
" ohh ... dahh berani kamu bilang kaya gitu ? kamu gak inget dulu waktu kamu pulang sekolah hampir di culik sama saingan bisnis papa, coba kalau kakak gak datang gak tau kamu di apain sama mereka dan kakak gak mau hal itu ke ulang lagi. " ujar Kevin dengan mencoba bersabar menahan emosinya.
" TAPI KAN STELLA TUHH DAHH BESAR KAK !! STELLA JUGA MAU BEBAS KAYA ANAK LAINNYA !! STELLA GAK MAU JADI ANAK ORANG PENTING YANG KEMANA - MANA SELALU SAMA BODYGUARD ! STELLA MAU SETIAP STELLA JALAN - JALAN TANPA PENJAGAAN ! STELLA CAPEK KAYA GINI KAK !!! " bentakan yang keluar dari sosok gadis tersebut mampu membuat sang kakak naik pitam.
" CUKUP STELLA !! INI SEMUA JUGA DEMI KAMU ! BUKAN DEMI KAKAK !! COBA SEDIKIT DEWASA STELLA !! KAMU MAU SAMPAI KAPAN KAYA GINI !!? " ujar Kevin tak kalah kencangnya Sedangkan kedua orangtuanya yang melihat Itu seketika mereka merasa bersalah karna mereka kedua anaknya bertengkar dan itu semua karna kekuasaan, harta dan ambisi di masalalu dan menjadikan masa sekarang penuh dengan musuh di mana - mana.
" CUKUP !!! PAPA PUSING DENGER KALIAN BERANTEM !! KAMU STELLA MAAFIN PAPA KARNA PAPA KAMU HIDUP GAK BEBAS SEPERTI SEKARANG !! KARNA HARTA, TAHTA, DAN AMBISI DI MASA LALU YANG MENJADIKAN PAPA DI PENUHI MUSUH ! PAPA GAK MAU KAMU KENAPA - KENAPA NAK !! PAPA NGASIH PENJAGAAN YANG KETAT DEMI KAMU NAK !! DEMI KAMU SUPAYA SELAMAT DIMANAPUN KAMU BERADA !!! " ucapan Abraham mampu membuat Stella menangis, gadis itu berpikir bukan karna orang tuanya dia seperti sekarang ini dan itu semuanya karna waktu dan takdir yang membuatnya seperti sekarang ini.
" maafib Stella pa, Stella gak maksud bilang begitu, Stella hanya ingin bebas seperti anak - anak pada umumnya. " ujar Stella dengan terisak dan langsung di peluk Racquel.
" mama tau sayang perasaan kamu, mama sama papa minta maaf karna kita kamu gak bisa bebas seperti anak - anak di luar sana, papa sama mama ngelakuin ini demi keselamatan kamu, papa sama mamam hanya gak mau kejadian dulu terulang lagi, mama sama papa sayang Stella. " ujar Racquel dengan memeluk erat putrinya itu dan Stella pun menangis di pelukan sang mama.
" maafin papa nak, sekarang Stella boleh pergi kemanapun tapi tetap ada penjagaan tapi entar papa bilang ke bodyguard papa buat jagain kamu dari jarak jauh. " ujar Danu Abraham dengan mengelus pucuk kepala sang putri.
" iyaa pa, makasih pa, Stella sayang papa sama mama. " ujar Stella dengan memeluk kedua orangtuanya.
" Ekhmm ... kakak gak di ajak nihh ? " ujar kevin dengan memelas.
" di ajak dong, sini kakak ku yang paling ganteng. " ujar Stella dengan merentangkan kedua tangannya dan kevin pun langsung memeluk adeknya itu di ikuti kedua orangtuanya dan mereka pun akhirnya berpelukan.
***
__ADS_1
Di malam hari di kediaman Wijaya, seorang gadia cantik sedang bersiap siap menunggu kehadiran sang kekasih dengan sedikit memelos bibirnya dengan liptin (maaf ya kalau tulisannya salah 🙏 soalnya author gak pernah make liptin ataupun komestik lainnya 😁)
" kok gua jadi deg - deg an begini ya, apa bener kak Kevin mau ajak aku ke pestanya tuhh cwek gegatelan, kalau iyaa sihh gak masalah sekalian gua mau manas- masin tuhh tuhh cwek. " ujar Anjel dengan menatap dirinya di depan cermin.
Tokkk ... tokk ... tokk
" sayang, di bawah sudah ada nak kevin nak. " ujar Raisya dari balik pintu.
" iyaa mom, sebentar mau ambil tas dulu. " ujar Anjel dengan langsung mengambil tasnya dan langsung membuka pintu kamarnya.
" cantik banget putrinya mommy ini ,mau kemana cantik. " ujar Raisya dengan menggoda sang putri dengan menoel dagu putrinya.
" ihh mommy mahh ... Anjel jadi malu tau. " ujar Anjel dengan menangkup kedua pipinya yang telah bersemu merah.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Good Afternoon guys
Jangan lupa like, vote dan juga komennya ya guys 🙏😊
__ADS_1
see you tomorrow guys 😘