Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Episode 93


__ADS_3

" mari ikuti saya nona, saya akan tunjukin beberapa gaun yang pas buat nona. " ujar sang karyawati dengan menuju ke deretan gaun terbaru.


" ini nona gaun terbaru tahun ini dan ini juga gaun tersimple. " ujar karyawati sambil menunjukkan salah satu gaun yang sangat simple, elegan dan warnanya yang kalem.


" oke, saya coba dulu ya mba. " ujar anjel dengan mengambil gaun tersebut.


" silahkan nona dan ruang gantinua berada di sebelah kiri paling pojok. " ujar karyawati tersebut dengan memberitahu letak ruang ganti dan anjel langsung menuju ke dalam ruang ganti tersebut.


sekitar sepuluh menit berada di dalam, anjel keluar dengan gaun yang sangat pas di tubuhnya dan berdiri di hadapan kedua kakaknya yang sedang menatap dirinya.


" woww ... cantik banget. " ujar Derel dengan menatap tanpa berkedip sedikit pun.


" anjel kan emang cantik. " ujar anjel dengan mengibaskan rambutnya.


" iyaa in aja dari pada ngamuk. " ujar Derel dengan sinis yang melihat adeknya sangat - sangat kepedean.


" nyenyenyenye. " ujar anjel dengan mengejek kakaknya tersebut.


" kalian berdua nggak di rumah nggak di sini berdebat mulu, kamu beli gaun itu aja dek, gaunnya pas di badan kamu. " ujar Rafi dengan menatap adiknya tersebut.


" oke kak, kalau gitu anjel lepas dulu nihh gaunnya. " ujar anjel yang langsung masuk kedalam ruang ganti tersebut setelah selesai anjel menghampiri karyawati yang tadi dan menyerahkan gaun tersebut.


" yang ini aja mba, tolong di bungkus ya. " ujar anjel dengan sopan.


" baik nona, silahkan di tunggu. " ujar karyawati tersebut dengan membungkuk hormat sebelum meninggalkan mereka.


" kalau gitu kakak mau bayar dulu. " ujar Rafi sambil bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah kasir.

__ADS_1


" huffttt ... capek banget, padahal cuma nyoba satu gaun doang. " ujar anjel yang duduk di samping derel.


" heran kakak tuhh sama kamu, biasanya perempuan suka shoping lahh kamu malah nggak suka kaya begini aja udah capek. " ujar Derel dengan menatap adiknya yanh sedang memejamkan matanya sambil menyenderkan punggungnya.


" karna anjel itu beda sama wanita di luar sana menurut anjel lebih baik tidur dari pada belanja kaya gini buang - buang uang, waktu dan tenaga. " ujar anjel yangmasih memejamkan matanya.


" yuk pulang. " ujar Rafi yang sudah selesai membayar.


" yuk, anjel capek banget. " ujar anjel yang berdiri dan langsung berjalan keluar di ikuti kedua kakaknya.


" kamu nggak beli yang lain, dek ? " ujaf Rafi yang berjalan di belakang anjel dengan menenteng paper bag.


" nggak ahh kak, anjel capek mau tidur. " ujar anjel yang terus berjalan tapi langkah kakinya terhenti yang melihat kevin dan stella.


" anjel luhh disini juga. " ujar stella yang berada di depan anjel.


" iyaa, luhh ngapain disini ? " ujar anjel yang terkejut dengan kehadiran sahabatnya.


" ohh ... gua sama nihh beli gaun buat nanti malam, nyokap gua rempong banget nyuruh gua beli gaun. " ujar anjel dengan menunjukkan paper bag yang di tengteng Rafi.


" kak Rafi ternyata juga ikut, kenapa semakin hari semakin tampan ya. " bati stella dengan menatap Rafi sedangkan anjel yang melihat itu tersenyum berbeda dengan derel yang sakit dan juga kecewa.


" Ekhem .... " deheman anjel membuat stella salah tingkah.


" ehh ... njel, btw gimana kita belanja bareng. " ujar stella yang gugup.


" boleh, tapi mau belanja apa kan gua dahh beli gaun luhh juga tuhh udah beli. " ujar anjel sambil menunjuk paper bag yang di pegang kevin.

__ADS_1


" ya beli yang lain, kaya heels, terus tas kan luhh belum beli sama gua juga belum. " ujar stella yang nada bicaranya sudah mulai normal.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Selamat malam readers


author sudah up 2 Episode sekaligus buat hari ini dan up selanjutnya akan sesuai dengan biasanya 2 hari sekali.

__ADS_1


jangan lupa selalu like, vote dan komennya readers 😊


see you tomorrow guys 😘


__ADS_2