Kamu Bukan Yg Pertama

Kamu Bukan Yg Pertama
Sah


__ADS_3

Pernikahan yang tak pernah kuharapkan tapi harus kulakukan sebagai bentuk baktiku kepada kedua orang tuaku.


Aku tak pernah berfikir akan menikah di depan jenazah.


Di masjid itu jenazah mami terbujur diselimuti kain dan siap diberangkatkan setelah sebelumnya di mandikan, di kafani dan disolati.


Di depan jenazah mami, abah Fani dan Koko Basofi duduk bersila saling berhadapan dan siap melaksanakan ijab qobul.


"Sah....!!!!!" Terdengar para saksi mengatakannya dengan para saksi.


Air mataku jatuh lagi, resmi sudah aku menjadi seorang istri dari Basofi Sudirman. Pria yang dijodohkan denganku yang juga merupakan atasanku.


Aku yang duduk dan bersandar di tembok hanya bisa menangis tanpa terisak.


" Mami.... Fiah sudah menikah dengan koko mi. Maafin Fiah ya miii....." Aku berkata tanpa suara hanya menggerakkan bibir saja.


Mama seketika langsung memelukku sambil berbisik, " Semoga mami sama papi bahagia ya sayang...."


Bu haji yang duduk di sebelahku juga mencoba menguatkanku dengan mengusap-usap pundakku. Aku terlalu shock dengan kejadian besar ini. Seperti dihantam dengan palu godam yang tak kasat mata.

__ADS_1


Aku begitu terkejut saat mami menghembuskan nafas terakhirnya di dekatku. Begitu bodohnya diriku yang tidak peka dengan isyarat-isyarat yang dia sampaikan. Aku malah asyik berbincang dengan kak Reyhan saat Koko dan keluarganya menunggui mami. Anak macam apa aku ini?


Mataku memindai jenazah mami yang diangkat dan ditaruh di dalam keranda. Aku ingin sekali menghentikannya tapi badanku serasa tidak punya kekuatan untuk berdiri dan mengiringi kepergiannya.


"Innalilahi wainnailaihi rojiun... Telah berpulang ke Rahmatullah Ibu Soraya bin Abdulloh mendahului kita semua........." Abah Fani berdiri di depan keranda dan memberi sambutan sebelum jenazah di kebumikan.


Basofi mendekati Sofiyah yang sedang duduk diantara mamanya dan istri abah Fani. Kedua wanita itu segera bergeser untuk memberi ruang pada pasangan yang baru saja menikah secara sirri itu.


"Mau ikut ke pemakaman?" Tanya Basofi pada istrinya dengan bertumpu pada satu kakinya.


Sofiyah menganggukkan kepalanya tanpa melihat wajah suaminya.


"Aku ambil mobil dulu...." Kata Basofi sambil menatap istrinya yang wajahnya masih basah dengan lelehan air mata.


"Aku gendong...!" Kata Basofi sambil melipat lengan kemejanya.


"Ja-laaannn!!" Air matanya berjatuhan dengan deras karena bersikeras dengan keinginannya, memaksa untuk dikabulkan.


"Ayo...!" Basofi mengangkat Sofiyah agar berdiri dan segera memapahnya. Karena masih shock Sofiyah tidak bisa berjalan dengan cepat. Basofi langsung mengangkat tubuh Sofiyah ala bridal style karena para pelayat tidak segera berangkat karena menunggu mereka.

__ADS_1


"Lepas...!! Malu Ko!!!" Sofiyah mencubit Basofi dengan sisa-sisa kekuatan yang ia punya.


Jika biasanya pengantin baru berjalan menuju pelaminan, mereka ⁶ berangkulan menuju ke pemakaman tempat peristirahatan terakhir sang ibu yang sudah menghembuskan nafas terakhirnya menyusul sang ayah.


"La ilaha illallah La ilaha illallah......!":


Basofi merengkuh pinggang Sofiyah yang pasrah saja karena tidak punya kekuatan dan daya upaya untuk menolaknya. Juga ia berharap jika maminya yang kini sudah berada di alam berbeda bisa melihat dirinya dan suaminya bermesraan dan bahagia. Mereka pun berjalan mengiringi jenazah sang mami ke makam, ke tempat peristirahatan terakhirnya


"Kalau nggak kuat aku gendong....!!" Kata Basofi pada istri barunya.


Sofiyah tidak menjawab dengan kata-kata. Dia hanya semakin mengeratkan pelukan tangannya yang berada di pinggang Basofi.


-------------------------*******------------------



Alhamdulillah... Acaranya sudah selesai. Meski sejak pagi mendung meliputi dan hujan turun kemudian berhenti sebentar kemudian turun lagi kemudian berhenti begitu terus hingga menjelang maghrib. Alhamdulillah sebelum acara langit cerah dan acara berjalan dengan lancar meski banyak undangan yang tidak datang dan disana-sini masih banyak kekurangan.


Alhamdulillah sudah selesai, lega. Plong.

__ADS_1


Semoga besok bisa up tiap hari ndang khatam ndang wes. Ndang ganti cerita lagi.


Btw Menikah di depan jenazah itu aku tahu saat melyat ke saudara dari kakak iparku. Mereka menikah sebelum jenazah sang ayah dikebumikan.


__ADS_2