
Malam harinya, Di sebuah hotel bintang 5 di gelar pesta resepsi pernikahan Kevin dan Anjel yang hanya di hadiri Kerabat dan para sahabat, tidak mengundang tetangga dan para kolega karna tidak ingin publik mengetahuinya sekarang, status Anjel juga masih seorang pelajar.
Terlihat Anjel juga Kevin tengah duduk di singgasananya dengan gaun pengantin berwarna white yang terlihat simple tapi elegan, tak lupa para kerabat yang secara bergantian memberi selamat dan juga sahabat - sahabat dari Anjel dan juga Kevin.
" Keponakan tante cantik banget, semoga langgeng ya sayang. " ujar Rastanti ibu dari Veronica dengan cepaka cepiki dengan Anjel.
" Selamat ya, om titip keponakan yang cantik ini ya. " ujar Ayah dari Veronica dengan menyalami Kevin.
" Tentu om. " ujar Kevin dengan tersenyum dan setelah mereka turun di ganti seorang wanita paruh baya yang tak lain adik dari Raisya dan kakak Dari Rastanti.
" Selamat ya sayang. " ujar Wanita paruh baya tersebut.
" Makasih tante Tari. " ujar Anjel dengan tersenyum. ya, wanita itu adalah Tari adik dari Raisya Dan kakak dari Rastanti.
" Selamat ya, bro. " ujar Danu dengan memeluk Kevin dan Kevin membalasnya.
" Thanks. " ujar Kevin setelah pelukan mereka terlepas.
" Kapan nyusul lo ? " tambah Kevin menatap sahabatnya yang tak lain Danu Galuh Mahendra.
" Secepatnya pasti. " ujar Danu dengan terkekeh.
" Udah punya calon emangnya ? " ujar Kevin dengan meledek Danu.
" Gebetan gua banyak bro, tapi hanya satu cewek yang berhasil membuat gua terpikat, ya gak Beb. " ujar Danu dengan memeluk pinggang Veronica yang tampa sadar membuat Kevin dan Anjel terkejut.
" Apasih, malu tau di lihatin. " ujar Veronica dengan menepis tangan Danu dengan malu.
" Gak papa beb. " ujar Danu dengan menggoda Veronica.
" Bentar - bentar, kalian jadian ? " ujar Anjel dengan menatap Veronica.
" I- iyaa. " ujar Veronica dengan bulshing.
" Kapan ? " kali ini Kevin yang bertanya ke sahabatnya Danu.
" Dari kenaikan kelas 2 kita juga udah pacaran, cuma sihh Icanya aja yang gak mau di umbar. " ujar Danu dengan santai.
__ADS_1
" Ica ? Hahahahaha ... jadi udah ada nihh nama panggilan sayangnya. " ujar Anjel dengan menggoda Veronica.
" Ihh malu tau. " bisik Veronica yang masih bisa di dengar Anjel dan Kevin.
" Gak papa kali Beb, ohh iyaa btw nihh undangan buat pengantin baru. " ujar Danu dengan memberikan undangan berwarna blue white kepada Kevin.
" Apa nihh ? " ujar Kevin dan di angguki Anjel.
" Undangan pertunangan gua sama Icha, datang ya jangan sampai gak datang. " ujar Danu dengan melirik Anjel dan juga Kevin.
" Woyyy ... lama lo, udah banyak yang ngantri, kalau mau kasih undangan nanti aja apa. " ujar Andre Satrio Wiliam sahabat Kevin dan Danu dengan jengkel menunggu terlalu lama.
" Syirik aja Netizen, udah ya bro kasihan tuhh aki - aki nunggu lama, always ya. " ujar Danu dengan meledek Andre dan langsung menyalami Anjel.
" Selamat ya njel, semoga sakinah mawadah warohma. " ujar Veronica dengan memeluk Anjel.
" Thanks ya, semoga lo sama Danu cepet - cepet nyusul. " ujar Anjel dengan menggoda Veronica.
" Amin. " ujar Veronica dengan tersenyum dan langsung turun dengan bergandengan tangan dengan Danu.
