tanga juga ia pakai untuk memaksimalkan kostumnya.



Basofi juga tak mau kalah dengan Sofiyah. Dia juga memakai kostum Tuxedo bertopeng. Pakaian berupa tuxedo dengan Jubah hitam, topeng dan topi pesulap juga sarung tangan putih untuk menjadi pasangan sang istri yang memakai kostum sailormoon.



Tuxedo bertopeng juga dikenal sebagai Mamoru Chiba, dia adalah karakter fiksi dan salah satu protagonis utama dari Sailor Moon yang dibuat oleh Naoko Takeuchi. Dia menyamar untuk mendukung pahlawan utama serial ini, Sailor Guardians.


Basofi mengambil gambar Sofiyah dengan berbagai gaya. Tak lupa pula mengambil gambar mereka berdua. Keduanya tak ubahnya seperti anak-anak yang sedang merayakan ulang tahun. Bersenang-senang tak tahu umur.


Ujung-ujungnya pakaian dan ***** bengeknya itu berakhir tergelatak berhamburan di atas karpet karena dilepaskan oleh Basofi.


Bahkan Ketika bangun tidur keduanya juga hanya polos seperti bayi baru lahir. Setelah semalaman saling menuntaskan kenikmatan sampai titik penghabisan. Berlayar di tengah samudra dan bergelung bersama untuk menikmati indahnya lautan, mendaki gunung sampai ke puncaknya. Saling mencecap rasa yang luar biasa. Dari atas hingga ke bawah. Merasakan debaran jantung yang berkejaran saling mendamba penuh cinta. Bertukar peluh diantara pori-pori kulit yang meremang sampai darah bergejolak dari ujung kaki sampai ujung kepala. Menimbulkan suara-suara merdu ditelinga keduanya. Berlomba mengayuh indahnya surga dunia.


"kenapa senyum-senyum begitu?" Basofi yang sedang duduk disampingnya memicingkan mata melihat Sofiyah yang sedang senyum-senyum tak jelas karena apa.


"Enggak.....kok...!!" Jawab Sofiyah dengan pipi bersemu merah.


"Kenapa?Apa yang semalam masih terbayang-bayang?"


"Koh...!" Sofiyah memukul lengan Basofi sambil melirik ke kursi depan di balik kemudi. Ia malu dengan kata-kata vulgar yang keluar dari mulut Basofi.


"Dia tidak dengar apa-apa" Babas menautkan jemarinya dengan jemari Sofiyah kemudian mencium punggung tangan istrinya yang berdecak sebal tapi hatinya berbunga-bunga.


"Anggap saja aku tidak ada. Kalian bebas melakukan apa saja!" Kata Mikail kesal. Posisinya kini seperti obat nyamuk saja.


"Dengar sendiri kan?" Kata Basofi lagi.


"Ko...!" Ia mencubit perut si suami yang selalu jahil pada Mikail.


Basofi segera memiringkan wajah Sofiyah dan mencuri ciuman darinya.


Mmmmphhh


Sofiyah mencoba melepaskan ciuman mendadak Basofi dengan memukul-mukul pundaknya.


"Koko....!!"


"Hah...." Desah Mikail ketika mendengar pertengkaran kecil yang berujung keromantisan membuatnya ingin lari sejauh mungkin dari situ.


Kini Mikail sering didaulat sebagai sopir oleh Basofi karena dia lebih suka duduk di kursi penumpang dan ingin selalu bermesraan dengan istrinya.


Sofiyah mengeluarkan foto USG dari dalam tasnya. Tadi pagi sebelum berangkat kerja Basofi mengajaknya periksa. Ini merupakan pengalaman pertama mereka. Ada kebahagiaan yang membuncah saat mendengar detak jantung si calon bayi.


Dokter mengatakan penebalan dinding rahimnya bagus dan menunjukkan gambar hitam yang disebut kantung kehamilan yang akan menjadi tempat berkembangnya janin.


Mereka saling melempar senyuman kemudian memandang foto hitam putih itu lagi.

__ADS_1


"Kalau perempuan kita kasih nama siapa ko?"


"Kamu ingin perempuan?"


"Humph. Entahlah. Bagaimana baiknya saja." Sofiyah menyandarkan kepalanya di bahu Basofi yang masih menggenggam erat tangannya.


"Kita sudah sampai nyonya, tuan!" Kata Mikail saat mereka sudah sampai di tempat tujuan. Dia merasa jengah berada di antara kedua suami istri itu. Mereka sungguh tak berperikemanusiaan, membiarkan jiwa kejombloannya meronta-ronta ingin juga merasakan hal yang sama.


"Makanya cari istri!!" Kata Basofi seakan tahu apa yang dipikirkan Mikail.


