
" gak enak kenapa ? " ujar Kevin yang bingung.
" iyaa gak enak sama acara pernikahan kak Rafi besok, Anjel ngerasain bakal ada bahaya yang besar. " ujar Anjel dengan was - was bagaimana pun kalau besok di acara pernikahan kakaknya bakal ada bahaya yang menimpa ia akan berjanji melindungi sang kakak dan semuanya walaupun ia akan melanggar Sumpahnya ke sang Kakek.
" sebenarnya kakak juga gitu sayang. " batin Kevin dengan khawatir.
" kita berpikir positif thinking aja. " ujar Kevin yang mencoba tidak khawatir.
" Anjel juga maunya sihh gitu kak tapi perasaan Anjel gak enak. " ujar Anjel dengan menampilkan wajah khawatirnya.
" ya sudah kita berdoa aja semoga besok di pernikahan Stella dan kak Rafi baik - baik saja, kamu mau pulang gak ? " ujar Kevin yang mencoba mengalihkan topik pembicaraan agar kekasihnya ini tidak terus - terusan khawatir.
" emang kakak udah gak ada kerjaan lagi ? " ujar Anjel yang menaikan sebelah alisnya.
" udah gak ada, ya udah yuk pulang. " ujar Kevib yang langsung bangkit dari duduknya di ikuti Anjel dan mereka pun meninggalkan kantin tersebut menuju ke ruangan Kevin untuk mengambil tas kantornya sekaligus menghubungi sekretarisnya bahwa ia akan pulang sekarang.
__ADS_1
setelah mengambil tas kantor dan menghubungi sekretarisnya kini mereka berdua langsung menuju mobil sport hitam yang langsung di kendarai oleh Kevin menuju ke mansion keluarga Wijaya.
***
Pagi yang cerah di sebuah mansion keluarga Wijaya semuanya sedang heboh untuk mempersiapkan semuanya tapi berbeda dengan seorang gadis cantik yang tengah mondar mandir gelisah yang tak lain Anjel yang sejak kemarin malam tidak bisa tidur memikirkan rasa khawatirnya tentang hari ini yang di mana hatinya merasa akan ada bahaya yang akan menimpa mereka.
" ya allah semoga tidak akan terjadi apa - apa. " ujar Anjel yang berdoa.
" aku bawa itu saja dehh biar buat jaga - jaga. " ujar Anjel Yang langsung membuka laci mejanya yang paling bawah yang selalu terkunci dan mengambil senjata api kesayangannya yang tidak pernah ia pakai sejak dulu.
Tokk ... tok
" sayang ayo kita berangkat. " ujar Raisya mengetuk pintu kamar Anjel yang langsung membuat Anjel buru - buru menyimpan senjata api tersebut di balik gaunnya.
" iyaa mom. " ujar Anjel yang langsung membuka pintu kamarnya dan langsung turun kebawah dengan sang mommy.
__ADS_1
Setelah semuanya kumpul mereka langsung menuju ke mobil masing - masing tapi Anjel langsung memberhentikan mereka.
" bentar, mom aku satu mobil sama oppa saja ya. " ujar Anjel dengan menatap memohon kepada sang mommy.
" baiklah. " ujar Raisya dengan tersenyum dan langsung saja Anjel masuk kedalam mobil sang oppa.
Mobil mereka pun langsung melaju meninggalkan mansion tersebut menuju ke gedung pernikahan Rafi dan Stella sedangkan di dalam mobil Lamborgini bewarna hitam Anjel tambah gelisah yang langsung di genggam sang oppa yang melihat sikap gelisah sang cucu tersayangnya.
" ada apa sayang? " ujar sang oppa dengan tersenyum.
" oppa, perasaan Anjel tidak tenang, Anjel kaya ngerasa bakal terjadi sesuatu yang besar. " ujar Anjel dengan sendu.
" Haiii ...cucu oppa yang paling oppa sayang, mungkin itu hanya perasaan kamu saja, yakin saja semua akan baik - baik saja. " ujar sang oppa dengan memeluk sang cucu tersayangnya dan bagaimana pun ia mengerti perasaan khawatir sang cucu.
Maf ya guys kata kakek di Episode sebelumnya author ganti menjadi oppa dan jangan lupa selalu tekan like, vote dan komennya 😊 thank you 🙏
__ADS_1
see you tomorrow guys 😘