Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Extra part 31


__ADS_3

Happy Reading guys :)


^^^


" Heyyy ... bocil. Mendingan kau pergi dari sini, sebelum kita melakukan hal yang sama seperti bocah ini. " ujar ketua preman itu dengan menendang Vernon.


" KURANGG AJAARRR !!! " Erlan yang sudah tersulut emosi melihat sepupunya di tendang pun langsung mengambil balok kayu yang tak jauh dari tempatnya berdiri.


Erlan pun langsung mengambil balok kayu tersebut dan langsung berlari ke arah ketiga preman tersebut serta memukulnya secara membabi buta.


Ketiga preman itu mencoba menghindar, tapi entah kenapa langkah bocah itu membuat mereka tak bisa menghindarinya dan mengakibatkan mereka terkena serangan bocah itu yang memukul mereka secara membabi buta.


" Awww. " jeritan ketiga preman itu membuat Vernon yang menyaksikannya merinding serta melihat sepupunya yang memukul mereka secara membabi buta.


" AWWW !! DASAR BOCAHHH !!! CEPATTT HENTIKANNN, KALAUU TIDAKK AKANNN KUUU BUATT KAUUU TAK BISAA JALANN SEUMURR HIDUPP !!! " teriak ketua preman itu yang mencoba menahan serangan itu dengan tangannya yang mengakibatkan tangannya terasa perih akibat pukulan balok kayu tersebut.

__ADS_1


Tapi Erlan pura-pura tak mendengarkan teriakan preman-preman itu dan masih tetap memukul mereka secara membabi buta.


Sedangkan para orang tua yang sudah tiba, terkejut melihatnya. Sejujurnya Erlan adalah anak yang pendiam dan paling anti yang namanya kekerasan. Tapi setelah melihat kejadian ini mereka tak percaya, Erlan bisa seemosi seperti sekarang ini serta sekuat itu melawan ketiga preman itu.


Para Bodyguard yang di bawa Kevin serta Rafi, Merasa tak percaya melihat tuan muda mereka bisa sekuat ini dan seemosi ini dan mereka pun merinding serta takut dengan tuan mudanya setelah melihat kejadian sekarang yang dimana tuan mudanya memukul preman itu tiada hentinya, walaupun ketiga preman itu sudah tak berdaya.


" SONNN !! HENTIIKANNN !!! " Anjel berteriak untuk menghentikan aksi putranya, tapi itu semua tak menghentikan aksi putranya sedikit pun dan terpaksa dirinya menghampiri putranya.


Anjel langsung memeluk Erlan dari belakang, sedangkan Erlan yang di peluk pun seketika tersadar atas apa yang di lakukannya dan langsung menjatuhkan balok kayu tersebut.


" Tak apa. Mommy mengerti. " ujar Anjel dengan merubah posisi Erlan menjadi menghadapnya dan langsung memeluknya erat.


Vernon yang mendengarnya seketika terdiam. Dia tak menyangka kakak sepupunya ini begitu khawatir kepadanya dan dia baru mengerti kakak sepupunya ini akan berubah seperti monster ketika keluarganya di usik.


" Makasih. " Vernon mendekati Erlan yang langsung membuat Anjel melepaskan pelukannya dan Erlan langsung menghadap ke arah Vernon.

__ADS_1


" Kau tak apa ? " bukannya membalas ucapan terimakasih sepupunya. Erlan malah menanyakan yang lain.


" Aku tak apa. Terimakasih, kalau kau tak datang tadi. Mungkin ketiga preman itu telah membunuh ku. " ujar Vernon dengan tersenyum hangat.


" Itu sudah tugas ku melindungi mu sebagai kakak sepupu. " ujar Erlan dengan tersenyum.


" Terimakasih. " Vernon langsung memeluk Erlan dengan erat serta mengucapkan kata janji seumur hidupnya.


" Aku berjanji akan terus melindungi mu serta keluarga mu dan membangkitkan senyuman di seluruh keluarga mu. " ujar Vernon yang masih memeluk Erlan.


Erlan yang mendengarnya terkejut tapi dia hanya mengangguk saja dan Elsa yang posisinya sangat dekat dengan mereka mendengar janji yang di ucapkan kakak sepupunya.


Dan sejak hari itu Vernon berjanji kepada dirinya akan terus melindungi mereka semuanya serta membangkitkan senyuman di wajah mereka.


Flashback off

__ADS_1


__ADS_2