"Shitt...!" Mikail membuka pintu penumpang dengan mengumpat atasannya.


"Koko tunggu di sini dulu sama pak Mikail. Aku tidak akan lama. Aku cuma menyapa mereka saja!" Kata Aya kemudian meninggalkan suaminya di kursi yang disediakan untuk pengunjung yang ingin menyantap kue di situ. Didekat tempat parkir yang diberi beberapa tanaman hias.


"Ce, boleh masuk nggak?" Aya mendekati tempat kasir sambil memandang mantan atasannya dulu dengan mata berbinar-binar bahagia. Rasanya sudah lama sekali ia tak pernah mengunjungi tempat ini.


"Oh my Gosh..... Siapa ini? Sombong, nggak pernah kemari you!" Jawab Ci Siska sambil menyuruh anak buahnya membuka pintu untuk karyawan. Sayangnya Sofiyah tak mengenalinya. Anak baru rupanya.


"Mau itu dong ci... sponge cake coklat dua sama bolu kelapanya dua. Minumannya ice cream vanilla dua. Minta tolong diantar ke sana ya mbak!" Kata Sofiyah sambil menunjuk ke arah Basofi yang duduk sendirian. Sedangkan Mikail bersandar di pintu mobil sambil menghabiskan rokoknya.


"Who?"


"My husband Ci"


"OMG. Kenapa tak undang-undang? I dilewati aja nih?"


"No... Emang belum ngadain resepsi Ci. I will invite you soon"


"Ci aku mau izin ke belakang. Pingin ketemu anak-anak"


"kayak siapa aja you ini. Masuk saja!"


"Hello everybody....!!" Kata Sofiyah saat dia sudah sampai di dapur yang luas dan panjang tempat produksi.


"Fiahhhhh!!!!"


"Kangennya!!!"


"Ya amplop, sombong ya sekarang. Sudah jadi orang kaya lupa deh sama-sama kita"


"Kesini sama siapa?"


Antusias sekali teman-teman lamanya menyambut dirinya.


"Fiah kesini sama siapa?"


"Sama suami" Jawab Sofiyah malu-malu"


"Waow waow waow! Datang-datang bawa berita besar. "


"Yang mana suaminya?"


Mereka berbondong-bondong dengan mengintip di balik pintu produksi karena pinisirin.

__ADS_1


.


.


.


.


----------------------------


Sailor Moon, juga dikenal sebagai Bishojo Senshi Sailor Moon adalah manga karya Naoko Takeuchi.


Sailor Moon berarti ‘prajurit pelaut’ atau ‘sailor scout’, gadis ajaib yang berjuang menyelamatkan dunia dari kehancuran.


Nama Sailor Moon sendiri merujuk pada kostum yang dipakai, yakni seragam sekolah yang mirip seragam pelaut.


Takeuchi awalnya memulai seri manga ini dengan seorang pejuang pelaut yang bertugas untuk melindungi dunia.


Manga ini dikenal dengan judul Codename: Sailor V, yang menceritakan seorang pejuang yang melawan kejahatan di luar angkasa.


Manga ini kemudian diadaptasi menjadi anime, dimana terdapat karakter-karakter tambahan menjadi bagian dari tim.


Menggabungkan genre gadis ajaib dengan Super Sentai Series, Sailor Moon menjadi awal dari sebuah franchise baru.


Kemunculan Sailor Moon


Awalnya manga ini ditulis dalam 52 episode, dimulai pada tahun 1991 di Jepang.


Pada tahun berikutnya, Sailor Moon mulai dikenal oleh negara-negara Barat, misalnya Inggris.


Sailor Moon akhirnya berhasil menjadi anime yang populer.


Anime ini menampilkan Usagi Tsukino atau diadaptasi oleh negara Barat menjadi Serena Tsukino sebagai tokoh utama.


Usagi merupakan seorang gadis sekolah berusia 14 tahun yang berpikir bahwa hidupnya sederhana dan biasa.


Usagi seperti seorang gadis sekolah biasa, sampai dia bertemu kucing yang bisa berbicara bernama Luna.


Luna mengatakan bahwa Usagi/Serena adalah ‘Sailor Moon’, prajurit bulan yang cinta pada keadilan.


Usagi harus melindungi bumi terhadap penjahat dari Kerajaan Kegelapan (Dark Kingdom).


Usagi/Serena tidak sendiri dalam menjalankan misinya untuk menyelamatkan dunia. Dia bergabung bersama prajurit-prajurit lainnya.


Siapa nih yang kenal sailormoon?


Itu artinya kita seumuran dan sudah menuju


T


U


A

__ADS_1


__ADS_2