
Di pagi hari yang cerah burung berkicau dengan sangat merduanya dan suasana pagi hari yang sangat menyejukkan di sebuah villa keluarga wijaya semua orang sedang menikmati sarapan pagi dengan di penuhi canda dan tawa.
" kalian rencana mau kemana hari ini ? " ujar Raisya yang melirik kearah mereka semua.
" kalau dari anjel sihh hari ini anjel mau keliling daerah sini aja mom sama kak kevin. " ujar anjel sambil mengunyah roti kacangnya.
" kalau kalian semuanya ? " ujar Raisya sambil melirik ke semuanya.
" kalau saya sama andre rencananya mau ke Danau lido, tante. " ujar Danu dengan tersenyum.
" jangan panggil tante, panggil mommy saja sama kaya yang lain. " ujar Raisya dengan membalas senyum.
" iyaa tan- ehh mommy maksudnya. " ujar Danu sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
" kalau kalian ? " ujar Raisya sambil menatap Rafi, Derel, citra, mutiara dan stella.
" kalau saya sama mutiara mau ke Taman Bunga Nusantara mom, soalnya kita berdua penasaran jenis - jenis tanaman yang hidup di sana. " ujar citra sambil menatap Raisya.
" wahh kayanya bagus tuhh, mommy sama daddy ikut ya ? " ujar Raisya dengan antusias memandang citra.
" boleh mom, malah citra sama mutiara seneng kalau rame. " ujar citra sambil tersenyum dan di balas tersenyum Raisya.
" wahh tante sama om juga ikut ya, kayanya bagus kalau kesana sekalian tante mau selfi - selingkuhan di sana. " ujar Racquel dengan tersenyum.
" boleh tante, dengan senang hati. " ujar citra dengan tersenyum.
" kalau kalian bertiga mau kemana ? " ujar Raisya dengan menatap stella, rafi dan derel.
" Rafi sama stella mau ke Little vanice. " ujar Rafi yang berhasil membuat semuanya menatap ke arah mereka berdua.
"eeittsss .... tunggu dulu, kak rafi tadi gk salah mau pergi sama stella ? ada hubungan apa kalian berdua ? " ujar anjel dan di anggukin serempak oleh yang lain.
" itu ... kita ... itu ... apa ya ..." ujar stella dengan gugup dan berhasil membuat semuanya tambah penasaran.
" pacaran. " satu kata tersebut berhasil membuat semuanya terkejut.
" whatt ??!! pacaran ? sejak kapan ? " ujar anjel yang menatap keduanya.
__ADS_1
" dahh lama. " ujar Rafi dengan santai tapi berbeda dengan Derel yang hanya bisa menahan rasa sakitnya.
" sejak saat aku main ke mansion. " ujar stell dengan gugup.
" sudah ku duga. " ujar anjel dengan melanjutkan sarapannya.
" wahh ... selamat ya, stel. " ujar mutiara dengan tersenyum.
" iyaa, makasih. " ujar stella dengan tersenyum malu.
" wahh dad, kayanya kita bakal punya mantu nihh sebentar lagi. " ujar Raisya dengan menatap Pratama.
" iyaa mom, gak kerasa anak - anak sudah pada punya pasangan masing - masing, tinggal Derel yang belum punya pasangan. " ujar Pratama dengan sedikit menggoda putranya keduanya.
" daddy tenang aja, sebentar lagi kak Derel akan mendapatkan jodohya juga, tapi belum saatnya aja dad, kita tunggu aja. " ujar anjel sambil melirik kakak keduanya yang sedang asik meminum tehnya.
" selamat ya kak, satu yang saya minta sebagai seorang kakak untuk selalu menjaga adek tersayang saya dan selalu membuat adek saya bahagia. " ujar kevin dengan tulus dan yang lain hanya tersenyum. walaupun kevin terkenal dingin, datar dan kejam dengan orang lain Tapi ketika dengan keluarga sikap dingin itu seketika berubah menjadi sosok yang sangat hangat dan penyayang.
" tenang saja, tanpa kamu minta sekalipun saya akan menjaga calon ibu dari anak - anak saya kelak dengan seluruh jiwa dan nyawa saya. " ujar Rafi dengan tersenyum.
" saya janji akan menjaga anjel dengan seluruh nyawa yang saya punya dan akan selalu buat dia bahagia. " ujar kevin yang tersenyum.
" daddy sama om danu mau nanya ke kalian berdua sebagai seorang laki - laki, kapan rencananya kalian menikah ? " ujar Pratama dengan menatap kevin dan Rafi putranya.
" kalau dari kevin pribadi setelah anjel lulus sekolah, kevin akan menikahi anjel dad. " ujar kevin dengan tegas.
" bagus om suka jawaban tegas kamu, kamu gimana Rafi ? " ujar Pratama dengan menatap putranya.
" kalau dari Rafi sudah siap untuk menikahi stella kapan saja tapi tergantung dengan stellanya, dad. " ujar Rafi dengan melirik ke atah stella.
" stella menurut kamu gimana ? " ujar Pratama dengan menatap ke arah stella.
" kalau dari stella pribadi om, stella siap kapan saja tapi tergantung dengan mama dan papa. " ujar stella dengan tersenyum.
" kalau dari papa setuju - setuju saja kapan kamu mau menikah, tapi satu yang papa minta untuk kalian semuanya, jangan mudah percaya dengan orang lain katakan karna semua yang di katakan orang lain tak sepenuhnya benar. " ujar Danu dengan menatap ke semua.
" maksud om Danu itu, ketika kalian sudah berkeluarga alangkah baiknya kalian percaya dengan pasangannya masing - masing dan jangan pernah percaya akan apa yang di katakan orang lain, karna bisa jadi apa orang itu tidak benar dan hanya menginginkan rumah tangga kalian hancur. " ujar Racquel dengan memperjelas maksud dari perkataan suaminya.
__ADS_1
" iyaa, soalnya kita sebagai orang tua sudah pernah mengalami itu semuanya dan buat kalian yang masih muda - muda yang belum punya pengalaman berumah tangga harus ingat kata - kata yang tadi di sampaikan tante Racquel. " ujar Raisya dengan tersenyum.
" siap mom. " ujar serempak semuanya dan seketika berubah dengan suara tawa.
" jadi kapan kalian akan menikah ? " ujar Pratama yang kembali bertanya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Selamat malam readers 👋
mohon maaf author baru bisa up pada malam hari, entah kenapa tadi siang kepala author terasa sangat sakit jadi automatis author istirahat sebentar dan baru bisa up sekarang 🙏🙏🙏
jangan lupa selalu tekan like 👍, vote ⭐, share dan komennya guys 😊
see you tomorrow guys 😘
__ADS_1