Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Episode 68


__ADS_3

" adik - adik kakak sama sahabat kakak pulang dulu ya, kalian jangan lupa selalu bantu hu na jangan nyusahain bu na ya. " ujar anjel yang mulai mengusap kepala anak - anak panti.


" siap kak anjel. " ujar serempak anak - anak panti dan anjel membalas dengan mengangkat jempolnya dan tersenyum.


" kalian hati - hati ya. " ujar bu na yang melihat anjel dan ketiga sahabat sudah mulai keluar panti.


" KAK ANJEL TUNGGU. " teriak mona yang belari ke arah keempat gadis cantik yang mulai keluar dan langkah mereka terhenti karna suara panggilan mona.


" kak ini buat kak anjel. " ujar mona yang memberikan kalung yang berliontin huruf A & M.


" ini buat kak anjel ? " ujar anjel yang memegang kalung tersebut.


" iyaa, ini buat kak anjel, mungkin ini bukan kalung yang mahal yang mona berikan ke kak anjel tapi ini buat tanda kenangan - kenangan dari mona buat kak anjel, kalau kak anjel kangen sama mona kak anjel bisa genggam erat kalung itu maka mona akan merasakan kehangatan pelukan kak anjel, sebaliknya kalau kak anjel mencium kalung itu mona akan meresakan ciuman yang kak anjel berikan. " ujar mona yang menjelaskan panjang lebar.


" kakak janji akan jaga kalung ini dengan baik - baik, mona juga janji ya harus jaga boneka teddy itu buat kakak. " ujar anjel yang mengulurkan jadi kelingkingnya untuk berjanji dan mona pun langsung menyambutnya.


" mona janji. " ujar mona dengan tersenyum manis.


" Ya udah kak anjel pergi dulu ya, mona harus jaga kesehatan mona di sini, bantu adik - adik mona semuanya dan juga bantu bu na ya. " ujar anjel yang mengusap pucuk kepala mona.


" iyaa kak, kakak sama teman kakak hati - hati ya Jangan ngebut - ngebut ya kak. " ujar mona yang menasehati anjel dan teman - temananya.


" siap bu bos, laksanakan. " ujar anjel dengan sikap hormat yang berhasil membuat mona tertawa dan semua orang yang melihat nya.

__ADS_1


keempat gadis tersebut pun kembali berjalan ke arah mobil mereka di parkir dan langsung melajukan mobil tersebut meninggalkan panti tersebut menuju ke tempat lain.


ketika di depan lampu merah, anjel yang melihat anak kecil yang sedang mengamen pun langsung memanggilnya.


" dek ... sini. " ujar anjel yang setengah berteriak dan anak kecil itu pun langsung menghampiri ke arah mobil anjel.


" ada apa ya kak ? " ujar anak kecil tersebut yang sudah berada di samping mobil anjel.


" ini buat kamu. " ujar anjel sambil memberikan nasi box dan juga kue ke anak kecil tersebut.


" makasih ya kak. " ujar anak kecil tersebut sambil tersenyum.


" iyaa, kamu sendiri aja ? " ujar anjel yang menatap ke arah anak kecil tersebut.


" sebenernya saya sama teman saya kak, tapi kebetulan kan lampu berubah merah jadi kita berpencar buat ngamen kak. " ujar anak kecil tersebut yang menjelaskan.


" teman saya cuma lima kak. " ujar anak kecil tersebut.


" oke, ini buat teman - teman kamu. " ujar anjel yang memberikan kantong yang dalamnya berisi nasi box dan kue untuk lima orang.


" makasih ya kak, kalau gitu sama permisi dulu mau kembali ngamen dulu. " ujar anak kecil tersebut.


" makasih ya kak, kalau gitu sama permisi dulu mau kembali ngamen dulu. " ujar anak kecil tersebut.

__ADS_1


" Iyaa, hati - hati ya. " ujar anjel yang mengelus pucuk kepala anak kecil tersebut dan anak kecil itu pun hanya tersenyum.


setelah anak kecil itu pergi tidak lama kemudian lampu berubah menjadi hijau dan anjel pun langsung melajukan mobilnya sebenernya mereka berpencar untuk membagi bagikan baksos sendiri - sendiri dan berkumpul kembali di taman flower.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hai, readers


author mohon maaf karna kemarin author tidak up soalnya author sedang dalam keadaan yang tidak baik dan hari ini author akan up 2 Episode sekaligus dan sedikit info author tidak akan tamat di Episode 168.

__ADS_1


terus selalu dukung author dengan cara Terus kasih author like, vote, Tip dan juga komen kalian di setiap selesai membaca.


see you tomorrow guys 😘


__ADS_2