
" Kak, Rora ambil yang ini aja ya. " Ujar Aurora yang menghampiri Elsa dan menunjukkan tas yang di pilihnya tadi.
" Baiklah, kakak juga mau ngambil tas selempang itu, buat kak Kristal. " Ujar Elsa sambil menunjuk tas selempang sling bag kulit.
" Baiklah, kakak beli satu tas ? " Ujar Aurora yang melihat tas yang di pegang kakaknya cuma tiga dan dia tau yang dua buat kak Kristal.
" Iyaa, ayo kita ke kasir. Sambil lihat-lihat lagi, siapa tau ada yang cocok buat kakak. " Ujar Elsa dengan tersenyum.
" Skuyy. " Ujar Aurora yang juga tersenyum dan Elsa langsung mengandeng tangan adik sepupunya menuju kasir.
Di perjalanan menuju kasir, Elsa tak henti-hentinya mengajak adik sepupunya itu mengobrol, mengusir kesunyian yang melanda dan tak terasa mereka pun telah sampai di depan kasir.
" Ehh mba saya duluan sana. Belanja sedikit aja maunya duluan, Minggir. " ujar seorang wanita yang umurnya sedikit lebih tua dari Elsa dan Elsa yang sudah meletakkan belanjanya, mau tak mau mengalah dan mengambil kembali belanjaannya.
" Silahkan. " Ujar Elsa yang mengalah dan mundur kebelakang di ikuti Aurora.
Sedangkan wanita itu menyenggol bahu Elsa dengan wajah angkuhnya dan langsung meletakkan belanjaannya yang begitu banyak.
Sang kasir yang melihatnya hanya bisa tersenyum mengejek ke wanita yang berpakaian seksi itu, yang berani menyuruh putri seorang Kevin Alexander Abraham dan mau tak mau, kasir itu pun menghitung total belanjaan wanita itu.
" Berapa ? " Ujar Wanita itu dengan nada sombongnya.
" Jadi 100 juta, Nona. " Ujar kasir itu sambil menyerahkan beberapa paper bag yang berisikan tas-tas belanjaan wanita itu.
" MURAHH SEKALI, Nihh. " Ujar Wanita itu sambil menekan kata murah sekali agar gadis di belakangnya mendengarnya dan langsung menyerahkan gold cardnya.
" Silahkan masukkan pinnya. " Ujar sang kasir yang sudah mengesek kartunya dan wanita itu langsung memasukkannya.
__ADS_1
" Maaf Nona, kartunya tidak bisa di pakai. " Ucapan yang di lontarkan sang kasir mampu membuat wajah wanita itu yang semula sombong menjadi terkejut.
" APAAA ?!! GAKKK MUNGKINN, COBAA LAGII. " Teriak wanita itu dan kasir itu mencoba kembali, tapi tetap tidak bisa.
" Tidak bisa, Nona. Coba ganti kartu yang lain atau uang tunai. " Usul kasir itu dan membuat wanita itu panik.
" Sss-saya gak baw kartu lain dan uang tunai pun gak ada. " Ujar wanita itu dengan menahan malu dan beberapa orang yang menyaksikannya langsung berteriak.
" GAYAAANYAA AJAA SOMBONGG, TAPII KARTUUNYAA GAKK BISAA DI PAKAI. " Teriak seorang ibu-ibu yang semula menyaksikan dari awal bagaimana wanita itu mengusir gadis di depannya ini.
" INII PASTII ADAA KESALAHAANN, PASTII MESINNYAA NIHH YANG RUSAKKK, AHHH DASARR TOKOO ABALL-ABALL. " Teriak wanita itu yang membela dirinya dan langsung melangkahkan kakinya, tapi langsung di berhentikan sang kasir.
" Maaf, Nona. belanjaannya bisa di letakkan kembali ? " Ujar sang kasir yang menahan tangan wanita itu yang keluar membawa barang belanjaannya yang belum di bayar.
" Nanti saya bayar, saya mau nelpon orang suruhan saya dulu dan tas ini gak boleh di ambil orang. " Ujar wanita itu yang menepis tangan kasir itu.
" Iyaa-iyaa, sayang taro. Gak usah manggil satpam, awas aja saya akan pastikan kamu di pecat. " Wanita itu langsung menaro kembali tas belanjaannya dan langsung pergi.
" Hahahaha ... Dasar wanita zaman sekarang, gayanya aja setinggi langit, tapi uang gak punya. " ujar ibu itu kembali dengan tertawa dan Elsa serta Aurora yang melihatnya hanya bisa menahan tawanya.
" Silahkan Nona. " Sang kasir itu mempersilahkan Elsa meletakkan barang belanjaannya dan Elsa dengan tersenyum langsung meletakkannya.
" Totalnya 200 juta, Nona. " ujar sang kasir yang sudah selesai menghitung total belanjaan gadis di depannya.
" Ohh iyaa, Mba. Mau nanya, ini tasnya bisa saya beli ? " Ujar Elsa yang menunjuk tas belanjaan wanita tadi yang tak jadi di beli.
" Bisa, Nona. jadi 300 juta. " ujar sang kasir sambil memasukkan tas itu ke dalam paper bag belanjaan Elsa.
__ADS_1
" Pake ini, Mba. " Ujar Elsa yang langsung menyerahkan black cardnya dan ibu-ibu di belakangnya yang melihatnya menganga tak percaya. Seorang gadis Sma bisa mempunyai black card, tapi tidak dengan sang kasir yang sudah mengenal siapa gadis di depannya ini.
" Ini, Nona. Terimakasih sudah berbelanja di toko kami. " Ujar sang kasit dengan menunduk hormat.
" Sama-sama, Mari. " Ujar Elsa dengan tersenyum dan langsung berjalan meninggalkan toko tas itu di ikuti Aurora di sampingnya.
Setelah kedua gadis itu pergi, seorang ibu yang tadi di belakang Elsa langsung menanyakan ke kasir itu, tentang gadis yang menggunakan black card.
" Ohh itu Nona Elsa, Putri dari Tuan Kevin Alexander Abraham dan cucu kedua Tuan besar Abaraham. " Ujar sang kasir yang mampu membuat ibu itu terkejut.
" Kenapa tadi aku tidak minta fotbar jarang sekali bisa ketemu putri dari Tuan Kevin. " Batin ibu itu dengan raut kecewa.
.
.
.
.
.
.
Karna kemarin author gak up,, author nulis episode ini cukup panjang :) Jangan lupa ya like, vote end komennya :)
See you tomorrow guys 😘
__ADS_1