Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Episode 28


__ADS_3

" astagfirullah aladzim, stella. kamu ngangetin kita tau nggak, kalau kita jatungan gimana ? " ujar citra dengan mengelus dadanya.


" maaf, guys. aku nggak sengaja kok, sumpah. aku habisnya kesel sama kalian yang nggak bangun - bangun. " ujar stella dengan tersenyum pepsodentnya dan mengangkat jarinya membentuk huruf V.


" ya ..., sudah lupakan. kenapa kamu membangunkan kita ? " ujar anjel yang siap membaringkan badannya kembali ke atas kasur king sizenya dan di cegah oleh stella.


" ettss ..., kalian jangan tidur lagi. kita turun makan malam, tadi mommy nya anjel ke sini nyuruh kita ke bawah. " ujar stella dengan menarik anjel supaya tidak tidur kembali.


" ya sudah, kita cuci muka dulu. " ujar anjel yang di angguki oleh mutiara dan citra.


setelah ketiga gadis tersebut mencuci mukanya, mereka turun ke bawah untuk menemui yang lainnya untuk makan malam.


sesampainya mereka di meja makan, mereka semua melihat tatapan yang sangat tajam dari semua penghuni meja makan tersebut, mereka yang melihat itu seketika ketakutan dan memutuskan untuk langsung duduk.


" lama banget sihh kalian semua, nggak tau apa kita sudah laper. " ujar Derel dengan emosi menatap adiknya dan semua temannya. Derel yang melihat ada seorang gadis yang belum pernah iya lihat seketika menanyakan ke adiknya.


" itu siapa dek ? " tambah Derel sambil menatap ke arah stella. stella yanh mendapat tatapan tersebut seketika menunduk.


" ohh ..., dia stella kak, kakak nggak usah natap kaya giti dong, kasihan tuhh stella jadi ketakutan lihat muka kak Derel yang kaya setan. " ujar anjel dengan melirik ke arah stella yang masih menunduk.


" cantiknya, gua harus cari tau tentang dia. " batin Derel dengan tersenyum ke arah stella.

__ADS_1


" gadis yang cantik, cocok untuk jadi pedamping ku. " batin Rafi menatap tersenyum ke arah stella.


anjel yang melihat kedua kakaknya tersenyum ke arah stella tiba - tiba berdeham.


" Ekhem ..., kak Rafi sama kak Derel kenapa senyum - senyum lihat stella. " ujar anjel yang membuat Rafi dan Derel salah tingkah.


" ahh ..., apa ? kakak nggak senyum kok. tadi kakak hanya mengingat mimpi kakak, ya mimpi kakak. " ujar Derel dengan sedikit gugup karna kepergok adiknya sendiri.


" kak Rafi juga, tadi kak Rafi lagi bayangin mimpi yang lucu. " ujar Rafi yang seketika menjadi dingin kembali.


" ohh ..., mimpi ya ? tapi kok bisa sama ya mimpinya ? " ujar anjel menatap curiga kepada ke dua kakaknya.


" sudah ..., mendingan sekarang kita mulai makan malamnya. " ujar pratama wijaya.


" baiklah, dad. kak urusan kita belum kelar ya. " ujar anjel sambil menatap kepada kedua kakaknya.


Derel dan Rafi yang mendengar ucapan adiknya seketika pasrah kalau sang adik akan terus menerus menanyakannya setelah semua teman - temanya pergi.


mutira yang melihat pandangan Derel yang menyukai stella seketika menjadi sangat sakit melihatnya. tapi dia juga tak mau kalau hubungan persahabatannya dengan stella harus rusak gara - gara memperebutkan cowok. mutiara hanya bisa merelakan Derel untuk stella jikalau stella menyukai derel dan gadis tersebut akan mengubur perasaannya dalam - dalam terhadap Derel.


pratama yang melihat perubahan ekspresi mutiara yang menjadi sedih seketika menatapnya dengam perasaan yang iba, karna dia tau kalau mutiara menyukai Derel putranya dan dia juga tidak mau mempasakan soal percintaan anak - anaknya dalam memilih pasangannya.

__ADS_1


setelah terjadi keributan di meja makan, mereka semua memulai makan malamnya dengan tenang, sesekali Rafi melirik ke arah stella, pratama yang melihat putra pertamanya melirik ke arah stella hanya bisa tersenyum, karna melihat putra pertamanya yang dingin terhadap perempuan dan menutup hatinya untuk perempuan mulai membuka hatinya untuk stella. pratama hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk anak - anaknya.


.


.


.


.


.


.


.


Hai, readers 👋


jangan lupa like 👍, vote ⭐, favorit 💗, share, rating, dan komen.


see you tomorrow guys 😘

__ADS_1


__ADS_2