
" GAK MAU !!!" ujar Anjel tak kalah kencangnya dan langsung mengemudikan mobilnya meninggalkan mansion tersebut.
Sesampainya di sekolah, semua mata memandang dengan terpukau akan kedatangan ketujuh mobil mewah dan tak lama kemudian turunlah ketujuh gadis cantik dari mobil mewah itu yang tak lain Anjel, Stella, Citra, Mutiara, Veronica, Agustin dan juga Anita.
" wahh bisa kompak ya datangnya. " ujar Veronica dengan tertawa.
" iyaa padahal gak janjian kita lohh. " ujar Mutiara dengan ikut tertawa.
sedangkan semua siswa dan siswi menatap bingung pasalnya kedua geng gadis tersebut tak pernah akur tapi sekarang mereka melihat mereka akur bahkan tertawa.
" Skuyy lahh ke kelas. " Ujar Agustin.
" kuyy, bentar dulu dahh, luhh kenapa stel diam aja. " ujar Mutiara dengan menatap bingung sahabat satunya ini yang selalu diam sejak tadi dan semuanya langsung menatap ke arah Stella.
" gua gak papa. " ujar Stella dengan berjalan menuju ke kelas dan di susul kedua temannya.
Di perjalanan menuju ke kelas, banyak pasang mata yang melihat mereka dengan tatapan kagum, iri, bahkan ada yang memandang tak suka dengan kehadiran ketujuh gadis tersebut, tapi ketujuh gadis tersebut hanya acuh.
" oyy ... itu Stella ngapa sihh ? " ujar Mutiara setengah berbisik.
" gua juga gak tau. " ujar Citra dengan bingung melihat perubahan sahabatnya itu.
" mungkin ada masalah kali. " ujar Agustin menimpali.
" kalau ada masalah seharusnya ngomong dong, kan peraturan geng kita tuhh kalau ada masalah di bicarakan baik - baik jangan di pendam sendiri. " ujar Veronica dan yang lain pun setuju dengan apa yang dikatakan Veronica.
__ADS_1
" mungkin masalah pribadi kali, atau jangan - jangan ini ada sangkut pautnya sama kakak gua. " ujar Anjel dengan menatap keenam sahabatnya.
" bisa jadi, makanya dia gak mau cerita. " ujar Anita.
" coba luhh deketin Stella, njel siapa tau dia mau cerita ke luhh kan. " ujar Mutiara dan di angguki mereka semua.
" oke nanti di kelas coba gua tanyain. " ujar Anjel dengan menatap keenam sahabatnya.
Sesampainya di kelas 12 mipa 1 mereka langsung memilih tempat duduk yang kosong kebetulan sekali mereka satu kelas, mereka duduk di barisan tengah di paling belakang, posisi mereka Anita Dengan veronica di depan Citra dengan Mutiara, di bagian belakang veronica dan Anita di isi dengan Anjel dan Stella sedangkan Agustin berada di samping kanan Anita dengan seorang cewek yang berpenampilan seperti kutu buku.
" halo boleh duduk disini ? " ujar Agustin yang menanyakan gadis kutu buku tersebut.
" i-iya boleh. " ujar gadis tersebut dengan canggung, gimana tidak canggung salah satu anggota cewek terpopuler di sekolahnya mau duduk sebangku dengan seorang kutu buku seperti dirinya.
" kenalin Agustin sinambella biasa di panggil bella atau Agustin juga boleh. " ujar Agustin dengan mengulurkan tangannya dengan tersenyum.
" sans aja kali, gak usah takut gitu, gua gak makan orang ko. " ujar Agustin dengan sedikit terkekeh.
" iii- iyaa maaf. " ujar Cika dengan menunduk.
" sans aja kali cik, btw kita boleh kan temenan ? " ujar Agustin dengan menatap cika yang masih menunduk.
" maaf bukannya gak mau, tapi gak mungkin saya yang seorang kutu buku berteman dengan cewek populer di sekolah. " ujar cika lirih.
" hahahahaha ... ngakak banget sama luhh, masih aja mikirin begituan, lagian yang namanya teman tuhh gak mandang popularitas seseorang kali. " ujar Agustin dengan tertawa terbahak bahak yang berhasil membuat semua murid di kelas itu memandang mereka, ada yang memandang dengan kagum karna seorang kutu buku bisa dekat dengan salah satu cewek populer, ada juga yang memandang sinis karna gak suka dengan sikap so asik gadis kutu buku itu dan ada juga yang memandang tajam mereka.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Selamat malam guys
jangan lupa ya selalu jaga kesehatan kalian di manapun kalian berada dan jangan lupa selalu pakai masker kalian saat berpergian.
__ADS_1
Jangan lupa selalu dukung author dengan cara like, vote dan ratenya 😊
see you tomorrow guys 😘