Kehidupan Song Weraa

Kehidupan Song Weraa
Keinginannya belum tentu tepat seperti yang kau pikirkan..


__ADS_3

*  “Perfeksionis yah?? Hahaha.. lucu sekali.. Hei.. Ayo ke meeting itu!!” Ucap Wadma.*


*  “Nona.. Maaf saya lancang..”*


*  “Untuk kali ini nona jangan membuat masalah yah…” Ucap Wadma menirukan bodyguardnya itu.*


*  “Tidak! Sepertinya orang ini tidak akan datang jika aku tidak membuat masalah..” Ucap Wadma yang membuka pintu ruangan itu namun Song Arvandita sudah ada dihadapannya. “Maaf menunggu nona..” Ucap Arvan.*


*  “Kau sangat menyayangi Vas bunga yang disana karena harganya sangat mahal kan?” Tanya Wadma yang menunjukkan kekuatannya dengan Air di akuarium yang melayang disamping vas bunga itu.*


*  “Tenang yah.. tenang.. Aku tadi sedang ada meeting..”*


*  “Meeting? 15 menit dan setelah itu kau  tidur:v Ck! Aku baru tau ada penerus seperti ini..”*


*  “Apa maksudmu?” Tanya nya merubah raut wajahnya menjadi ganas.*


*  “Jangan menakutiku dengan ekspresimu itu!” Ucap Wadma mengembalikan air ke akuarium dan menatap Arvan tajam.*


*  “setidaknya dengan menatapmu tajam kau bisa menurut..” Ucap Arvan namun bodyguard Wadma menyilangkan tangannya seperti ingin memberitau bahwa Wadma bukan menurut namun malah akan membuat masalah. “Menurut? Ck” Ucap Wadma yang tersenyum sinis dan benar saja ia menunjukkan api yang muncul ditangannya.*


*  “Hei! Kau mau apa?” Tanya Arvan mulai resah.*

__ADS_1


*  “Kau membuat seorang Wadma menunggu dan kau malah asik tidur? Akan kubuat kau menyesalinya.. Duk!” Pukulan Wadma mendarat di pipi kiri Arvandita. “Hei! Au.. Bagaimana bisa sesakit ini?” Ucap Arvandita. “Kau kira semua bisa berjalan sesuai keinganmu selamanya? Semua orang punya keinginan masing-masing jika kau tak mengerti itu kau bisa menyesal di kemudian hari!” Ucap Wadma menunjuk pipi yang terlihat sakit itu dan menyembuhkannya.*


*  “Ternyata benar.. Kakakmu sudah memperingatkanku.. seharusnya aku mendengarkan perkataannya tentang adiknya yang sangat berbahaya” Ucap arvan yang kemudian duduk dikursi. “Aku  ingin mengingatkanmu pada seseorang? Siapa dia?” Tanya Wadma dengan bodyguardnya yang memberikan kanvas sketsa wajah.*


*  Seketika itu juga arvan langsung melemparkan Sketsa itu dengan penuh amarah. “Dari mana kau dapat sketsa itu hah?” Bentak Arvan.*


*  “Aku yang memesannya.. Apa adikmu mengalami kecelakaan belakangan ini?”*


*  “Bagaimana kau tau?”*


*  “Aku tidak tau.. Aku bertemu dengan dirinya dan membuat masalah dengannya namun seminggu kemudian dia seperti tak mengingatku.. padahal seharusnya ia ingat aku mencari masalah dengannya..” Ucap Wadma.*


*  “Hanya 80$ kan? Hentikan omong kosong soal uang.. Pria itu punya masalah apa denganmu?” Tanya Wadma.*


*  “Mengapa kau ingin tau?”*


*  “Jika kau tak memberitauku juga tak masalah.. aku bisa mencari taunya sendiri.. Hanya saja aku ingin memberitaumu.. Pita yang kau sayangi itu sudah ditukar dengan pita yang mungkin sangat kau benci..” Ucap Wadma memandang Arvan yang bingung.*


*  “Apa maksudmu?” Tanya arvan.*


*  “Cari tau sendiri.. Hei! Ayo cepat antar aku!” Ucap Wadma pada bodyguardnya dan pergi melambai.*

__ADS_1


*  Saat dimobil Wadma melihat sketsa itu baik-baik dan menghela nafas membuat bodyguardnya penasaran. “Nona, Ada apa sebenarnya?”*


*  “Bawa aku jalan-jalan.. aku ingin menikmati kota sebelum pergi besok pagi..” Ucap Wadma.*


*  “Besok pagi?” Tanya bodyguardnya.*


*  “Jangan hawatir.. Aku sudah menyewa manager dan sekretaris.. KAu ingat kan? Aku ingin jadi artis.. maka aku akan debut secapatnya atau paling lama 17 tahun..”*


*  “Kau begitu menginginkan itu?”*


*  “Jangan hawatir aku masih bisa hidup normal dengan sihir.. Aku akan menjadi idol di depan kamera namun manjadi orang biasa di kehidupan sehari-hari..”*


*  “Baiklah.. bagaimana kalau kita pergi ke festival mingguan..”*


*  “apa kau yakin Wansa tak ada disana? Kami sering bermain disana kan..” Ucap Wadma.*


*  “Ah.. nona benar.. tapi apa yang membuat nona yakin bahwa ini yang diinginkan tuan Wansa?”*


#ME_MAwad


#KSW_Part57

__ADS_1


__ADS_2