Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Episode 111


__ADS_3

" pintunya di kunci, kita harus gimana ? " ujar mutiara dengan panik.


" kita jangan panik, tetap tenang kita cari cara supaya pintu ini tuhh terbuka tanpa diketahui mereka. " ujar anjel dengan melihat barang di sekitar yang bisa di gunakan untuk membuka pintu tersebut.


" ini bisa gak ? " ujar mutiara sambil menunjukkan sebuah palu.


" aduh muatira luhh pinter banget dehh, kalau luhh pake palu yang ada semuanya pada kesini dan luhh di tangkap. " ujar citra dengan gemas.


" ya udah sihh gua kan nanya doang sewot banget. " ujar mutiara sambil melempar palu.


prang


mereka berempat panik, palu yang di lempar mutiara mengenai sebuah vas bunga kecil dan itu membuat para cowok menghampiri mereka.


" suara apa ? " ujar danu dengan menatap mereka.


" tuhh sihh idiot lempar palu kena vas bunga. " ujar citra dengan geram.


" hehehehehe ... sorry, gua kan gak sengaja lagian siapa suruh tuhh vas bunga ada di situ jadi jatuhkan. " ujar mutiara yang malah menyalahkan vas bunga yang tidak bersalah.


" ehh gubluk, udah salah malah nyalahin vas bunganya lagi, kalau ketahuan gimana nihh ? " ujar citra dan seketika terdengar derap langkah mendekati mereka.


" mati kita,, gimana ini ? " ujar mutiara dengan panik.


" kita ngumpet di bawah tangga. " ujar derel dengan menarik anjel dan yang lainnya otomatis mengikuti mereka berdua.

__ADS_1


setelah mereka ngumpet di balik tangga, tiga pria bertubuh kekar pun datang.


" ini kenapa vas bunganya bisa jatuh ? " ujar pria bertubuh kekar yg satunya.


" mungkin kucing kali, ayo kasih makan tuhh cewek keburu bos marah. " ujar pria yang satunya lagi sambil membuka pintu gudang tersebut.


ketika kedua pria tersebut masuk, derel memutuskan untuk masuk dan memukul mereka dari belakang dan yang lain hanya saling memandang satu sama lain.


derel sudah bersiap dengan sebuah tongkat yang ia temukan tadi dan berancang ancang untuk memukul kedua pria berbadan kekar tersebut.


Bugh ~ Brukkk


detik berikutnya kedua pria berbadan kekar tersebut tergeletak di lantai karna tidak sadarkan diri.


" kau tak papa ? " ujar derel yang melepaskan lakban.


" gak papa kak, mksh dahh nolong stella. " ujar stella dengan berkaca kaca.


" iyaa, ayo sekarang kita keluar. " ujar derel sambil menarik tangan stella meninggalkan gudang tersebut tapi baru beberapa langkah mereka terhenti dengan kemunculan seorang wanita dan empat orang pria berbadan kekar sambil menodongkan senjata tepat ke arah mereka dan ke arah anjel, vero, danu, andre, mutiara, citra dan rubby yang telah di tangkap.


" wahh ... wahhh ... wahh, cepat juga ya kalian menemukan kami, ku akuin kalian memang pintar tapi kepintaran kalian tak sebanding dengan kepintaran kami. " ujar wanita tersebut dengan menyeringai.


" mau luhh apa ? " ujar derel to the point.


" mau gua simple, serahin wanita itu ke kami dan kalian akan kami bebaskan kecuali dia. " ujar wanita tersebut dengan menunjuk anjel dan stella.

__ADS_1


" sampai kapapun gua gak bakal serahin adek gua dan calon kakak ipar. " ujar derel yang berhasil membuat mereka semua terkejut dengan sebutan calon kakak ipar bagaimana pun derel tidak pernah setuju atau mengakui stella sebagai calon kakak iparnya melainkan calon istrinya.


" ternyata ****** ini pandai juga menggoda pangeran wijaya - " ujar wanita itu terpotong dengan suara tembakkan.


Doorr doorrr doorrr


.


.


.


.


.


.


.


Good night all


jangan lupa like, vote, dan komennya dan sampai berjumpa lagi di hari selasa 👋😘


see you guys 😘

__ADS_1


__ADS_2