KEMBALINYA SANG AKTRIS

KEMBALINYA SANG AKTRIS
Rencana Awal Berhasil


__ADS_3

Jianying mengendap-endap memasuki istana, dia mencari keberadaan Bao-yu. Setelah beberapa menit akhirnya dia melihat Bao-yu dan selir Yao sedang berada di taman, dia segera menghampiri mereka.


"Putri! Selir Yao! Aku melihat sesuatu!" Jianying berpura-pura panik sambil berlari.


"Kau dulu adalah pelayan nenek tua itu, kan? Untuk apa kau datang kemari? Membuat keributan?" Tanya Bao-yu.


"Tidak! Walau aku membenci kalian, aku tetap harus mengatakan sebuah kebenaran!" Jawab Jianying berpura-pura ngos-ngosan.


"Kebenaran? Apa yang kau maksud adalah ingin mengatakan jika kami adalah orang licik yang membuat kehidupan majikanmu menderita? Lebih baik kau pergi saja!" Kata Bao-yu.


"Apa yang ingin kau katakan?" Tanya selir Yao.


"Walau aku membenci kalian, aku akan mengatakannya. Aku tau jika putri Bao-yu sangat mencintai tuan Zhang Bingjie, putri juga pasti tidak ingin suaminya pergi mencari wanita lain, bukan?" Tanya Jianying.


"Jika dia berani mencari wanita lain, maka aku tak akn pernah mengampuni dirinya!" Kata Bao-yu.


"Jika dia melakukan hal hina itu, aku sendiri yang akan menghukum dia dengan berat!" Kata selir Yao.


"Tadi.... Aku melihat tuan Zhang Bingjie.... Dia... Dia... Pergi..." Jianying berpura-pura ragu.


"Dia apa? Katakan dengan jelas!" Bentak selir Yao.


"A.. Aku melihat tuan Zhang Bingjie keluar, saat aku ikuti... Dia masuk ke....." Jianying menggantung kalimatnya.


"Katakan dengan jelas atau kau yang aku habisi!!" Ancam selir Yao.


Jianying berpura-pura takut dan langsung bersujud, "Ampuni aku! Aku melihat tuan Zhang Bingjie masuk ke rumah bordil!! Aku tak bisa melihat lebih jauh karena wanita dari luar tidak boleh masuk! Mohon ampuni nyawaku!!" Tubuh Jianying bergetar, dia benar-benar pintar dalam berakting.


"Lancang!!!" Bao-yu menampar Jianying dengan keras, "Beraninya kau berkata seperti itu?! Kau tau apa yang baru saja kau katakan?! Kau memfitnah suamiku!! Aku sedang hamil tua, tidak mungkin dia berani!! Selama bertahun-tahun dia selalu bersumpah tak akan pergi mencari wanita lain!! Dia bersumpah hanya ada aku di hatinya!!" Teriak Bao-yu.


"Ampuni aku!! Aku hanya berkata jujur!! Walau aku membenci kalian tetapi perbuatan salah terhadap kalian harus tetap aku sampaikan!! Aku tak akan membedakan musuh dan teman jika itu berkaitan dengan kebenaran!!" Kata Jianying.


"Seseorang!! Pergi ke rumah bordil dan cari menantuku! Jika dia ada disana laporkan padaku, aku akan memberinya pelajaran!!" Kata selir Yao.


"Ibu! Apa kau mempercayai perkataan pelayan ini?! Dia pasti berbohong!!" Kata Bao-yu.

__ADS_1


"Berbohong atau kebenaran, kita lihat saja nanti!! Pelayan ini sudah bisa pergi." Kata selir Yao.


"Te... Terimakasih, nyonya!!" Jianying bergegas pergi.


"Ikuti pelayan itu diam-diam." Perintah selir Yao.


"Baik, nyonya!" Beberapa penjaga laki-laki pergi melakukan tugas.


"Ternyata benar mengikuti, ya? Untung saja temanku sangat cerdas, walaupun sedikit pedas dan menusuk." Batin Jianying.


Jianying mengarahkan orang yang mengikutinya ke kediaman selir Jiao yang sudah lama kosong, dia masuk sambil berpura-pura menangis. Penjaga terus mengawasi dan mendengar kata-kata Jianying, "Huhuhu..... Nyonya, kau ada dimana? Mengapa kau tak pernah kembali? Aku sangat kesepian disini. Huhuhu.......... Mengapa kalian pergi tanpa aku? Huhuu.... Kalian tenang saja! Mereka akan segera merasakan pengkhianatan! Zhang Bingjie yang selalu berpura-pura mencintai istrinya sepenuh hati itu akan segera tertangkap! Dia berbohong dan menipu istrinya, dia harus diberi pelajaran!! Pria hidung belang brengs*k itu akan menerima hukuman ringan!!" Kata Jianying sambil berpura-pura merah dan menangis.


