
Halo, Good Night Readers setia K.O.K
Jangan lupa ya selalu dukung author agar cerita ini makin populer dan pastinya itu semua perlu dukungan kalian dengan cara like end votenya 🙏😊
Happy Reading Guys 😚
^^^
" Thank mom, Anjel Sayang mommy. " ujar Anjel dengan memeluk erat sang mommy dengan terisak.
Sedangkan di Jakarta, tepatnya di sebuah butik seorang wanita cantik dengan tubuh yang terlihat sangat gemuk sedang melakukan fitting gaun pernikahan dengan di temani seorang laki - laki tampan yang tengah duduk di sofa sambil memainkan ipadnya dan kedua pasangan tersebut yang tak lain kevin dan shinta, mantan kekasih Kevin yang dulu pernah mengkhinati cintanya dengan berselingkuh dengan teman rekan bisnisnya sendiri.
" Sayang, gimana gaunnya bagus gak ? " ujar Shinta dengan tersenyum dan berputar putar di hadapan kevin yang masih sibuk dengan ipadnya.
__ADS_1
" Ihh sayang, lihat dulu. " ujar Shinta yang merengek sambil menurunkan ipad yang di pegang kevin.
" Hmm. " hanya deheman yang keluar dari mulut Kevin yang kini sibuk kembali dengan ipadnya, kalau bukan karna anak yang di kandung shinta anaknya dia gk bakal pernah mau menikahi perempuan tersebut yang tidak sama sekali ia cintai dan di hatinya tetap tersimpan nama seorang gadis cantik yang sudah menemaninya selama 2 tahun di kala susah dan senengnya yang tak lain Anjel Cecilia Wijaya.
" Kamu kok gitu sihh, kasihan anak kita, dia kan ingin di perhatikan dengan ayahnya. " ujar Shinta dengan memeluk lengan kevin dengan manja.
" Menjaulah dariku, walaupun hasil test menunjukkan kalau itu anak ku, tetap saja aku tak pernah mengakui anak itu dan aku yakin pada malam itu aku tak melakukan hal itu. " ujar Kevin yang menampik tangan shinta dari lengannya.
" Kenapa ? kenapa kau tak bisa menerima dan juga anak ini ? kenapa Kevin ? " ujar shinta yang berpura pura menangis.
" Karna kau masih mencintainya ? kenapa kau tak belajar mencintaiku ? " ujar shinta yang terlihat emosi.
" Ya, aku masih mencintai dia. karna aku tak bisa mencintai kau atas apa yang pernah kau lakukan. " ujar kevin yang mendorong shinta dan untuk di tahan oleh sekeretaris Kevin, Gino. kalau tidak shinta sudah terjatuh dari tangga yang bisa mengakibatkan keguguran.
__ADS_1
" Hahahaha ... sedih sekali nasib ku ini, kau tidak pernah berubah Kevin, kau masih tetap mencintainya. " ujar Shinta dengan tertawa yang terdengar sangat kasihan.
" Kau antarkan dia pulang. " ujar Kevin dengan menyuruh Gino dan ia pun berjalan menuju mobilnya.
" Aku akan tetap mencintai mu, Vin dan aku akan terus melakukan segala cara agar bisa mendapatkan cintaimu. " batin shinta dengan tersenyum licik.
Sedangkan Kevin sudah melajukan mobilnya menuju ke perusahaannya untuk menenangkan segala pikirannya dan kerinduannya akan kekasihnya dan ia pun memberhetikan mobilnya tepat di pintu utama perusahaannya.
" Parkirkan dengan benar. " ujar Kevin yang langsung menyerahkan kunci mobilnya kepada securitynya.
" Baik tuan. " ujar security tersebut dengan membungkuk hormat dan Kevin pun langsung berjalan menuju lift tanpa memperdulikan para karyawannya yang menyapa dirinya.
Setelah Kevin masuk kedalam lift menuju lantai 20 dimana lantai tersebut merupakan ruangan Ceo yang merupakan ruangan dirinya dan di samping ruangannya merupakan ruangan sekretarisnya sekaligus tangan kanannya yang tak lain Gino, semua karyawan yang melihat Kevin sudah memasuki lift langsung bergosip.
__ADS_1
See you tomorrow guys 😘