Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Episode 134


__ADS_3

" luhh gak bisa ngomong ? " ujar Kenzo dengan tatapan dinginnya sedangkan Cika tidak memperdulikan tatapan yang menusuk itu dan langsung kembali membaca bukunya.


sedangkan kenzo menatap tajam ke Cika karna mengabaikan dirinya yang tak pernah sekalipun di abaikan orang lain termasuk para ciwi yang selalu mengejar - ngejar dirinya dan kedua sahabatnya hanya menahan tawa melihat bos mereka sekaligus sahabat mereka di kacangi oleh seorang cewek yang biasa selalu mengejar - ngejar sahabatnya itu.


Sampai waktu istirahat pun tiba, semua murid berhamburan ke kantin dan ada juga yang tetap di dalam kelas seperti anjel dkk dan juga kenzo dkk.


" girl kantin yuk. " ujar Agustin dengan menghampiri Anjel dan menatap yang lainnya.


" kuyy lahh dahh laper nihh gua. " ujar Mutiara dengan mengelus perutnya.


" bentar tanggung nihh. " ujar Stella yang sedang menulis tugas yang sedikit lagi selesai.


" kuyy lahh. " ujar Anita dengan bangkit dari duduknya dan menghampiri Agustin.


" selesai, kuyy lahh tapi temenin gua dulu ke ruang guru ngumpulin nihh buku. " ujar Stella dengan memegang buku tulisnya.


" ayo, cik. " ujar Anjel yang menghampiri Cika.


" aku di kelas aja dehh. " ujar Cika dengan menatap Anjel sedangkan Kenzo dkk hanya menatap mereka.


" ayo lahh cik. " ujar Stella dengan pupy eyesnya.


" pasti berhasil nihh. " batin Anita yang melihatnya pasti tidak akan bisa menolaknya. .


" oke lahh. " ujar Cika yang bangkit dari duduknya dan stella pun tersenyum.


Mereka berdelapan pun pergi meninggalkan kelas tersebut menuju ke ruang guru sedangkan Kenzo dkk langsung menuju ke kantin.

__ADS_1


Tokk ... tok ...


" Permisi bu. " ujar Stella sambil masuk kedalam ruang guru.


" ada apa neng ? " ujar salah satu guru bahasa sunda.


" ini bu mau ngumpulin tugas fisika di meja Bu Dewi. " ujar Stella dengan sopan.


" taro aja neng di mejanya, Bu Dewinya udah pulang tadi soalnya anaknya sakit. " ujar guru bahasa sunda tersebut.


" baik bu, permisi. " ujar Stella dengan menbungkukkan badannya dan berjalan ke meja walasnya sekaligus guru fisika.


Sedangkan ketujuh sahabatnya menunggu di luar karna tidak enak kalau mereka masuk ramai - ramai, setelah menaruh tugas di meja walasnya Stella pun langsung keluar dari ruang guru tersebut.


" kuyy lahh kantin. " ujar Stella yang sudah keluar dari ruang guru tersebut.


" skuyy laper nihh. " ujar Mutiara dengan memelas.


Sesampainya di kantin ternyata kantinnya sudah ramai di penuhi para siswa dan siswi dan akhirnya mereka memutuskan untuk duduk di meja di tengah - tengah yang masih kosong.


" biar aku yang pesenin ya. " ujar Cika dengan menatap mereka semua.


" gak usah biar gua aja. " ujar Veronica dengan bangkit dari duduknya dan di tahan cika.


" biar aku aja ver, lagian kalian juga dahh sering pesenin kan buat aku dan sekarang biar aku yang pesenin buat kalian. " ujar Cika dengan menatap mereka sambil tersenyum, gadis itu beruntung bisa kenal dengan mereka bertujuh yang bisa menerima apa adanya gadis itu.


" ya udah, aku pesen bakso sama es jeruk aja, Cik. " ujar Veronica.

__ADS_1


" aku samain aja kaya vero, cik. " ujar Stella dengan tersenyum.


" kalau aku mie ayam sama jes apel ya, cik. " ujar Agustin.


" aku samain aja kaya Agustin. " ujar Anita.


" kalau gua samain aja kaya sihh vero, tapi gua bantuin ya bawanya kan banyak banget pasti ribet. " ujar Anjel dengan menarik tangan Cika menuju ke tukang bakso.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan komennya ya guys 😊


see you tomorrow guys 😘


__ADS_2