KEMBALINYA SANG AKTRIS

KEMBALINYA SANG AKTRIS
Tuduhan


__ADS_3

Selir Yao telah mempersiapkan rencana sempurna setelah berpikir selama sebulan. Langkah pertama telah berhasil, hanya perlu langkah kedua dan semua akan dalam kendalinya.


"Selir Yao pasti merencakan sesuatu, aku harus berhati-hati!" Batin Jieru.


Langkah pertama selir Yao adalah membuat kaisar, permaisuri, dan selir Jiao mau ikut dengannya melihat pasar dengan menyamar sebagai rakyat biasa. Dia tau Jieru pasti akan ikut, jadi dia sangat berhati-hati kali ini.


Menjelang malam, pasar.


"Para pedagang mematok harga sesuai dengan kualitas barang, sepertinya tidak ada masalah disini." Kata kaisar.


"Ya, aku rasa cukup sampai disini saja. Ini sudah hampir gelap, sebaiknya kita segera kembali ke istana." Kata selir Yao.


"Aku rasa aku terlalu khawatir, kali ini dia tak merencanakan apapun." Batin Jieru.


Namun tak berselang lama mereka dikepung oleh beberapa perampok. Jieru yang berusaha melindungi selir Jiao terluka di bagian lengan, sementara itu kaisar melindungi permaisuri dan selir Yao. Kaisar sempat lengah dan salah satu perampok mengambil kesempatan untuk membunuhnya.


Crass......


Satu tusukan mendarat di perut, bukan kaisar, tetapi selir Yao yang berusaha melindungi kaisar.


"Selir Yao!!! Apa kau baik-baik saja?! Sadarlah!!!" Teriak permaisuri.


"Gawat!!! Lari!!" Teriak pemimpin perampok, mereka semua lari. Namun kaisar berhasil menangkap satu orang dari mereka.


"Tabib, mengapa dia masih belum sadar juga?!" Tanya kaisar panik.


"Senjata yang mereka gunakan mengandung racun, untungnya itu dapat di detoksifikasi segera dan aku sudah membuat penawarnya. Selir Yao bisa sadar malam ini." Jawab tabib.

__ADS_1


Kaisar mempersilahkan tabib untuk pergi, sepanjang hari kaisar menunggu selir Yao bangun.


Malam hari


"Yang.... Yang mulia....." Kata selir Yao lemah ketika melihat kaisar duduk di sampingnya.


"Akhirnya kau sadar!!! Kau membuatku benar-benar khawatir!!" Kata kaisar menggenggam tangan selir Yao.


Selir Yao tersenyum, "Aku sudah baik-baik saja, maaf membuatmu khawatir." Ucapnya.


"Kau tak perlu khawatir, aku berhasil melumpuhkan salah satu dari penjahat itu dan tau siapa yang merencanakan semua ini!!!" Kata kaisar.


"Syukurlah, entah apa yang dipikirkan orang-orang itu sehingga menjadi perampok. Padahal mereka bisa bekerja, mengapa harus mengikuti seorang penjahat dan ikut menjadi penjahat? Apa pemimpin perampok itu sudah berhasil ditangkap?" Tanya selir Yao.


"Bukan pemimpin mereka, tetapi seseorang dari istana ini yang memerintah mereka!!!" Kaisar geram.


"Sekarang kau istirahatlah, aku akan mengumumkannya besok." Kata kaisar lembut.


"Baiklah, bisakah kau tinggal di sini? Aku ingin berbicara denganmu." Kata selir Yao.


Kaisar tersenyum, "Aku akan tinggal di sini malam ini." Jawab kaisar.


Pagi hari, aula istana.


Semua orang berkumpul setelah menerima titah, tak ada satupun yang tau alasannya kecuali permaisuri dan selir Yao.


"Dua hari lalu aku melakukan penelusuran di pasar dengan menyamar bersama permaisuri dan selir-selir. Saat perjalanannya pulang kami diserang sekelompok perampok, dan orang yang dirantai di depan kalian adalah salah satu dari mereka!!!" Kata kaisar.

__ADS_1


"Apa?! Kaisar diserang?! Bagaimana bisa?!" Sekejap saja para pejabat itu saling berbisik-bisik, namun mereka kembali terdiam ketika kaisar melanjutkan kalimatnya.


"Hari ini, aku mengumpulkan kalian semua untuk menunjukkan siapa yang telah memerintah mereka. Kau, silahkan tunjuk orang yang memberi perintah itu!!" Kata kaisar.


Perampok itu dengan takut-takut menunjuk, "Dia.... Dia yang menyuruhku!!!" Teriaknya sambil menunjuk-nunjuk Jieru.


"Apa maksudmu?! Jieru tak mungkin melakukan hal itu!!! Dia adalah gadis baik dan berbudi luhur!! Dia tak akan pergi melakukan hal hina itu!!!" Bela selir Jiao.


"Diam!!! Apa kau pikir aku tak tau jika kau yang telah membunuh para selir lain, hah?!" Teriak kaisar.


"A... Apa?! Aku tak pernah membunuh siapapun, yang mulia!!!" Tegas selir Jiao.


"Jangan mengelak lagi!! Selir Yao telah memberikan bukti nyata bahwa kau yang membunuh para selir itu!! Untunglah dia memberitahu tepat waktu, jika tidak kau pasti akan menyingkirkan permaisuri dan dia!!!" Kaisar menuding selir Jiao.


"Yang mulia!! Nyonya tidak mungkin melakukan hal itu!!!" Kata Jieru.


"Diamlah!!! Kalian memang sama saja!!! Kalian berdua melakukan kesalahan besar!!!" Kata kaisar.


Permaisuri tak bicara bahkan menatap selir Jiao sedikitpun, dia sepertinya percaya dengan apa yang dikatakan kaisar. Raut wajahnya terlihat jelas menggambarkan rasa kecewa yang luat biasa. Dia mengira selir Yao adalah orang jahat, namun ternyata sahabatnya sendirilah yang ingin menyingkirkan dirinya.


"Kau bahkan mempercayai itu? Apa persahabatan selama puluhan tahun menghilang begitu saja hanya karena sebuah fitnah? Apa kau berpikir jika aku sekejam itu hingga ingin menyingkirkan sahabat sendiri?" Batin selir Jiao.


"Bukti dan saksi sudah ada dihadapkanku!!!! Kalian jangan mengelak lagi!!! Hari ini, aku mengeluarkan perintah!! Selir Jiao dan pelayannya, Jieru, telah melakukan kesalahan berat!!! Mereka akan dipenjara di ruang bawah tanah selama tiga hari, tidak diberi makan atau minum, setelah tiga hari akan dihukum mati!!! Mereka akan digantung didepan seluruh rakyat!!!!" Perintah Kaisar.


"Rasakanlah akibat dari melawanku!! Tak lama lagi kalian akan mati!!" Batin selir Yao.


Jieru dan selir Jiao tak dapat membela diri, mereka hanya bisa berpikir bagaimana agar mereka bisa bebas hanya dalam tiga hari.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2