Kehidupan Song Weraa

Kehidupan Song Weraa
Seseorang yang mengikuti itu siapa?


__ADS_3

  “Rinjani? Apa yang kau sembunyikan? Bagaimana kau bisa membuat matanya berkaca-kaca?” Tanya Nisa.


 


  “Apa kau membacakan kisah sad roman?” Tanya Ririn.


  “Jangan bercanda!!” Bentak 5 temannya yang lain.


  “Terjadi salah paham.. ini ada hubungannya dengan Wansa..”


  “Wansa?” Tanya Nisa.


  “Sepertinya aku pernah dengar namanya..” Ucap Windy.


  “Tidak mungkin.. tak ada yang bisa mengingat namanya.. baru aku dan Weraa..” Ucap Rinjani.


  “Kau dan Weraa?” Tanya Sheli.


  “Apa dia pacar yang sering diceritakan Weraa?” Tanya Windy heboh.


  “Ah!!! Di buku harian dia!!!” Ucap Santi dan Nisa serentak.


  “Benar.. Weraa hanya bisa mengingat kenangannya… aku tidak tau apa kalian bisa mengingat namanya atau nggak.. tapi, namanya adalah Jung Wansa..” Jelas Rinjani


  “Yaampun, apa mereka ditakdirkan bersama?” Tanya Ririn.

__ADS_1


  “??” Tatapan penuh tanda tanya pada Ririn.


  “Haish.. nama mereka diawali dengan W dan mereka memiliki nama yang di ambil dari marga korea..” Ucap Ririn menjelaskan.


  “Sejak kapan jodoh ditentukan dari Nama?” Tanya Nisa.


  “Weraa yang ngasih tau dan buktinya ada di orang tua kita! Coba kalian cek nama orang tua kalian deh!” Ucap Ririn lagi.


***


  “Hei!” Ucap Wansa dengan 2 arwah itu ketakutan.


  “Yaampun.. apa yang kalian lakukan? Weraa sedang kemari dan kalian malah membuat kamarnya berserakan?” Tanya Wansa.


  “Aku pacarnya!! Cepat bereskan semua ini atau Weraa akan mengamuk!!” Pinta Wansa.


  “Kak.. apa kau benar pacar kak Weraa?” Tanya Dinda kepo.


  “Kemi belum berpacaran tapi aku mencintainya..” Ucap Wansa.


  “Wuah! Itu bagus! Kak Weraa juga mencintai kakak! Itu akan mempermudah! Bagaimana bila aku bantu dekat dengannya.. ah tidak.. di buku itu kalian sudah sangat dekat!” Ucap Dinda melihat buku harian Weraa.


  Wansa membuka buku harian Weraa dan melihat gambar-gambar disaat mereka berdua yang sama persis. Weraa mencoba untuk mengingat semua kenangan baru yang ia dapatkan agar tak lupa. Namun, satu hal yang ia lupakan yaitu nama pria yang ada dalam kenangan dan dalam gambar itu.


  “Dia..”

__ADS_1


  “Tersiksa.. Kakak selalu menjauhinya hingga kemarin..” Ucap Dinda sementara Wansa merasakan Weraa sudah menginjakkan kaki di lantai dasar. “Kalian berdua! Buat lift rusak!” Pinta Wansa dengan Kartika dan Sarika langsung berangkat mengerjakan.


  “Bagaimana ini kak? Ini cukup banyak!” Ucap Dinda.


  “Haish.. mau bagaimana lagi! Sebaiknya kau jaga rahasia ini atau kau akan..”


  “Jadi abu??” Tanya Dinda.


  “Bagaimana kau tau?”  Tanya Wansa dengan Dinda menunjuk buku harian Weraa. “Haish.. gadis itu menceritakan semuanya di sini?” Ucap Wansa.


***


  “Ada apa dengan lift nya?” Tanya Weraa.


  “Kami juga tidak tau.. seketika Liftnya tak mau bergerak..” Ucap petugas dengan Weraa yang menunggu selama 5 menit namun tak ada perbaikan. Weraa pun memilih jalan lain yaitu menaiki tangga. “Apa aku sangat gemuk hingga harus melakukan ini?” Tanya Weraa.


  Weraa pun mulai menaiki tangga itu hingga ia kelelahan di pertengahan jalan dan berkata “Percayalah Lantai 8 itu jauh..” Ucap Weraa sampai di lantai 4 dengan nafas yang terengah-engah.


  “Aku akan habisi mereka yang menyentuh buku harianku!” Ucap Weraa lagi. Namun, ada seseorang yang mengikuti Weraa dengan gerak gerik mencurigakan dan membawa pisau.


 


ME_Mawad


KSW_Part21

__ADS_1


__ADS_2