
“Kepsek Betlan school.. Hari ini terjadi pembunuhan lagi di sekolahmu.. pembunuhan ke 3..” Ucap Weraa.
“Bagaimana kau bisa tau bahwa itu bukan kebohongan.. bagaimana kalau murid itu hanya berpura-pura?” Tanya Kepsek Betlan.
“kau punya dokter sekolah? Mengapa kau tak memeriksanya? Bahkan murid disini bisa melihat gadis yang kesurupan itu berkeringat”
Seketika semua ponsel berbunyi karena masuknya berita baru penemuan mayat setelah terdengar triakan yang sudah terjadi 2 kali di betlan School. “Dia benar!” Lalu “Pembunuhan ke 2” dan sebagainya berkomentar.
“Siswa mungkin masih muda.. namun mereka bisa jadi tersangka.. Hanya Betlan School dan Atlan school yang wajib hadir disini sebagai suporter.. Jadi, untuk siswa yang tak hadir baik dengan keterangan bisa jadi tersangka… Mengapa kalian tak mulai mengabsen sekarang?” Tanya Weraa.
4.Start to Romance.
Sebanyak apapun duka dan suka pasti ada hubungannya dengan perasaan, cinta, dan kasih sayang. Sebanyak apa pun kau membenci kau pasti memiliki rasa cinta selama kau masih hidup. Karena jika kau sudah tak memilikinya maka artinya kau sudah mati. Mati rasa kau tau itu kan?
“Tidak ada siswa yang menjadi tersangka karena suporter di dalam tak ada yang keluar dan tak ada yang izin tanpa keterangan logis.. Siapa pembunuhnya?” Rengek Ririn.
“Jadi, namamu Sarika jarawati?” Tanya Santi dengan arwah itu mengangguk.
“Eh… Weraa? Kamu jadi ketemu kawan kak Adri?” tanya Nisa.
__ADS_1
“Gak! Belakangan dia sibuk dengan fangirlsnya..”
“Lagian jadi orang popular betul..” Ucap Windy.
“Sarika dan Cantika.. nama mereka hampir sama..” Ucap Sarah.
“Siapa korban ke 2? Sarika? Kau bilang ka korban ke 3 bagaimana kau tau kau korban ke 3?” Tanya Santi.
“Aku ingat dia bilang aku sama cantiknya dengan 2 orang sebelumnya..”
“Cantik?” Tanya Ririn.
“Wer? Weraa??” Panggil Rinjani.
“Hm?” Tanya Weraa.
“Kau memikirkan apa?” Tanya Rinjani.
“Seseorang yang mampu membuat sabit di wajahku..”
“Seseorang? Maksudmu manusia dong? Bukan hantu?” Tanya Windy.
__ADS_1
“Ya..”
“Wah!! Itu keren! Siapa? Kak Adri yah? Cie.. Weraa jatuh cinta sama kak Adri!” Ucap Windy.
“Bukan dia! Lagi pula aku gak akan nikung kawan aku sendiri..” Ucap Weraa menatap kosong yang membuat 5 gadis itu heboh. “What? Diantara kami dong? Siapa?” Tanya Windy. Sementara Weraa menutup mata menikmati cahaya dari matahari dan menutup mata memanggil angin.
“Kau ada dimana?” Tanya Weraa dalam hati.
“Weraa… buka matamu..” Ucap Windy.
“Baaaaaaaaa!!” Ucap Adri memakai topeng berusaha mengejutkan Weraa namun Weraa tak terkejut sama sekali dan mereka hanya menertawakan Adri. “Popular tapi culun..” Ucap Weraa yang membuat gelak tawa lebih banyak.
“Haish! Apa kau psikopat?” Tanya Adri dengan Weraa menjawab Santai “Ya..”. Jawaban yang singkat padat dan jelas itu membuat semuanya kembali beraktifitas sedangkan Weraa yang pergi dari kantin itu. “Hei.. mengapa kau pergi saat aku datang?” Tanya Adri menggenggam pergelangan tangan Weraa dengan Weraa yang melihat genggaman itu secara tajam.
"Yaampun.. Aku hawatir tangan kak adri akan dipotong.." Ucap Ririn sementara Adri melepas genggamannya..
ME_Mawad
KSW_Part11
__ADS_1