
Assalamualaikum dan Good Night Guys
maaf ya author baru bisa up jam segini dan sepertinya sampai hari Sabti depan author akan up seperti sekarang di malam hari dan jangan lupa like end votenya.
Happy Reading Guys 😊
^^^^
Setelah melakukan penerbangan cukup lama, mereka pun mendarat di Incheon International Airport(ICN), bandara terbesar di Korea. Bandara tersebut mulai beroperasi sejak tahun 2001, menggantikan Gimpo International Airport sebagai bandara utama yang melayani penerbangan Internasional di area kapital kota Seoul, Korea Selatan.
Mereka pun mulai turun satu persatu dari pesawat dengan membawa koper masing - masing yang setelah itu koper mereka pun di bawakan oleh para pengawal yang di tugaskan untuk melindungi mereka selama di Korea.
" Korea !!! I Love You !!! " ujar Mutiara dengan berteriak sambil merentangkan kedua tangannya di udara.
" Korea ... My oppa I'm Come back. " ujar Anjel dengan tersenyum senang.
" Anyway, Oppa luhh siapa ? " ujar Mutiara yang di sampingnya.
__ADS_1
" Jungkook. " ujar Anjel dengan tersenyum.
" Emang jungkook mau sama luhh ? terus jungkook kenal sama luhh ? jangan menghalu. " ujar Mutiara dengan meledek Anjel.
" Bomat, gua gak peduli. " ujar Anjel dengan menjulurkan lidahnya.
" Bener - bener luhh ya berdua, kita cariin kemana- mana ternyata disini. " ujar Veronica dengan menggunakan Baju tebal berwarna Merah tak lupa sarung tangan yang melekat di tangannya.
" Hehehehe ... gua kan pengen cepet - cepet keluar, gak kerasa gua akhirnya bisa kesini lagi setelah 10 tahun yang lalu dengan dia. " ujar Anjel dengan tersenyum getir.
" Heyy ... kenapa sedih sihh, kan kita disini mau seneng - seneng. " ujar Anita dengan merankul Anjel.
" Kalian rupanya disini, ayo berangkat. Disini dingin banget. " ujar Raisya dengan mengusap ngusap kedua telapak tangannya yang di balut denga sarung tangan.
" Iyaa mom. " Ujar Anjel mencoba untuk melupakan kesedihannya dan mereka pun mulai menaiki mobil Ferari berwarna Hitam.
Setelah menempuh perjalan yang cukup melelahkan melewati Badai salju di Korsel, mereka pun sampai di sebuah Mansion bergaya Modern dengan di lapisi emas di setiap sudutnya.
__ADS_1
" Akhirnya sampai. " ujar Anjel yang langsung merebahkan bokongnya di sofa Berwarna ungu di mansion tersebut lebih tepatnya mansion Mommynya yang selama dulu menjadi seorang modeling dan membeli mansion ini untuk tempat tinggalnya selama di Korea.
" Hooh, melelahkan. " ujar Veronica dengan duduk di sebelah Anjel.
" Kalian bisa ke kamar, nanti di anter sama Sita. " ujar Raisya dengan menunjuk seorang perempuan yang masih terlihat muda dengan menggunakan baju seragam berwarna hitam.
" Anjel mau ke kamar ahh, ngatuk. Ohh iyaa mom Kak Kevin, kak Derel, kak Rafi, Om Danu sama Daddy kemana ? " ujar Anjel yang baru mengetahui para lelaki tidak ada.
" Mereka lagi ada urusan, ohh iyaa sita antarkan mereka ya ke kamarnya. " ujar Raisya dengan tersenyum.
" Baik, Madam. " ujar Sita yang mahir berbahasa indonesia.
" Wahh, Mba sita pandai bahasa Indonesia ? " ujar Anjel dengan terkejut, ia kira perempuan di depannya ini tidak bisa berbahasa Indonesiq ternyata ia salah.
" Tentu nona, Mari saya antar. " ujar Sita dengan tersenyum.
" Ayo. " ujar Anjel dengan bangkit dan di ikuti yang lainnya.
__ADS_1
See you tomorrow guys 😘