Kehidupan Song Weraa

Kehidupan Song Weraa
Itu Sudah Biasa Bagi Orang Yang Mati Rasa.


__ADS_3

  Weraa mengarahkan garpunya kehadapan Adri “Bantu aku atau kau akan sengsara..”


  “Hei! Apa begini caramu meminta bantuan pada seorang senior?” Tanya Adri yang tangannya naik keatas.


  “Kau berbicara hal itu lagi! Memangnya kenapa kalau kau seorang senior? Bantu aku saja! Sepertinya kau terlibat.. sebaiknya kau membantuku.. karena bila kau terlibat dalam pembunuhan Cantika di betlan school kau akan dapat masalah…”


  “Tidak mungkin! Aku sama sekali tak terlibat..”


  “Kau bilang gebetannya adalah temanmu.. Besok temani aku!” Ucap Weraa mengode pada Cantika yang mengambil ponsel Adri. Weraa mamasukkan no nya dan menelfon ponselnya. “Itu no ku.. Kau simpan besok akan ku telfon..”


  “Weraa.. Besok akan ada lomba renang.. apa kau takkan melihatku??” Tanya Santi.


  “Jam?” Tanya Weraa.


  “Lomba dimulai jam 10.00” Ucap Santi.  “Apa itu lomba renang? Aku kira kenapa dia menundanya..” Ucap Adri.


  “Apa maksudmu?” Tanya Weraa.


  “Ah.. itu karena kami sudah bersahabat lama.. Jadi kami akan berkumpul minimal 1 kali dalam sebulan..” Ucap Adri.


  “Di mana kalian berkumpul?” Tanya Weraa.


  “Tidak tentu, kadang di restoran, kadang di tempat karaoke dan lainnya..”


  “Apa ada tempat aneh?” Tanya Weraa.

__ADS_1


  “Ah.. benar! Waktu itu kami yang mendengar triakan Cantika dan melihat orang-orang yang mengerumuninya.. Kami berkumpul di CoffeShop tempat itu sangat sepi..”


  “Itukan..” Ucapan Nisa membuat Adri dan Cantika bingung.


  “Arwah penasaran yang meminta bantuanku mereka mengikuti Nisa karena mendapatkan aura Indigo..”


  “Apa kau bisa menghapus aura itu?” Tanya Nisa


  “Tapi, bukankah Nisa tak bisa melihat hantu?” Tanya Adri dan Cantika serentak.


  “Aku menghapusnya..” Ucap Weraa.


  “Kau bisa?” Tanya Adri menangkupkan tangan ingin menghapus kemampuannya juga..


  “Kau benar..”


  “Yaampun.. apa kalian ber 8 memiliki kekuatan istimewa masing-masingnya?” Ucap Adri bergurau.


  “Begitulah..” Ucap 3 gadis itu serentak.


3.Perlombaan dan Korban ke 3


  Ada banyak hal yang bisa kau temui didunia ini. Banyak hal yang menyakitkan, mengesankan, Menyebalkan, dan lain sebagainya. Membuang semua perasaan yang menjadi kunci kebahagiaan kebanyakan orang. Namun, meski kau membuang emosimu kau tetap akan bisa merasakan semua perasaan itu dari orang lain karena kau adalah manusia.


  “Semangati aku yah..” Ucap Santi.

__ADS_1


  “Ya tentu saja! Atlan school!!” teriak Ririn.


  “Be the Winner!!” Jawab seluruh murid.


  “Dia selalu bersemangat..” Ucap Nisa.


  “Pergilah santi..” Ucap Weraa datar namun sedikit tersenyum.


  Santi bersiap untuk perlombaan. Lomba yang diadakan setahun sekali ini adalah lomba antar sekolah di daerah seprovinsi. Namun, sekolah yang selalu menjadi posisi pertama biasanya adalah Betlan School.


  “Sepertinya Atlan school tak mau kalah yah..” Ucap Cinta datang disisi Weraa.


  “Bagaimana perasaanmu?” Tanya Weraa.


  “Sudah mendingan.. tapi soal perlombaan sepertinya kami akan kalah tahun ini…”


 “Kalah adalah sebutan bagi mereka yang menyerah.. bukan bagi mereka yang gagal..” Ucap Weraa.


  “Hei.. Cinta.. Woah.. siapa gadis ini? Ah! Tunggu.. kau Weraa kan? Kenalkan aku pacar Cinta..” Ucap pria itu mengulurkan tangannya.


  “Kau pacarnya! jangan mengulurkan tangan pada orang lain.. Cinta itu pecemburu..” Ucap weraa membuat 2 insan itu tertawa dan mereka mengobrol bersama. Sebenarnya perkataan Weraa bahwa Cinta bukan temannya hanya agar Cantika keluar dari tubuh Cinta. Cantika sudah lama menyiksa gadis itu karena Weraa yang selalu tertawa saat bersama Cinta dulu sebelum ia menutup semua expresinya.


#ME_Mawad


#KSW_Part7

__ADS_1


__ADS_2