
Dua hari kemudian ...
Sejak hari itu, Kristal memutuskan untuk tinggal kembali di mansion Alexander dan kini mereka berempat tengah bercanda ria di taman kediaman Alexander.
" Hahahaha ... lucu lohh kisah masa kecil kak Vernon ... hahahaha. " Ujar Vani dengan tertawa terbahak bahak selepas menceritakan kisah kejadian lucu semasa kecil kakaknya.
" Hahahaha ... gak nyangka Vernon bisa kaya gitu. " Ujar Elsa dengan tertawa sambil memukul bahu adik sepupunya itu.
" Awww ... gak ada akhlak kalian berdua. " Ujar Vernon dengan mengelus bahunya.
" Hahahaha ... sudah-sudah kacian kak Vernon. " Ujar Kristal dengan terkekeh.
Tapp ...
Tapp ...
Tapp ...
Suara langkah kaki seseorang yang berjalan mendekati mereka berempat yang tengah bercanda ria itu langsung terhenti dan memandang ke arah suara langkah kaki tersebut.
" Kak Lan, kakak udah pulang ? " Ujar Elsa yang sudah berhenti ketawa dan memandang kakaknya yang duduk di sebelah Vernon.
" Hmmm. " Hanya deheman yang keluar dari mulut pria tersebut dan memandang datar ke arah seorang gadis yang tengah memalingkan pandangannya ke arah lain.
" Mansion ini tambah panas ya ? " Ujar Erlan yang sengaja ingin menyindir adik angkatnya itu.
" Panas ? Gak ahh, dingin kaya gini di bilang panas. " Celetuk Vani dengan menggeleng.
" Padahal panas lohh. Ohh iya wajar sihh panas, sekarang kan ada seorang pembunuh tinggal disini, jadi hawanya tuhh beda. " Ujar Erlan yang menekan kata pembunuh dan melirik sinis adik angkatnya itu yang kini tengah menunduk mendengar kata-katanya.
" Kak. " Ujar Elsa yang memukul bahu kakaknya itu dengan tatapan tajamnya.
" Apa ? Emang benar kan,, dahh lahh kakak males disini, ada seorang pembunuh. Kalian hati-hati aja, entar malah sial lagi. " Ujar Erlan dengan menatap sinis adiknya itu dan berlalu pergi meninggalkan mereka.
Kini suasana di taman berubah menjadi sepi, tak ada candaan bahkan tawa yang keluar dari mulut mereka dan tanpa di sengaja mereka bertiga melirik Kristal yang tengah menunduk menjatuhkan buliran bening di kedua pipinya.
" Ekhemm ... gimana kita ke mall aja. " Ujar Vani yang mencoba mencairkan suasana.
" Nahh benar tuhh, biar kakak yang bayarin. " Ujar Vernon yang menyetujuinya.
__ADS_1
Jujur di dalam hatinya, dia sangat terluka melihat gadis di depannya ini menangis terisak dan ingin sekali dirinya membawa gadis di depannya ini, tapi itu tak mungkin bisa terjadi, karna terhalang status saudara di keduanya.
" Setuju banget itu, yuk dek. " Ujar Elsa yang menarik tangan Kristal menuju kamarnya.
" Ehh. " Ujar Kristal yang pastah di tarik kakaknya itu dan begitupun Vernon serta Vani yang langsung menuju kamar masing-masing, menganti pakaian mereka.
~ Skip tiba di mall ~
" Yok-yok kita belanja. " Ujar Vani dengan riang gembira memasuki mall keluarga Alexander.
" Dasar ciwi. " Gumam Vernon dengan menggeleng dan mengikuti ketiga ciwi tersebut yang sedang berbelanja.
Selesai berbelanja dan makan, kini mereka telah tiba di mansion kediaman Alexander dan tak di sengaja mereka melihat seorang wanita paruh baya yang tengah duduk di sofa ruang keluarga dengan Erlan di sampingnya.
" Kalian dari mana ? " Ujar wanita paruh baya tersebut dengan menatap keempatnya.
" Belanja, oma. " Ujar Vani yang duduk di samping omanya itu dan susul yang lain.
"Ohh, oma hanya kasih tau aja jangan deket-deket dengan dia, takut nasibnya sama kaya aunty kalian. " Ujar wanita paruh baya tersebut yang tak lain Tari, kakak dari Raisya Cecilia Wijaya yang melirik Kristal.
" Oma ini apa-apaan sihh, kalau oma kesini cuma mau bikin sakit hati orang lain. Mendingan oma pulang sana. " ujar Elsa yang langsung menarik Kristal menuju kamarnya tanpa memerdulikan panggilan dari omanya itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
The End
Terimakasih untuk semuanya yang sudah membaca ketua osis kejam dari episode pertama sampai sekarang ini 🙏😊
Dan yang ingin tau kisah selanjutnya dari Kristal, Erlan dan Elsa silahkan kalian baca season 2 nya yang berjudul " Penerus Keluarga Besar " Biar gampang kalian tinggal klik profil pribadi author dan tinggal cari nama novel tersebut :)
__ADS_1
Sekali lagi terimakasih dan see you next time di kisah-kisah author yang lainnya 👋😘