
" Maafin gua ya kalau ada salah sama luhh, gua pasti kangen sama luhh. " ujar Anita dengan memeluk Veronica.
" Iyaa, gua juga minta maaf kalau ada salah dan gua juga pasti kangen sama miss julid ini. " ujar Agustin dengan terkekeh setelah pelukan mereka lepas.
" wkwkwk ... tapi luhh sayang kan sama miss julid ini. " ujar Anita mencoba untuk tertawa dan yang lainnya ikut terkekeh walaupun hatinya sedang sedih.
" Udahlah kenapa jadi mellow begini sihh, lagian kan kita bakal ngabisin waktu seminggu bareng Agustin di Korea. " ujar Anjel mencoba untuk tersenyum.
" iyaa juga ya, luhh sihh awalnya bikin mellow. " ujar Veronica dengan memukul pundak Anjel sambil terkekeh dan yang lainnya pun ikut terkekeh.
" Sudah ayo berangkat, mommy gak sabar mau cepet sampai. " ujar Raisya dengan mencoba mengalihkan perhatian agar semuanya tak lagi bersedih.
" jadi mommy yang semangat. " ujar Anjel dengan terkekeh.
" Ya udah ayo, kali ini kita naik pesawat pribadi om aja ya biar kita cepet sampai dan bisa beristirahat. " ujar pratama dan di angguki yang lainnya tanda setuju dan mereka pun langsung memasuki pesawat pribadi Keluarga wijaya.
__ADS_1
Setelah take off, pesawat mereka pun mulai lepas landas dari bandara Soekarno hatta menuju Korea selatan.
" Guys main kartu yuk, nihh gua bawa kartunya. " ujar Anita dengan menunjukkan kartu Uno.
" kuyy lahh, dahh lama gak main uno. " ujar Veronica dengan antusias.
" Btw Agustin mana ? " ujar Stella yang bingung mencari keberadaan sahabatnya.
" Ehh iyaa, kemana ya Agustin ? " ujar Veronica dengan melirik ke arah samping dan kanan.
" Tadi dia minta ijin ke toilet. " ujar Anjel yang baru datang dengan membawa minuman kaleng.
" gua susul Agustin dehh. " ujar Anjel yang meletakkan minuman kalengnya di atas meja.
" Ya sudah. " ujar serempak mereka dan Anjel pun langsung menuju ke toilet.
__ADS_1
Belum sampai di toilet Anjel melihat Agustin sedang berdiri memandangi pemandangan dari balik jendala pesawat dengan sesekali meneteskan air matanya dan Anjel yang melihatnya jadi bertanya tanya kenapa sahabatnya ini bersedih ?.
" Lo kenapa ? " ujar Anjel dengan menepuk bahu Agustin yang berhasil membuat gadis tersebut terkejut.
" Ahh .. lo ngangetin aja, gua gak papa. " ujar Agustin dengan tersenyum dan menghapus air matanya.
" Gak papa tapi nangis. " ujar Anjel dengan memandang ke luar jendela melihat pemandangan laut yang sanga cantik yang membentang.
" Gua sedih aja ninggalin kalian, sebenarnya gua gak mau ke korea tapi karna masalah itu gua harus pindah. " ujar Agustin terlihat sendu mengingat kejadian yang tak akan pernah ia lupakan sepanjang waktu.
" Masalah apa ? kenapa gak cerita ke kita ? gua tau semua masalah gak selalu di ceritakan tapi kita sahabat, Fungsinya memiliki sahabat untuk membagi semua suka dan duka bersama. " ujar Anjel yang mulai memandang Agustin.
" Maafin gua, gua gak bisa cerita sekarang, kalau gua udah siap bakal cerita ke kalian. " ujar Agustin dengan sendu.
" No problem, gua selalu nunggu lo cerita, yuk main uno udah di tunggu yang lain. " ujar Anjel dengan menarik Agustin menuju ke ruang kartu.
__ADS_1
Sekedar info mulai besok mungkin author akan up malam atau bisa jadi tidak sama sekali up dan terus tunggu kisah selanjutnya ya dari mereka 😊
see you tomorrow guys 😘