
" MARILAH BERSENANG - SENANG !!! " teriak Veronica dengan sangat senang sedangkan yang lainnya mendengarnya seketika merinding.
" Go !! Go !! GO !!! " ujar Anjel dengan tak kalah kencangnya dengan terkekeh.
Dorr
Dorr
" Hati - hatilah nona. " ujar seorang wanita dengan menggunakan Gaun berwarna hitam yang menembak dari belakang musuh yang ingin menembak seorang Wanita.
" Terimakasih. " ujar Wanita tersebut yang tak lain Citra.
" You are welcome nona. " Ujar wanita bergaun hitam itu yang tak lain Fani yang mulai memasuki gedung setelah para musuh di luar telah tumbang dengan dirinya.
" Marilah kita tunjukkan kemampuan Three Angel's " Ujar Anjel yang menatap ke arah Veronica dan Fani.
Mereka membuat formasi lingkaran dengan saling membelakangi satu sama lain dan mulai untuk membidik musuh yang masih tersisa sedikit.
" Three Angel's !!! Mulai !!! " ujar Veronica dengan sangat kencang dan
Dorr
Dorr
Bugghh
Wushh
__ADS_1
Bughh
Bughh
Dorr
Dorr
Tembakan, tendangan dan pukulan mereka layangkan dengan sangat gesit sesungguh Mereka bertiga saling mengenal satu sama lain dan baru kali ini Veronica bertemu kembali dengan Fani teman semasa kecilnya.
" Tinggal tersisa lima lagi, Biar aku lah yang menembak mere- " terpotong sudahlah ucapan Veronica dengan suara tembakan.
Dorr
Dorr
Dorr
" Kau sungguh jahat Fani, kau menembak mereka bertiga !!! " ujar Veronica dengan murka.
" hahahaha ... kau terlalu lama girl. " Ujar Fani dengan tertawa.
" Kau sungguh ngeselin dan tinggal sisa dua biar aku yang tem- " lagi - lagi terpotong dengan suara tembakan yang berasal dari sebelahnya.
Dorr
Dorr
__ADS_1
" Kau sangat lambat, Ver. " ujar Anjel yang sudah menembak sisa musuhnya yang membuat Veronica tambah kesal.
" KALIAN BERDUA !!! " teriak Veronica dengan emosi sedangkan yang lain yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat sikap konyol ketiga wanita tersebut.
" apa ?!! kau mau marah dengan ku ?!! baiklah aku tak akan ceritakan bagaimana aku bisa ada disini !! " ujar Fani yang memandang Veronica.
" Bagaimana aku bisa marah ke kau Fani, kau kan teman kecil ku. " ujar Veronica dengan memendam emosinya dari pada sahabatnya ini tidak mau menceritakannya.
" Baiklah dan kau tidak mau memeluk ku ? " Ujar Fani yang merentangkan kedua tangannya.
" Fani !!! Hikss !! Hikss !! Aku sangat merindukan mu !!! " ujar Veronica dengan menangis dengan kencang dan langsung memeluk teman semasa kecilnya itu.
Sedangkan yang lainnya melihat itu hanya bisa menutup telinganya dan tersenyum melihat sikap akur ketiganya dan Anjel langsung menyusul memeluk ketiganya.
" kalian jahat tak mengajak ku. " ujar Anjel yang memeluk ketiganya.
" kau sangat baperan. " ujar Fani dengan memeluk Mereka berdua dan terjadilah peluk - pelukan antara mereka bertiga.
Sedangkan para tamu, keluarga dan para bodyguard hanya bisa melihatnya dengan tersenyum, mereka tidak menyangka cewek yang kelihatan lembut dan anggun ternyata pandai beladiri yang paling pentingnya mereka jago menembak dengan pas sasaran.
" Apakah kalian mau terus berpelukan ? " ujar Anjel yang sudah sesak akibat di peluk terlalu erat oleh Fani.
" Hehehe ... gak lahh, btw kamu harus ceritain lohh, Fan. bagaimana kamu bisa kenal Anjel dan kamu juga harus kasih tau aku bagaimana kamu pandai beladiri plus nembak. " ujar Veronica dengan melirik keduanya.
" siap komandan. " ujar mereka berdua serempak dengan hormat dan tak lama kemudiah berubahlah dengan gelak tawa mereka bertiga.
" hahahahahahahha ... ini konyol ... " Tawa mereka pecah melihat sikap konyol dirinya sendiri.
__ADS_1
Jangan lupa Like end Votenya
see you tomorrow guys 😘