
ketiga gadis tersebut pun langsung masuk ke dalam sebuah mobil agya bewarna kuning yang di kendarai oleh mutiara dengan dengan citra di sampingnya dan stella yang berada di belakang. mobil tersebut pun melaju meninggalkan sekolah tersebut yang sudah sangat sepi.
Di dalam perjalanan menuju ke rumah anjel, suasana di dalam mobil yang hening yang hanya terdengar suara mesin mobil tersebut pun pecah ketika stella bertanya tentang yang dia tanyakan di sekolah dengan kedua gadi tersebut.
" cit, gimana ? soal kenapa anita benci sama anjel . " ujar stella yang memecahkan keheningan.
citra yang mendengar itu pun seketika melirik ke arah mutiara, mutiara yang seakan tau lirikan tersebut pun seketika menganggukkan kepalanya sebagai tanda setuju bahwa stella berhak tau kejadian yang sebenarnya. citra yang melihat anggukan kepala mutiara seketika menghela nafas yang sangat panjang dan mulai menceritakannya.
" jadi gini, stel. " ujar citra yang mulai menceritakannya.
flashback on
Di sebuah mansion mewah yang berada di kota X, kedua gadis remaja sedang melakukan renang dengan diselangi tawa.
sekitar setengah jam mereka berenang mereka memutuskan untuk membilas tubuh mereka dan berkumpul di bangku santai di depan kolam renang, mereka berdua pun saling bercerita.
" njel ? " ujar anita yang coba memanggil anjel, anjel yang sedang meminum pun menengok ke arah anita.
" kenapa ? " ujar anjel dengan menatap serius ke arah anita.
" aku mau cerita ke kamu. " ujar anita sambil menatap ke arah anjel.
" mau cerita apa ? " ujar anjel sambil meminum jus yang sudah ia bawa sebelum mereka berenang tadi.
" aku mau tunangan sama brian dua hari lagi. " ujar anita yang membuat anjel tersedak karena kaget.
__ADS_1
" uhhukkk ... kamu beneran, nit ? mau tunangan sama brian ? " ujar anjel sambil menatap tak percaya.
mutiara dan citra yang sudah berada di belakang mereka pun kaget tak percaya dan mereka berdua pun saling memandang satu sama lain. pasalnya mutiara, citra dan anjel sudah tau kalau brian akan menjauhkan anita karna paksaan bundanya anita.
" iya, bener. emang kenapa sihh ? " ujar anita dengan menatap heran ke arah anjel.
anjel yang bingung harus menjawab apa seketika menatap ke arah belakang dan melihat mutiara dan citra sedang mematung, seketika anjel pun memanggil mereka, mereka yang di panggil oleh anjel pun menghampiri mereka.
" kalian berdua ngapain di situ ? kenapa nggak langsung samperin gua sama anita aja ? " ujar anjel.
" iya, kenapa kalian nggak ke sini aja dari tadi ? kenapa harus diam di sana ? " ujar anita dengan menatap ke arah mutiara dan citra secara bergantian.
" kkk ... kita baru datang kok tadi, kebetulan tadi kita denger obrolan kalian jadi kita nggak enak mau samperin kaliannya dan memutuskan untuk nunggu obrolan kalian selesai, iya kan cit ? " ujar mutiara dengan gugup dan menatap ke arah citra. citra yang mendapat tatapan tajam dari sahabatnya pun seketika tau dan membalas dengan anggukan.
citra yang mendengar jawaban dari anjel pun memutuskan untuk duduk di samping anjel dan di susul dengan mutiara yang duduk disamping anita.
setelah mereka berdua duduk dan anita kembali membicarakan soal tadi yang sempat tertunda.
" anjel ..., tadi kamu belum jawab pertanyaan aku ? " ujar anita dengan menatap ke arah anjel.
" nggak apa" kok, nit. " ujat anjel dengan tersenyum paksa.
" serius ? " ujar anita yang masih menatap ke arah anjel dengan tatapan tak percayanya.
" iya, aku serius kok, nit. " ujar anjel dengan menjawab dengan suara yang di buat tenang.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
Hai, readers 👋
author cuma mau mengingatkan kalian untuk tidak menjadi silent readers yang cuma membaca tanpa like dari kalian dan coba untuk menghargai para author yang sudah merelakan waktunya untuk menulis satu part cerita.
jadi tolong hargai para author yang sudah capek" nulis di setiap partnya dengan like, vote, share dan komen dari kalian dan terimakasih kepada kalian yang sudah like di setiap part cerita ini 🙏🙏
Tetap tunggu kelanjutan dari kisah anjel, kevin dkk.
see you tomorrow, guys 😘
__ADS_1