"Sepertinya dia berkata jujur, sebaiknya kita melapor sekarang!" Kata salah satu penjaga.


"Baik, kembali sekarang." Kata seorang lainnya.


"Apa mereka sudah pergi?" Jianying menghapus air mata palsunya dan berjalan keluar dengan tatapan sedih untuk berjaga-jaga. Setelah memastikan tak ada orang dia langsung menyelinap keluar, pergi ke penginapan.


.........


"Tuan tenang saja, kita hanya perlu menunggu." Jawab Jianying.


"Makan siang ada diatas meja, kau bisa makan sebelum itu dingin." Kata Jieru sambil meneguk teh.


"Hanya ini yang kau berikan untuk tugas ku?" Jianying duduk dan makan.


"Tugas ini mudah bagimu, itu adalah harga yang setimpal bahkan lebih mahal." Jieru masih tetap cuek.


"Apa yang kau tunggu? Suamimu?" Tanya Jianying yang melihat mata Jieru selalu mengarah keluar jendela.


"Tak ada." Jawab Jieru singkat, "Aku harus kembali ke dunia ku yang sebenarnya dan menjaga Alvian, Sherly juga tak akan aku lepaskan!" Batinnya.


Keesokan harinya, kediaman selir Yao.


"Lancang!! Beraninya kau melakukan hal itu?!" Selir Yao marah besar.

__ADS_1


Ctak!!! Ctak!!! Ctak!!!!


Selir Yao mencambuk Zhang Bingjie berkali-kali hingga lelaki itu berteriak kesakitan. "Kau berani pergi ketempat itu sementara istrimu sedang hamil!! Jika itu orang lain aku akan diam, tapi Bao-yu adalah putriku!!!" Selir Yao mencambuk dengan lebih keras karena terbakar emosi.


"Ampuni aku, ibu!! Aku berjanji lain kali tak akan pergi kesana!!" Zhang Bingjie kesakitan.


"Masih berpikir lain kali?! Jadi kau masih berharap ada lain kali?! Kurang aj*r!!!" Selir Yao menendang Zhang Bingjie.


Bao-yu hanya bisa diam melihat hal yang dilakukan ibunya, dia merasa jika suaminya pantas mendapatkan itu. Melihat ibunya yang marah besar membuatnya merasa jika dia adalah kesayangan, ibunya tak rela jika dia dikhianati.


"Dasar pria hidung belang!! Aku tak tau jika kau juga mencari wanita lain selain aku!! Aku tak perduli jika kau mengkhianati Bao-yu, tapi kau juga mengkhianati aku!! Kau bilang jika hanya aku yang menjadi wanita simpanan dibelakang Bao-yu, tapi ternyata aku hanya salah satunya!!" Batin Selir Yao sambil mencambuk menantu sekaligus selingkuhannya itu.


"Aku berjanji tak akan ada lain kali!! Aku bersumpah!!" Kata Zhang Bingjie yang kesakitan itu.


"Bagus!! Kembali dan obati lukamu! Setelah sembuh aku akan menambah 100 kali lagi!!" Kata selir Yao.


"Dasar kalian semua wanita busuk!! Lihat saja, aku akan membalas kalian!!" Batin Zhang Bingjie.


..........


"Apa yang kau pikirkan?" Tanya Weiheng yang melihatmu Jieru duduk dideket jendela sambil memejamkan matanya.


"Tak ada, hanya membayangkan seseorang dicambuk ratusan kali." Jawab Jieru tanpa membuka matanya.


"Kau selalu punya pemikiran sendiri, aku tak pernah bisa mengerti." Kata Weiheng.


"Itu karena kau kurang cerdas." Ejek Jieru bangun dari posisinya.


"Kau memang 'Jieru' dan bukan 'Vivian', kalian jauh berbeda." Kata Weiheng.


"Itu karena 'Vivian' tak memiliki ambisi sebesar 'Jieru'. Dia juga sangat naif karena tak ingin balas dendam." Jieru berjalan mendekati Weiheng.


"Aku lebih suka 'Vivian' ku yang manis. Setidaknya bersikap biasa didepan aku, aku tak suka jika kau juga memperlakukan aku dengan dingin." Weiheng memeluk Jieru.


Jieru membalas pelukan itu, "Aku akan lakukan apapun untuk bisa kembali. Selama anak-anak bisa ikut, aku akan berusaha!" Batinnya.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2