
malam hari di mansion keluarga abraham tepatnya di sebuah kamar berwarna pink dengan perpaduan bintang - bintanh di atap dan dindingnya.
" kenapa kak danu harus suka sama mutiara bukan sama gua. " ujar stella yang mengurung diri di dalam kamarnya sejak pulang sekolah.
sedangkan kevin, papah dan mamah nya bingung kenapa sanh putri dan adiknya mengurung diri di dalam kamar bahkan tidak turun untuk makan malam seperti biasanya.
" pah ... mamah khawatir sama stella, sejak tadi dia nggak keluar dari kamarnya. " ujar Racquel yang khawatir dengan putrinya.
" mamah tenang dulu, jangan khawatir, stella pasti nggak kenapa - kenapa mungkin dia lagi fokus belajar buat besok makanya nggak keluar dari kamarnya. " ujar abraham yang menenangkan istrinya.
" tapi pah, stella nggak pernah kaya gini, sekalinya dia fokus belajar tapi dia keluar dari kamarnya walaupun sebentar tapi ini nggak sama sekali, pah. " ujar Racquel yang masih cemas dengan keadaan putri satu - satunya.
" mamah tenang dulu, jangan khawatir biar kevin yang lihat stella di kamarnya. " ujar kevin yang menatap mamahnya.
" oke, kamu janhan marah - marah sama adek kamu, entar kamu kesini lagi kasih tau ke mamah sama papah jangan langsung ke kamar. " ujaf Racquel dengan panjang kali lebar.
" iya - iya, mah. " ujar kevin yang pergi dari ruang keluarga tersebut menuju ke kamara adek tersayangnya.
sesampainya di kamar sang adek, kevin langsung mengetok pintu kamar sang adek.
Tok .... tok ... tok ...
" stel, kakak boleh masuk ? " ujar kevin di depan pintu kamar berwarna putih dengan gantungan boneka teddy bear yang berukuran kecil.
" masuk aja kak, pintunya nggak di kunci. " ujar stella dari dalam kamarnya dan langsung buru - buru menghapus air matanya.
__ADS_1
" kamu kenapa ? " ujar kevin yang duduk di samping stella.
" nggak papa kak. " ujar stella yang memilih menatap luar lewat jendela kamarnya.
" kalau kamu ada masalah jangan di simpen sendiri. " ujar kevin yang mengelus kepala stella.
" stella nggak ada masalah kak, stella baik - baik aja, cuma tadi stella keasyikan belajar jadi lupa makan malam. " ujar stella yang menatap kevin supaya sang kakak percaya.
" lain kali jangan terlalu asyik belajar sampai lupa makan malam, ya udah sekarang kamu makan dulu baru tidur. " ujar kevin yang menatap adiknya.
" stella nggak laper kak. " ujar stella dengan menatap sang kakak.
" entar kamu sakit kalau nggak makan, ayo sekarang makan dulu. " ujar kevin sambil menarik sang adik menuju ke meja makan.
sesampainya di meja makan mama dan papa nya sudah menunggu di meja makan untuk menemani anak gadis nya makan.
" mama sama papa udah makan sayang. " ujar sang mama sambil menyendok nasi dan mengambil lauk pauk ke piring sang putri.
" terus mama sama papa ngapain di sini ? " ujar stella yang menatap mama dan papa nya.
" kita mau nemenin kamu makan sayang, sekaranh kamu makan ya yang banyak. " ujar sang mama sambil mengelus pucuk kepala sang putri.
" iyaa ma, kalau mama sama papa mau ke istirahat juga nggak papa, stella bisa makan sendiri di sini. " ujar stella sambil memasukan sesendok nasi dan lauk pauk ke dalam mulutnya.
" mama sama papa nanti aja istirahat nya, stella mama mau ngomong sama kamu ? " ujar sang mama sambil melihat putri nya yang sedang asik memakan makanannya.
__ADS_1
" mau ngomong apa, ma ? " ujar stella yang melupakan tradisi makan mereka bahwa di saat sedang makan di larang ngobrol apalagi berbicara di meja makan itu tidak di perbolehkan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
selamat malam readers 👋😊
__ADS_1
author ingin meminta dukungan kalian semua yang sudah setia membaca cerita " ketua osis kejam " untuk selalu tekan like, vote end komennya.
see you tomorrow guys 😘