Kehidupan Song Weraa

Kehidupan Song Weraa
Ep.78


__ADS_3

"Mereka gila.." Ucap Wadma menyentuh air dengan jari telunjuknya dan air itu menjadi berombak seperti dipantai.


  "Wadma apa yang kau lakukan??"


"Apaan sih.." Ucap Wadma menghentikan ombak nya dan menyadarkan pikiran mereka.


  "Kenapa aku disini?" Tanya semua orang itu lalu melihat Wadma dengan pikiran kotornya..


  "hi.. Gadis. Siapa namamu?!"


  "Jijay... Saka, Adri! Bersihkan kamar kalian.. Sebelum aku masuk!!" Ucap Wadma dengan 2 orang itu langsung teringat barang mereka yang berserakan.. sementara para pria lainnya datang mendekati Wadma padahal disana ada Sandi.


  “Hi.. gadis.. jangan galak dong.. main sama abang yuk..” Ucap salah satu cowok disana dengan Sandi yang langsung menatap tajam orang itu.


  “Apaan sih! Sebaiknya kalian semua pergi dari sini sebelum ada 4 arwah yang bakal neror kalian..” Ucap Wadma.


  “Haha.. ternyata gadis mistis.. Udah sama abang aja dek.. Kita jalan malam..”


  “Maaf, sebaiknya kalian jauhi dia..” Ucap sandi melangkah di depan Wadma.


  “Eh.. Sandi.. jangan gitu dong.. denger-denger lu hamilin……”

__ADS_1


  “PLaK!!” Tamparan Wadma mendarat di pipi pria itu hingga masuk kekolam “Jebur…” Ucap salah satu pria lainnya yang langsung ditatap Wadma seram.


  “Sebaiknya kalian kembali ke apartemen kalian masing-masing sebelum aku..”


  “Sebelum kau apa??” Tanya Randa yang membuat Wadma kesal dan membuat gravitasi tubuhnya berantakan sehingga ia melayang dengan kaki diatas dan kepala dibawah. “Apa yang..” Ucap Randa mulai sadar bahwa gadis itu lah yang membuat Dani tersambar petir.


  “Wadma.. Jangan lakukan itu..” Ucap Sandi hawatir.


  “Sebaiknya kalian semua jaga atitude kalian dihadapan Sandi bila tak ingin seperti dia..” Ucap Wadma membuat yang lainnya langsung bingung dan menjaga jarak dari Wadma. “Apa yang kalian tunggu? Cepat pergi dari sini… Bawa pria tak tau trimakasih itu.. Dia akan kembali menyentuh tanah saat waktu sholat tiba dan akan benar-benar hilang jam 6 pagi besok…” Ucap Wadma dengan semuanya pergi membawa Randa yang kesal. Weraa menghampiri Wadma dan Sandi.


  "Wadma!! Mengapa kau lepaskan mereka?" Ucap Weraa.


  "Weraa, seharusnya aku bertanya sedang apa kau disini? Mengikuti 3 hantu ini untuk menakuti manusia?? Jangan aneh-aneh… kau masih hidup bersikaplah seperti manusia..”


  “Wadmaaaaaaaaaaaaa!!” Triak Sharika yang seperti ingin menyekik Wadma namun tertabrak dinding tak terlihat. “Adoih.. Apaan nih..”


  “Sharika.. kau boleh saja memberi pelajaran pada orang-orang itu.. Tapi, jangan mengajak Weraa!! Dia bukan hantu seperti kalian.. Dan jangan melakukan hal seperti tadi.. lakukan hukuman secara sadar.. Jika mereka tak sadar untuk apa?? Mereka takkan jera..” Ucap Wadma.


  “Kau benar-benar mengerikan..” Ucap Sandi.


  “apa? Kau juga bagian dari mereka?” Tanya Wadma.

__ADS_1


  “Tidak.. tentu saja tidak! Apa kau baik-baik saja? Jangan berlebihan! Sepertinya hari ini kau menggunakan banyak energi…”


  “Lupakan itu.. ayo ke apartemenmu!!” Ucap Wadma.


  “Hei.. kau mau apa disini Wad?” Tanya Cantika.


  “Hah! Jangan-jangan kau mau melakukan hubungan terlarang dengan Sandi?” Ucap Sharika.


  “Aku rasa kau yang harus dihukum karena pikiran negatifmu itu…” Ucap Wadma.


***


“Hadehhhh… Pertama Loosa sekarang Shanti.. besok siape yang ngurung diri dikamar?” Keluh Ririn.


  “Gua!” Ucap semua lemas namun tangannya keatas kecuali Nisa.


  “Yaampun, aku dikelilingi orang-orang yang kurang waras..” Batin Nisa yang perlahan mengetuk pintu kamar Shanti “Shan?? Buka shan!!” Ucap Sarah namun tak ada jawaban. Shanti mengurung dirinya yang merasa bersalah karena menyalahkan Sheli yang sebenarnya mempedulikan dirinya selama ini.. benar.. Nisa memberi taunya.


"Keluarga kita sudah membantunya.. Kau yang membuat dirimu merasa tak dianggap teman shan.. Bukan sheli!" Ucap Sarah.


KSW_Part78

__ADS_1


ME_Mawad


__ADS_2