
Sekolah
Rian duduk di meja paling pojok yang ada di perpustakaan, dia sengaja duduk di sana karena dari tempat itu dia bisa melihat langsung pujaan hatinya. Dia terus menatap tanpa berkedip, ingin sekali dia menyatakan perasaannya saat itu juga. Valencia, Amelia, dan Anisa sedang belajar untuk persiapan ulangan akhir semester, mereka nampak serius dengan buku-buku pelajaran mereka.
"Hah..... akhirnya, ga lama lagi kita bakal lulus SMA!" Amelia yang matanya sudah lelah menghentikan kegiatan membacanya.
"Jangan tenang dulu, masih ada ujian yang menanti kita." Anisa masih fokus membaca.
"Setelah ujian baru tenang, kita bebas untuk sementara." Valencia mengganti buku yang dia baca.
"Valen, ajari aku matematika!" Pinta Anisa.
"Ok!" Valencia mengeluarkan buku catatan matematikanya.
Kediaman Chandra
"Jadi apa rencana kalian selanjutnya?" Tanya Tuan Chandra pada Vivian dan Michael.
"Michael ga sekolah, jadi bakal susah dapat kerjaan. Dia udah memutuskan untuk masuk dunia hiburan, kebetulan lagi ada audisi pencarian bakat." Jawab Vivian.
"Dunia hiburan? Kamu yakin?" Tanya Nyonya Chandra pada cucunya.
__ADS_1
"Em... walau dunia hiburan tidak selalu indah tapi dengan pendidikan rendah mungkin itu bisa berhasil. Ibu juga punya kenalan seorang fotografer, aku juga bisa menjadi modelnya." Jawab Michael.
"Em..." Tuan Chandra hanya berdeham.
"Sebentar lagi waktu makan siang, kita ada janji sama Frengky." Valencia beranjak.
"Ya udah, hati-hati dijalan. Biar supir aja yang antar kalian." Kata Nyonya Chandra.
"Em, iya. Vivian pamit dulu, ayah, ibu." Vivian menyalami Tuan dan Nyonya Chandra, mereka langsung keluar.
Restoran Vivian
"Bos!! Ternyata beneran balik!" Clara memeluk Vivian.
"Ikutan dong!" Adiftiya hendak ikut berpelukan, namun sayang langkahnya harus terhenti karena Rein menarik kerah bajunya dari belakang.
"Ckckck, udah nikah masih aja ganjen. Bos balik ke sini tuh mau bahas kerjaan sama gua, kita bisa lanjut kangen-kangenan setelah semua selesai." Frengky duduk di salah satu kursi yang ada di dekat jendela.
Setelah beberapa lama berbincang akhirnya rapat selesai, Michael akan menjadi model Frengky selama 3 tahun kedepan. Awal karir Michael dimulai, apa yang akan terjadi di masa yang akan datang tak ada yang tau.
"Udah selesai? Ok! Untuk merayakan kembalinya bos, gimana kalo Rein sama bos harus nyanyi di restoran hari ini?" Usul Clara.
__ADS_1
"Sip! Artis baru, minggir dulu! Hus!" Adiftiya mengusir dua penyanyi yang telah menggantikan Rein dan Frengky selama beberapa tahun ini seperti mengusir ayam.
Begitulah, Vivian dan Rein menuruti perintah dari para teman lama sekaligus keluarga mereka. Setelah sekian tahun akhirnya penyanyi dan pemilik lama restoran ini kembali, raut bahagia nampak jelas disana.
Setelah restoran tutup
"Karena pemilik lama udah kembali, bos kalian juga ganti. Terima kasih atas semua kenangan dari kalian." Ujar Cassandra.
"Yess!!! Akhirnya ganti bos!!" Adiftiya nampak girang. Yah wajar sih, selama Cassandra yang mengambil alih 6 tahun lalu dia selalu dimarahi.
"Michael, kamu bisa nyanyi juga?" Tanya Frengky.
"Em... bisa, kenapa?" Tanya Michael.
"Gimana kalo kamu jadi model sekalian cover lagu? Kamu bisa duet bareng Vivian, nanti bisa kita post di medsos. Mau ga?" Tawar Frengky.
"Em.... boleh, yang penting aku punya pekerjaan." Jawab Michael.
Vivian dan Rein telah kembali ke dunia di dimensi mereka sendiri, kini mereka tak akan terpisah dengan keluarga hingga maut yang bertindak.
Tamat.
__ADS_1