" Selamat ya bro, njel. semoga langgeng dan cepet - cepet punya baby. " ujar Andre dengan terkekeh.
" Selamat ya, semoga sakinah mawadah warohma. " ujar Citra dengan memeluk Anjel.
" Makasih Cit, cepet nyusul juga ya. " ujar Anjel dengan tersenyum.
" Insyaallah kalau udah ada calonnya. " ujar Citra dengan tersenyum.
" Ekhhemm ... kan ada aa neng. " ujar Andre dengan menaik turunkan alisnya.
" Hahahaha ... itu lo yang mau, tapi citranya belum tentu mau. " ujar Anjel dengan tertawa dan di ikuti Kevin yang tertawa.
" Bini lo kalau ngomong pedes ya. " ujar Andre dengan mengelus dadanya.
" Hahahaha ... bini gua gitu lohh. " ujar Kevin dengan tertawa.
" sakit gua kalau lama - lama disini. " ujar Andre yang langsung turun di susul Citra dan tak lama kemudian seorang gadis cantik dengan mengenakan Dress selutut berwarna navy menghampiri mereka.
__ADS_1
" Selamat ya kak. " ujar Yola dengan cepaka cepiki dengan Kevin sedangkan Anjel hanya diam menyaksikannya.
" Iyaa, kamu sendiri ? om sama tante mana ? " ujar Kevin dengan melirik ke belakang.
" Nanti mereka nyusul katanya, ini kakak ipar ku ya ? " ujar gadis cantik itu dengan menghampiri Anjel.
" Iyaa, cantik gak ? " ujar Kevin dengan memeluk pinggang Anjel.
" Bukan cantik lagi kak, tapi lebih cantik dan kenalin kakak ipar namaku Yola. " ujar gadis cantik itu yang di ketahui namanya Yola dengan mengulurkan tangannya.
" Anjel. " ujar Anjel dengan membalas uluran tangan yola dengan tersenyum.
" Ya ampun senyumnya manis banget, Yola sampai meleleh. " ujar Yola dengan lebaynya.
" Lebay kamu. " ujar Kevin dengan menggeleng sedangkan Anjel hanya tersenyum.
" Biarin sirik ae dan jangan lupa ya kak bikinin Yola keponakan yang cantik, ganteng juga gak papa. " ujar Yola dengan terkekeh.
" Siap. " ujar Kevin dengan tersenyum mesum memandang Anjel yang mampu membuat Anjel malu melihatnya.
" Hahahahah ... kakak ipar ku malu dahh ahh jangan godain kakak ipar mulu kasihan, Yola mau makan dulu ahh laper, dahh kakak ipar. " ujar Yola dengan melambaikan tangannya dengan meninggalkan mereka dan Anjel hanya tersenyum.
" Sayang, Yola minta keponakan, nanti malam kita bikin ya. " ujar Kevin dengan menggoda Anjel.
" Bikin sana sama bantal. " ujar Anjel yang langsung duduk kembali.
" Hahahahah ... mana bisa bantal buat baby sayang. " ujar Kevin dengan menenggelamkan wajahnya di curuk leher Anjel yang mampu membuat Anjel geli.
" Geli tau, itu di lihatin sama yang lainnya, kamu gak malu apa ? " ujar Anjel dengan tersenyum malu melihat semua undangan menatap mereka walaupun hanya kerabat dan para sahabat yang datang tetap saja dia malu.
" Ngapain malu sama istri sendiri, kalau sama yang lain baru malu. " ujar Kevin yang masih menenggelamkan wajahnya di curuk leher Anjel.
" Seterah, tapi Anjel haus. " ujar Anjel dengan menoel pipi suaminya.
" Bentar kakak ambilin, jangan kemana - mana gaun kamu ribet nanti jatuh dan tunggu. " ujar Kevin dengan mencium pipi Anjel yang kini telah memerah dan langsung turun mengambil minum untuk istrinya.
" Mommy !!! Anjel malu !!! " batin Anjel dengan menjerit dan seandainya ada kain yang bisa menutupi wajahnya sudah dia tutupi saking malunya di lihat para tamu undangan.
__ADS_1
Visual Gaun pengantin yang di kenakan Anjel