Kehidupan Song Weraa

Kehidupan Song Weraa
Ep 98


__ADS_3

"Boleh aku menemui mereka sendiri?" Tanya Wadma yang dari awal sudah dilarang menemui 3 orang itu sendirian.


  "Tiap kemari kau selalu ingin masuk keruangan itu sendirian.. memangnya kau ingin membicarakan apa?" Tanya Cevin.


Ep.98


"Angga sudah disisi kita.. jikalau aku masuk dan terjadi sesuatu yang buruk pasti Angga tau.. Belakangan ini aku mendapat mimpi yang lain yang berbeda. Aku seperti melihat bahwa mereka sebenarnya melindungiku dan Angga. Aku ingin tau apa maksud mimpi itu? Aku juga melihat Paman Wansa.. dia berkata ada banyak yang masih menjadi rahasia sang pencipta.." Ucap Wadma dengan batin "paman juga mengatakan bahwa garam dan gula memiliki warna yang sama.."


  "Baiklah.. kalau kau begitu keras kepala.." ucap Cevin.


  "Cevin.. kau yakin membiarkan Wadma masuk sendirian? Kalau begitu aku ikut masuk!" Ucap Sandi.


  "Untuk kali ini turuti aku Sandi.. Biarkan aku menemui mereka sendirian.." Ucap Wadma masuk.


  "Wah.. nyalimu besar gadis kecil.. kau masuk sendirian.. apa kau lupa? Kami bertiga bisa mengalahkanmu jika kau lengah!" Ucap Putri Weraa.

__ADS_1


  "Kau tau benar.. sejak aku menyentuh kotak itu kekuatan aku dan Angga akan lebih kuat.. karena itu kau mencuri kotak itu? Tapi aku masih tak paham mengapa kau ingin melindungi kami putri Weraa?" Tanya Wadma tanpa basa-basi.


  "Apa maksudmu?" Tanya putri Weraa melihat Wadma penasaran.


  "Entahlah.. aku melihat diriku ditatap dengan tatapan kebencian oleh orang yang ada diluar.. bahkan para fansku.. lalu.. kalian yang melindungiku.." Ucap Wadma dengan tatapan kosong.


  "Dimana kau melihat itu?" Tanya Putri Weraa.


"Mimpiku tak pernah jauh dari hal yang akan terjadi.." Ucap Wadma.


  "Weraa terlihat melepas tangannya dari besi-besi itu dan duduk melihat kedua orang disebelahnya.." Randi memberanikan diri bertanya.


  "Aku pernah mengikuti Weraa yang asli dan disana aku melihat mu menjual belikan tubuh untuk para arwah yang masih ingin hidup dengan menjadi parasit ditubuh orang yang kalian bunuh.. tpi tubuh kartika kau pakai untuk apa aku tak mengerti mengapa sampai kau menusuknya disetiap malam selasa.. dan kau aku tak paham dengan anak yang kau culik itu.. sejauh ini dengan kata lain aku ingin dengar cerita versi kalian.." Ucap Wadma.


  "Bagaimana kau akan percaya pada orang seperti kami? Aku telah membunuh orang tua Cevin gurumu itu.. aku telah membuat diriku tak bisa kembali ke dimensi sihir.. dan aku juga membiarkan diriku kehilangan keluargaku.. aku juga yang membuat kutukan yang kusesali itu.." ucap putri Weraa.

__ADS_1


  "Putri.." Ucapan Mirkah membuat Wadma menatapnya.


  "Maafkan aku.. aku akui caraku salah untuk membunuh orang-orang itu... Aku tidak menyukai sifat mereka yang selalu menyulitkan rang lain.." Ucap Mirkah.


  "Aah.. lalu bagaimana dengan Mark?" Tanya Wadma.


  "Dia adikku tak ada hubungannya dengan apapun.. atau kami.. dia hidup sendirian setelah orang tua kami meninggal.." ucap Mirkah.


  "Lalu? Kau tau siapa pembunuh orang tuamu?" Tanya Wadma dan mirkah melihat ke arah putri Weraa. "Aku.. aku membunuh orang tua mereka karena saat itu mereka terlalu banyak mengaturku untuk hidup sebagai manusia ..." Ucap putri Weraa.


  "Ah.. begitu.. jadi.. kau membunuh dirimu namun, sihirmu menyelamatkan mu dan membentuk dirimu seperti arwah manusia.. lalu? Kau butuh tubuh manusia yang cocok denganmu.. karena itu pembunuhan berantai ini sudah terjadi sejak lama.."


  "Jika, kau tak mendapatkan tubuh yang cocok sampai bulan purnama 30 tahun dari hari kau bunuh diri kau akan menghilang.." Ucap Wadma tersenyum.


  "Mengapa kau tersenyum!! Dia.." Ucap Randi mengangkat tangannya.

__ADS_1


  "Hanya untuk mengatasi penyihir ini aku harus memiliki sihir ini, aku harus membuat orang-orang disekitarku kewalahan? Aku harus hidup dengan membahayakan mereka?" ucap Wadma membuat Putri Weraa tertegun karena yang dihadapannya sangat berbeda dengan dirinya.


  "Tapi kau mendapat kekuatan sihir yang besar! Mengakulah kau menyukainya!! Kau tau dengan sihir kau bisa melakukan apapun yang kau mau!! Kau bisa menguasai dunia.." Ucapnya penuh amarah.


__ADS_2