
" hahahahaha ... ngakak banget sama luhh, masih aja mikirin begituan, lagian yang namanya teman tuhh gak mandang popularitas seseorang kali. " ujar Agustin dengan tertawa terbahak bahak yang berhasil membuat semua murid di kelas itu memandang mereka, ada yang memandang dengan kagum karna seorang kutu buku bisa dekat dengan salah satu cewek populer, ada juga yang memandang sinis karna gak suka dengan sikap so asik gadis kutu buku itu dan ada juga yang memandang tajam mereka.
sedangkan keenam sahabatnya yang mendengar itu langsung menghampiri mereka berdua begitu juga Stella yang mood nya sudah kembali baik.
" seneng gak ngajak - ngajak luhh. " ujar Veronica dengan duduk di bangku depan Agustin.
" hooh, ngomongin apa sihh kayanya ngakak banget. " ujar Anita dengan berdiri di samping veronica dan dia angguki oleh semuanya. .
" ini lohh sihh cika ngakak banget sumpah, masa dia masih mandang berteman sama orang karna popularitasnya, lagian juga gua kan berteman gak memandang orang mau dia gelandangan kek mau dia pengemis, anak jalanan, anak orang miskin, anak koruptor gua gak peduli yang penting dia itu baik. " ujar Agustin yang menjelaskan.
" maksudnya gimana ? " ujar Stella yang masih bingung.
" gini lohh Stel, jadikan gua tadi kenalan sama sihh cika terus gua ajak kan berteman ehh dia bilang gak mungkin seorang kutu buku kaya dia berteman sama cewek populer kaya kita. " ujar Agustin dan berhasil membuat semua sahabatnya tertawa.
" gak papa kali sans aja cik, lagian kita gak kaya cewek yang mandang harta atau martabar seseorang, kita mahh mau aja berteman sama semuanya asal mereka baik untuk kita. " ujar Anjel dengan menepuk pundak cika, cika yang mendengarnya ada rasa bahagia karna apa ternyata yang selama ini dia pikirkan tentang mereka semua yang sombong ternyata salah mereka bahkan orangnya asik dan baik.
" iyaa sans aja kali say, btw kenalin gua Mutiara yang paling cantik disini. " ujar Mutiara yang berhasil mendapat lemparan kertas dari veronica.
" apa sihh sirik ae karyawan. " tambah Mutiara dengan melempar balik kertas tersebut.
" kalau gua stella salken ya. " ujar Stella dengan mengulurkan tangannya dan langsung di balas oleh cika sambil menyebutkan namanya.
" kalau yang ini Anita namanya. " ujar Agustin yang menunjuk Anita yang berdiri di samping veronica.
__ADS_1
" kalau yang lagi duduk di depan kita namanya Veronica biasa di panggil vero. " ujar Agustin yang memperkenalkan Veronica dan veronica membalasnya dengan senyuman.
" kalau yang itu Anjel, terus yang di sampingnya namanya Citra. " ujar Agustin dengan menunjuk Citra dan Anjel.
" salken ya cika. " ujar Anjel dengan tersenyum manis.
" iyaa salken. " ujar cika dengan malu - malu.
" ohh iya btw nanti istirahat bareng kita aja, ya gak girl. " ujar Anjel dan di balas anggukkan oleh keenam sahabatnya.
" ehh gak usah, nanti cika istirahat sendiri saja. " ujar cika dengan menunduk.
" udah tenang aja gak bakal ada yang bully kamu selagi ada kita. " ujar Stella dengan merangkul pundak cika.
Di hari pertama masuk sekolah, mereka tidak belajar, mereka di suruh berkenalan satu persatu dengan maju kedepan dan setelah itu mereka di suruh membuat sesuatu kartu ucapan tentang selama mereka bersekolah di sini.
sampai waktu istirahat berbunyi, semua murid pun mengumpulkan kartu ucapan tersebut, satu persatu murid di kelas tersebut keluar begitu juga Anjel dkk.
selama di perjalanan menuju kantin banyak pasang mata tidak suka melihat kutu buku jalan bareng dengan cewek populer di sekolah tersebut, tapi ada juga yang memandang terkejut karna jarang - jarang seorang cewek terpopuler mau bergaul dengan seorang kutu buku, ketuju gadis tersebut yang melihatnya tidak peduli tapi berbeda dengan cika yang merasa takut di tatap dengan tajam dan sinis oleh murid - murid lain.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Halo, selamat sore guys
jangan lupa ya selalu tekan like di setiap selesai membaca, bagi kalian yang suka dengan cerita author ini bisa memberikan vote kalian sebagai kalian mendukung author, dan juga jangan lupa komennya ya guys 😊
__ADS_1
see you tomorrow guys 😘