Kehidupan Song Weraa

Kehidupan Song Weraa
Weraa mengambil panggungnya.


__ADS_3

  “Apa kau ingat wajahnya?” Tanya Weraa dengan Rinjani yang menggeleng. “Tapi aku ingat ciri-cirinya”


 


  “Kalian ingin kami menunjuk orang itu atau kau yang ingin menunjukkan diri?” Tanya Weraa dengan seseorang yang mencoba keluar dari gerombolan. Sementara Weraa mulai berjalan ke bagian kursi penonton.


  “Kau! Kau mau pergi kemana?” Tanya Weraa ada di hadapan siswa itu.


  “Aku ingin ketoilet..”


  “Toilet ada disisi lain.. Mengapa kau atas sini sementara kau duduk di bagian bawah sana?” Tanya Weraa.


  “Aku..”


  “Weraaa! Ciri-cirinya sama!” Ucap Rinjani. Dengan Weraa mengeluarkan borgol dan memasangnya di tangan murid itu dan memborgolnya di gagang pintu.


  “Wow… kemampuan hebat apakah yang dipendam oleh Atlan school?? Ini benar-benar luar biasa.. Yang satunya bisa mengingat detail dan yang lainnya mengetahui detail yang terjadi..” Ucap MC.


  “Jadi? Bagaimana apa kah Atlan School memiliki cadangan yang cukup atletik?” Tanya MC lain.

__ADS_1


  “Windy?” Triak Weraa dengan Windy yang sudah mengganti pakaian renangnya. Weraa kembali ke area lomba dan melihat sekeliling dan melihat MC “Kau sudah bisa mulai.. semua kembali ketempat!” Ucap Weraa.


  “Wow.. ternyata setelah pindah dia tetap sama..” Ucap Cinta.


  “Tapi.. 2 siswa itu bukan betlan school..” Ucap Pacar Cinta yaitu ciko.


  “Lihat ini.. Weraa sudah memposting di IGnya 2 murid itu adalah orang luar..  Dari sekolah luar provinsi yang memang sengaja untuk memecah hubungan sekolah-sekolah di provinsi kita..”


  Lomba baru akan dimulai namun, Ada yang berteriak memukul kakinya sendiri dengan rantai. “Lanjutkan!” Ucap Weraa dengan MC dan wasit yang melanjutkan perlombaan. “Siswa Atlan School juara 1, Siswi Atlan School juara 2 dan Siswa Atlan School juara 3!! Wow.. Atlan school memenangkan medali atlet renang antar provinsi! Selamat!!” Triak MC


  “Aaaaaaaa!!!” Triak seorang gadis yang masih mengikat rantainya dengan kuat. Semua terdiam dan menjauh darinya.. “Keluar!” Ucap Weraa sementara Cantika bersembunyi di belakang Windy.


  “Dia korban atap betlan school hari ini.. Dia menggila karena sorakan..” Ucap Cantika.


  “Ada apa dengannya?” Tanya semua orang sementara gadis yang kesurupan itu mengikat kakinya dengan rantai dan terus kesakitan minta tolong. Weraa mengambil rantainya dengan cepat dan dia berdiri hendak mencekik Weraa. Namun, Weraa menatapnya dan ia terhempas ke tembok belakang.


  “Jangan menyakiti manusia! Keluar ku bilang! Kau sudah meninggal!” Ucap Weraa dengan dia yang berteriak membuat semua orang menutup telinga.


  “Ada yang membunuhku! Aku korbannya yang ke tiga!! bantu aku balas dendam!!” Triaknya dengan Weraa yang kesal dan menaikkan dagu gadis itu. Weraa menatap mata gadis itu dan berkata dengan datar “Keluar!” Ucap Weraa dan gadis itu pinsan.

__ADS_1


  “Cinta? Apa dia baru kerasukan atau??” Weraa belum selesai bertanya namun, Cinta menyela.


  “Terakhir kali yang kesurupan adalah aku.. dan dia juga sudah keluarkan?” Tanya Cinta.


  “Cantika dwi pramawati adalah korban pertama kan?” Tanya Cinta.


  “Tapi yang ini mengatakan dia korban ke 3.. Siapa korban ke 2?” Tanya Weraa.


  “Anak-anak! Karena pertandingan sudah selesai semua sudah boleh pulang!” Ucap Kepala sekolah.


   “Tunggu!” Ucap Weraa meminta para arwah menutup seuruh pintu sekolah Weraa melihat gadis dengan baju sekolah yang berdarah dan tempat luka yang sama dengan cantika. “Orang yang sama..” Batin 4 gadis indigo itu.


   “Kepsek Betlan school.. Hari ini terjadi pembunuhan lagi di sekolahmu.. pembunuhan ke 3..” Ucap Weraa.


 


ME_Mawad


KSW_Part10

__ADS_1


__ADS_2