Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Extra part 27


__ADS_3

Happy Reading Guys :)


^^^


Setibanya di kamar, Kristal langsung mengunci pintu kamarnya agar tak ada satu orang pun yang masuk dan dirinya langsung menangis terisak mengingat perkataan kakaknya.


" Hikss, apa aku pembunuh ? Hikss, Maafin Kristal, Mom. Hikss. " Kristal menangis di bawah samping kasurnya.


" Mom, Kristal kangen. Hikss, Hikss. " Ujar Kristal dengan semakin terisak.


Tokk ...


Tokk ...


" Dek, Ini kak El. Kakak boleh masuk ? " Ujar Elsa yang menghampiri adiknya setelah mendengar semua perkataan kakaknya ke Kristal.


Flashback On


Setelah Kristal pergi ke kamarnya, Elsa pun pamitan dengan sang daddy. Ingin mengerjakan tugasnya di kamarnya.


" Dad, Elsa ke kamar ya. Mau ngerjain tugas sambil rebahan. " Ujar Elsa dengan terkekeh.


" Baiklah. " Ujar Kevin dengan tersenyum dan Elsa langsung membawa laptopnya menuju kamarnya.


Sebelum masuk kedalam kamarnya, dia tak sengaja mendengar teriakan kakak laki-lakinya dan dia pun menghampiri kamar kakaknya dan melihat adiknya tengah mematung di depan pintu kamar kakaknya.


" DIAMMM DISITUU !!! " Elsa mendengar teriakkan kakaknya yang cukup kencang itu dan melihat adiknya yang ingin masuk, jadi mengurungkan niatnya.


Elsa pun mencoba menguping di belakang vas bunga yang terletak tak jauh dari kamar kakaknya dan mendengarkan perkataan kakaknya.


" Jangan kau kotori kamar ku dengan dosa mu itu !!! " Elsa menutup mulutnya, syok mendengar perkataan kakaknya.

__ADS_1


" Maksud kakak apa ? " Elsa melihat ekspresi adiknya itu yang menahan kesedihan.


" Hahahaha ... kau masih tanya kenapa ? Kau seorang PEMBUNUH dan tak pantas seorang PEMBUNUH seperti MU masuk ke kamar ku. " lagi-lagi perkataan kakaknya mampu membuat Elsa syok tak percaya dan selama ini ternyata kakaknya belum menghilangkan kebencian itu.


" Hikss ... Kristal gak ada niat membunuh Mommy, Kak. Hikss ... maafkan Kristal. " Elsa tak kuasa melihat adiknya menangis, dia ingin sekali menghampiri mereka. Tapi dia mencoba menahannya karna ingin mendengar perkataan kakaknya lebih lanjut lagi.


" Maaf kau bilang ? " Elsa melihat kakaknya menghampiri Kristal yang tengah menunduk.


" Maaf mu tak akan bisa membuat mommy kembali !! " Elsa kesal sekali melihat perlakuan kakaknya, dia seenaknya mencengkram rahang dagu Kristal dan menghempaskannya dengan kasar.


" PERGII !!! " Di saat itu juga adiknya langsung berlari ke kamarnya dan dirinya langsung saja menghampiri kakaknya.


Plakk ...


Elsa menampar kakaknya sekaligus saudara kembarnya itu, ini sudah sangat keterlaluan. Kakaknya itu makin berani memperlihatkan kebenciannya secara terang-terangan dan dirinya tak menyangka kakaknya bisa sekejam itu.


" El-elsa. " Ujar Erlan yang memegang pipinya, yang sudah berubah menjadi merah muda, akibat tamparan saudari kembarnya sendiri.


Flashback Off


Tokk ...


Tokk ...


Elsa mencoba mengetuk kembali pintu kamar adiknya, karna tak ada satupun balasan dari sang adik dan dirinya semakin cemas membayangkan hal yang tidak-tidak.


" Kristal, ini kakak. Tolong buka pintunya sayang, kakak ingin masuk. Kau mendengarnya bukan ? " Ujar Elsa yang semakin keras mengetuk pintunya.


Sedangkan di dalam kamar, Kristal masih terus menangis dan mendengar suara kakaknya sambil mengetuk pintu. Langsung saja dia menghapus air matanya dan berjalan membukakan pintunya.


Ceklek ...

__ADS_1


" Kak El, ada apa kak ? " Ujar Kristal dengan tersenyum agar terlihat baik-baik saja di depan kakaknya itu.


" Kau gadis yang kuat, dek. " Batin Elsa dengan bangga melihat adiknya yang masih bisa mencoba tersenyum, walau di dalamnya sakit.


" Kak ... Hello kak El. " Ujar Kristal dengan melambaikan tangannya di depan wajah kakaknya yang melamun menatapnya.


" Ehh iyaa, apa ? " Ujar Elsa dengan linglung.


" Kakak ada apa kesini ? Ada yang mau di pinjem ? " Ujar Kristal dengan bertanya.


" Tidak, kakak hanya ingin tidur bareng sama kamu. " Ujar Elsa dengan merangkul adiknya.


" Ihh kak El aneh dehh, ayo masuk. " Ujar Kristal dengan tersenyum dan mengandeng kakaknya masuk, tak lupa sebelum itu dirinya mengunci pintunya.


.


.


.


.


.


.


.


Mungkin untuk season 2nya author tunda dulu ya :) Author mau cepet-cepet tamatin cerita ini agar lebih jelas ke season 2 nya :)


Jangan lupa like, vote, komen end ratenya 😊 dan makasih untuk kalian yang sudah menjadi pembaca setia author 🙏

__ADS_1


See you tomorrow guys 😘


__ADS_2