Kehidupan Song Weraa

Kehidupan Song Weraa
Kau harus tegas pada perasaanmu..


__ADS_3

  “Weraa? Kau bersama Wadma?” Tanya Sandi.


  “Iya… Weraa.. istirahatlah aku dan sandi..”


  “It’s okay.. aku takkan mengganggu kalian..” Ucap Weraa tersenyum dengan Wadma yang memukul iseng.


  Weraa masuk ke kamar lain sementara Wadma membawa Sandi ke kamar atap dan menghidupkan lampunya. Terlihat barang-barang antik dan berdebu dimana-mana. “Tempat apa ini Wad? Kau tak pernah mengajakku kemari?” Tanya Sandi.


  “Lihat ini.. aku baru ingat sesuatu..” Ucap Wadma menunjukkan sebuah buku yang memiliki lambang tak terbatas. “Cevin mengajariku berbagai sihir dari buku ini.. Dan ada satu sihir dimana aku tak boleh mempelajarinya…”


  “Lalu?”


  “Aku lupa apa sihir itu jadi aku ingin mengeceknya..” Ucap Wadma membuka buku namun Sandi menutup buku itu. “Bagaimana jika itu malah membahayakan mu?”


  “Tidak akan.. Kalau pun aku dalam bahaya kau ada disini..”


  “Apa yang kalian lakukan disini?” Tanya Wansa mengejutkan mereka berdua.


  “Kami hanya..” Ucapan Wadma terpotong dan wansa langsung menarik Wadma turun ke lantai dasar.


  “Lepasin kak..” Ucap Wadma.


  “Ngapain kamu berduaan samasi Sandi hah?”


  “Memangnya kenapa? Dia temanku dan dia yang selalu menjagaku saat bodyguard ku tak ada disini.. apa pentingnya untukmu? Fikirkan urusanmu sendiri!!” Ucap Wadma berjalan kemabali namun Wansa menariknya dan membanting Wadma ke dinding. “Au.. Lepasin kak!!” Ucap Wadma..

__ADS_1


  “Kau tak pernah dekat dengan para pria dahulu kan? Mengapa kau sangat dekat dengannya?” Ucap Wansa sementara Wadma mencoba menggunakan kekuatannya namun Cevin mengunci sihirnya sementara saat menyembuhkan tangannya tadi.


  “haish.. Si Cevin itu..” Batin Wadma.


  “Atau jangan-jangan kau jatuh cinta padanya??!” Tanya Wansa.


  Sementara Sandi yang baru turun langsung melepaskan Wadma dan menumbuk wansa dengan amarah. “Wadma kau tak apa?” Tanya sandi melihat pergelangan tangan Wadma yang merah. “Aku tak apa.." . "Wansa? Apa yang kau lakukan? Sebenarnya kau dipihak siapa? Mengapa kau selalu menyakiti Wadma?” Tanya sandi.


  “Jauhi Wadma! Maka aku takkan menyakitinya..”


  “Mengapa kau selalu menyuruhku menjahuinya?”


  “Karena kau tak pantas untuknya!!!”


  “Wadma.. kau harus mengerti mengapa kakak melakukan ini.. Sandi itu..”


  “Bukankah aku sudah mengatakan jangan urusi aku!  Urus saja urusanmu.. Anggap saja aku adalah orang yang dahulu melupakanmu.. Lagi pula kau sudah punya gadis parasit itu kan?”


  “Dia bukan parasit!!”


  “Jika bukan seharusnya hatinya tak bisa berbohong pada jati dirinya.. Dia pasti merasa berbeda saat bersama orang-orang terdekat Weraa.. Meski seseorang hilang ingatan.. Insting, perilaku dan hatinya takkan berubah..” Ucap Wadma yang tiba-tiba merasa pusing.


  “Wadma?” Tanya Sandi langsung memegang bahu Wadma.


  “Kepalaku pusing… Bawa aku kekamar..” Ucap Wadma yang pinsan dan sandi langsung membawanya.

__ADS_1


***


  “Kau sudah mengunci kekuatan Wadma?”


  “Sudah paman..”


  “Baguslah.. mungkin pria jubah hitam itu juga tak akan memiliki kekuatannya..”


  “Tapi.. siapa dia paman?” Tanya Cevin pada Sopir Weraa.


  “hmmm.. Kau sepertinya dari dulu masih sama dan suka menanyakannya..”


  “Aku hanya hawatir.. apa Wadma akan baik-baik saja jika dia tak memiliki kekuatannya?”


  “Kau sepertinya menyimpan perasaan pada gadis satu itu yah..”


  “Dia adalah gadis baik.. siapa yang tak mencintainya?”


  “Meski dahulu ia sangat egois?’


 “Waktu itu ia masih seorang gadis kecil.. aku pun pernah seperti itu..”


#ME_Mawad


#KSW_Part66

__ADS_1


__ADS_2