
sampai waktu istirahat berbunyi, semua murid pun mengumpulkan kartu ucapan tersebut, satu persatu murid di kelas tersebut keluar begitu juga Anjel dkk.
selama di perjalanan menuju kantin banyak pasang mata tidak suka melihat kutu buku jalan bareng dengan cewek populer di sekolah tersebut, tapi ada juga yang memandang terkejut karna jarang - jarang seorang cewek terpopuler mau bergaul dengan seorang kutu buku, ketuju gadis tersebut yang melihatnya tidak peduli tapi berbeda dengan cika yang merasa takut di tatap dengan tajam dan sinis oleh murid - murid lain.
Sesampainya mereka di kantin, mereka langsung duduk di paling pojok katanya sihh agar enak buat ngobrol, tapi tidak dengan Cika yang masih berdiri dan enggan untuk duduk karna melihat tatapan tajam dari tiga orang gadis yang sangat ia takutin.
" lohh kenapa, cik ? " ujar Agustin yang memandang aneh teman barunya itu.
" gak papa, aku duduk di tempat lain aja ya ? " ujar Cika yang menatap memohon ke arah Agustin.
" udah duduk aja. " ujar Anjel sambil menarik cika duduk di samping dirinya dan cika pun hanya pasrah.
" pada mau pesen apa ? biar gua yang pesenin. " ujar Anita sambil berdiri.
" gua bakso sama es jeruk. " ujar Agustin.
" gua mie ayam sama es jeruk dehh, nit. " ujar Veronica dengan menatap Anita.
" kalau gua samain aja kaya sihh Agustin. " ujar Mutiara dengan melirik Agustin.
" gua samain aja kaya mutiara. " ujar Anjel.
" gua samain aja kaya Vero. " ujar serempak citra dan stella.
" ohh oke, silahkan di tunggu ya nona - nona. " ujar Anita dengan tertawa dan langsung pergi.
__ADS_1
" emang dasar sihh nit - nit. " ujar Agustin dengan menatap sahabatnya itu yang lagi berjalan menuju tukang bakso.
Di saat mereka lagi mengobrol asik sambil menunggu Anita datang, seketika mereka di kagetkan dengan seorang gadis yang memukul meja mereka dan berhasil membuat penghuni kantin memandang mereka termasuk Anita yang lagi memesan makanan.
" heyy cupu, luhh berani banget ya duduk di sini. " ujar seorang gadis yang di ketahui pemimpin dari mereka bertiga.
" wow ... ada yang berani nihh mukul meja kita. " ujar Agustin yang sangat emosi melihat gadis tersebut yang seenaknya ngatur cika teman barunya.
" gua gak ada urusan sama luhh, jadi luhh gak usah ikut campur. " ujar gadis tersebut yang di ketahui bernama fanya.
" ohh gitu ya, jadi gua harus diam aja gitu, lihat luhh yang seenaknya datang terus mukul meja kita dan luhh juga seenaknya ngatur sihh cika. " ujar Agustin yang langsung bangkit dari duduknya dan menghampiri gadis tersebut.
" suka - suka gua dong, tangan - tangan gua mau mukul meja luhh kek atau mau mukul meja yang lain kek seterah gua, masalah luhh apa ? " ujar Fanya dengan mendorong Agustin.
Prokkk ... prokk ... prok
keenam sahabatnya termasuk anita yang melihat dari jarak jauh seketika merinding membayangkan waktu itu veronica pernah membuat seorang cewek yang membuly agustin dulu masuk ke rumah sakit karna ulah bar - bar temannya itu.
" wahh ... wahh ... wahh, gua akuin luhh sangat berani, tapi yang perlu luhh tau, JIKA LUHH MACAM - MACAM SAMA SAHABAT GUA INGET GUA AKAN BUAT LUHH MASUK RS. " ujar veronica dengan memandang tajam fanya.
" hello ... bukan gua yang nyari gara - gara duluan tapi teman luhh tuhh yang so - so an jadi pahlawan, gua hanya mau bawa nihh cupu gak ada urusannya sama kalian. " ujar Fanya dengan langsung menarik cika tapi baru saja melangkah tangan Fanya langsung di tarik Veronica hingga gadis itu pun jatuh.
" bukannya gua dahh bilang, jangan ganggu teman gua, ngerti kan bahasa Indonesia ? " ujar Veronica dengan mencengkram dagu Fanya.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hello guys
author khusus hari ini akan up 2 episode buat kalian semuanya, jadi di tunggu ya 1 episode lagi yang insyaallah author akan up malam hari dan juga ada kejutan yang akan menanti di episode selanjutnya.
untuk visual tokoh - tokoh baru, author masih mencari yang cocok sama karakter mereka jadi tunggu ya guys dan juga jangan lupa like, vote dan juga komennya 😊
__ADS_1
see you guys 😘