
Tak terasa waktu berjalan dengan sangat cepat, sudah lima tahun Anjel dan Kevin membesarkan ketiga buah hatinya dengan penuh cinta dan kasih.
hari ini di kediaman Alexander tengah sibuk menyiapkan pesta ultah Kristal yang bisa di bilang sangat sederhana dan yang hadir pun hanya orang-orang terdekat serta keluarga.
Tapi Gadis yang genap berumur 11 tahun itu tidak mengetahui sama sekali karna dirinya di ajak tantenya Mutiara pergi berbelanja, walaupun Kristal sudah menolaknya tetap saja tantenya itu memaksanya dengan alasan ingin di temani dirinya dan mau tidak mau Kristal pun menemaninya.
Kini Mereka berdua dengan di temani tiga bodyguard di belakangnya tengah memasuki sebuah butik langganan tantennya serta mommynya dan tantennya sedang memilih-milih Dress yang terpajang di butik tersebut.
"Aunty apakah masih lama ? " Kristal yang sudah mulai bosan hanya duduk di sofa dan melihat tantenya yang asik sendiri memilih Dress.
" Bentar lagi ya, sayang. " ujar Mutiara dengan tersenyum dan tantenya itu tengah menghampiri wanita seumuran dengan tantennya.
Terlihat tantennya tengah berbincang-bincang, tak lama wanita itu pun mengambil paper bag dan memberikannya ke tantennya, yang dia pun tak mengetahui isi dalam paper bag tersebut.
" Sayang, Ayo. kita ke toko perhiasaan dulu ya. " ujar Mutiara yang menghampiri Kristal.
" Baiklah, aunty. " Kristal hanya mengangguk dan sungguh dirinya sangat bosan ketika di ajak shopping seperti ini.
Sesampainya di toko perhiasan yang di miliki sang Mommy, Mutiara tengah melihat-lihat koleksi perhiasan model terbaru yang baru saja di kirim dan Kristal pun juga melihat-lihat perhiasan tersebut, walaupun tak ada niatnya untuk membeli, namun pandangannya tertuju pada sebuah kalung berlian satu set berwarna putih dan biru.
Mutiara yang sudah memilih perhiasan pun melihat Kristal yang tengah memandangi satu set kalung berlian, dia pun tersenyum dan Mutiara berniat akan memberikan kalung tersebut sebagai kado Kristal, walaupun dirinya sudah menyiapkan kado untuk Kristal.
" Saya bayar pake ini dan satu lagi tolong bungkuskan satu set kalung berlian di sebelah sana setelah kami pergi, kirim ke alamat ini atas nama Mutiara Dwi Cantika. " ujar Mutiara dengan menyerahkan Black card nya dan juga alamat mansion keluarga Alexander.
" Baik, silahkan di tunggu sebentar. " ujar pelayan toko dengan menerima black card tersebut dan alamatnya.
pelayan toko tersebut langsung menggesek black card tersebut sebagai alat pembayaran, setelah selesai pelayan tersebut menghampiri Mutira dan menyerahkan kembali black card tersebut.
__ADS_1
" Terimakasih. " Ujar pelayan toko tersebut dan Mutiara hanya membalas dengan tersenyum.
" Kristal Ayo, kita makan dulu ya sebelum pulang. " Mutiara menghampiri keponakannya.
" Iyaa, aunty. " Kristal tersenyum dan berjalan di samping tantenya menuju salah satu restoran yang menyajikan makanan jepang karna dirinya dan auntynya ingin memakan makanan jepang.
Sesampainya di restoran jepang tersebut, mereka di sambut manajer restoran dan sebagian pelayan tersebut dengan menunduk hormat.
" Selamat datang di Restoran kami Nyonya Arley dan Nona Muda Alexander. " Ujar Manjer Restoran Jepang tersebut dengan membungkuk hormat.
" Ya, terimakasih. Apakah masih ada bangku yang kosong ? " Ujar Mutiara dengan melirik ke seisi restoran tersebut yang sudah di penuhi pengunjung.
" Masih, Nyonya. Mari saya antarkan. " Ujar Manajer tersebut dengan menuntun Mutiara dan Kristal ke salah satu tempat Khusus yang di sediakan untuk orang-orang penting.
Visual kalung berlian satu set yang di sukai Kristal.
Visual Kado dari Hanna Aurora Wilsington(adek sepupu Rafi, Derel dan juga Anjel) dan Vino Dirgantara(sekretaris Rafi) untuk si kembar. Hitam untuk Erlan dan Putih untuk Elsa karna mereka sama-sama menyukai musik dan sangat suka bermain gitar.
Visual Kado Elang dan Agustin untuk Erlan
__ADS_1
Visual kado Elang dan Agustin untuk Elsa
Visual Kado Andre dan Citra untuk si kembar
Untuk Erlan
untuk Elsa
Visual Kado Bryan dan Anita untuk Si kembar
Visual Kado Danu dan Veronica untuk Erlan.
Untuk Elsa
__ADS_1