Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Episode 106


__ADS_3

" jadi kapan kalian akan menikah ? " ujar Pratama yang kembali bertanya.


" kalau dari Rafi pribadi sihh dad, maunya bulan ini supaya pas Rafi balik ke inggris, stella bisa ikut bareng Rafi. " ujar Rafi dengan melirik ke arah stella yang sedang menunduk sambil memainkan jari tangannya.


" sudah nanti saja di bicarakannya, pasti kalian sudah gak sabar mau keliling - keliling kan, biar gak keburu malam dan bisa leluasa yang mau pergi sekarang juga boleh. " ujar Raisya sambil melirik ke semua orang.


" kak yuk berangkat. " ujar anjel sambil bangkit dari duduknya, kemudian mencium tangan orang tuanya dan tak lupa mencium tangan calon mertuanya.


" kita berangkat dulu ya ma, pa, mom, dad. " ujar kevin sambip mencium tangan kedua orang tuanya dan bergantian mencium tangan calon mertuanya.


" iyaa kalian hati - hati. " ujar Racquel dengan mengelus pucuk kepala anjel.


" siap ma. " ujar anjel sambil tersenyum.


" hati - hati kalian jangan ngebut bawa mobilnya." ujar Raisya sambil sedikit berteriak agar di dengar menantu dan juga putrinya yang sudah berjalan keluar.


" iyaa mom. " ujar serempak mereka berdua.


setelah kepergian anjel dan kevin, tak lama kemudian stella dan juga Rafi pun berpamitan dan di susul andre dan danu sedangkan citra, mutiara, derel pun pergi bersama Raisya, Pratama, Racquel dan juga Danu abraham menuju ke Taman bunga nusantara.


Di lain tempat, seorang laki - laki yang di yakini seorang anak buah dengan berumur sekitaran 27an memasuki villa kediaman bosnya.


" bos, mereka sudah mulai berpencar. " ujar anak buah tersebut dengan mebungkukkan badannya.


" bagus, kalian laksanakan tugas selanjutnya jangan sampai gagal. " ujar wanita tersebut dengan tersenyum licik.


" baik bos. " ujar anak buah tersebut sambil membungkuk hormat dan mulai pergi menjalankan tugas.


" sebentar lagi kehancuran kalian akan tiba hahahaha .... " gelak tawa wanita tersebut memenuhi villa tersebut.


Di sebuah mobil yang di kendarai kevin melaju dengan kecepatan sedang mengelilingi daerah puncak itu dengan sesekali tertawa dengan sang kekasih.

__ADS_1


" kak kita ke taman safari aja yuk. " ujar anjel sambil menatap sang kekasih yang sedang fokus menyetir.


" mau ngapain kesana ? " ujar kevin sambil melirik sebentar sang kekasih.


" mau lihat teman kak kevin. " ujar anjel dengan menahan tawa dan kevin hanya sesekali melirik anjel dengan tatapan bingung.


" teman kakak ? " ujar kevin dengan masih fokus menyetir.


" iyaa, monyet kan teman kak kevin, hahahahahaha ..... " ujar anjel dengan tertawa terbahak bahak dan berhasil membuat kevin menepikan mobilnya.


" ohh kamu berani ya bilang kaya gitu. " ujar kevin dengan menggelitiki anjel dan berhasil membuat anjel tertawa dengan menahan geli.


" hahahahahaha .... ampun kak, gak lagi sumpah dahh, hahahaha ... geli kak. " ujar anjel dengan mengatur nafasnya setelah kevin menghentikannya.


" makanya jangan ngomong kaya gitu lagi. " ujar kevin dengan menatap puas kekasihnya yang ngos ngosan dan mulai melajukan mobilnya kembali.


" iyaa gak lagi sumpah dahh. " ujar anjel dengan mengangkat jarinya membentuk huruf V.


" sekarang mau kemana ? " ujar kevin sambil melirik kekasihnya.


" ya sudah kita ke situ aja. " ujar kevin dengan mulai menambah kecepatan.


sedangkan di sebuah Danau buatan yang di rancang menyerupai Venesia Italia, sepasang kekasih yang baru tiba pun langsung menaiki Gondola yang di dayung oleh petugas, sepasang kekasih itu pun saling bersandar satu sama lain sambil menikmati pemandangan Danau buatan tersebut, sepasang kekasih tersebut yang tak lain stella dan rafi.


" bagus ya kak pemandangannya. " ujar stella sambil bersandar di bahu Rafi.


" iyaa, apalagi kalau lihat pemandangannya sama wanita cantik pasti lebih indah. " goda Rafi sambil menoel dagu stella.


" gombal. " ujar stella sambil menyubit perut rafi dan rafi hanya bisa tertawa melihat pipi gadisnya yang sebentar lagi menjadi istrinya merah merona bagaikan kepiting rebus.


" hmm ... sayang, kalau kita nikah bulan ini kamu setuju ? " ujar Rafi sambil memandang sang kekasih.

__ADS_1


" kalau stella setuju - setuju aja asal kak Rafi janji sama stella harus jadi kepala rumah tangga yang sholeh, bertanggung jawab dan inget jangan genit sama cewek lain. " ujar stella sambil menatap ke arah Rafi.


" sejak kapan kakak genit sama cewek lain ? bukannya kamu yang genit sama cowok lain. " ujar Rafi dengan masih menatap stella.


" mana ada stella genit, yang ada tuhh kak Rafi pasti banyak banget cewek yang suka sama kakak secara kakak kan seorang ceo sukses dan tampan. " ujar stella dengan menatap sinis Rafi sedangkan Rafi hanya bisa menahan tawanya melihat sang kekasih yang cemburu.


" yang penting kan kak Rafi gak suka sama mereka dan di hati kakak tuhh cuma ada nama stella pratiwi Abraham seorang. " ujar Rafi dengan mencium pipi chuby stella.


" ihh gombal. " ujar stella dengan bersandar di dada Rafi mentupi pipinya yang sudah seperti kepiting rebus sedangkan Rafi pun mengelus kepala sang kekasih.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hai, Readers 👋

__ADS_1


jangan lupa selalu tekan like, vote, rate setelah selesai membaca dan jangan lupa komennya 🙏🙏😊


see you tomorrow guys 😘


__ADS_2