
" mama sama papa nanti aja istirahat nya, stella mama mau ngomong sama kamu ? " ujar sang mama sambil melihat putri nya yang sedang asik memakan makanannya.
" mau ngomong apa, ma ? " ujar stella yang melupakan tradisi makan mereka bahwa di saat sedang makan di larang ngobrol apalagi berbicara di meja makan itu tidak di perbolehkan.
" udah kamu makan dulu aja, ngobrol nya di lanjut nanti selesai kamu makan. " ujar sang papa yang menyambar obrolan sang istri dan putrinya.
" iyaa, pa. " ujar serempak stella dan Racquel.
stella pun kembali memakan makanannya dengan nikmat dan suasana di meja makan kembali sepi hanya suara dentingan sendok dan garpu yang berbunyi.
setelah selesai makan semuanya kembali berkumpul di ruang keluarga termasuk stella yang di suruh untuk ikut karna ada yang mau di tanyakan.
" stella mama mau tanya sama kamu, tadi kenapa kamu ngurung diri di kamar sampai lupa maoan malam, untung kakak Kamu ke kamar kamu buat nyuruh kamu makan kalau nggak kamu nggak bakal makan. " ujar Racquel panjang kali lebar.
" stella nggak papa, ma. " ujar stella yang menatap sang mama yang terlihat sangat khawatir.
" kalau nggak ada apa - aoa kenapa ngurung di kamar terus dari pulang sekolah sampai sekarang ? " ujar Racquel yang menatap khawatir sang putri.
" stella hans keasyikan belajar aja, jadi lupa buat makan malam, lain kali stella nggak bakal lupa waktu dehh kalau lagi belajar. " ujar stella dengan tersenyum manis ke arah sang mama.
" yakin kamu syng kalau nggak ada apa - apa ? " ujar Racquel yang bertanya lagi untuk memastikan.
" iya mama ku sayang, kalau kaya gitu stella ke kamar dulu ya, good night semuanya. " ujar stella yang mencium pipi sang mama dan bergantian mencium pipi sang papa dan yang terakhir mencium pipi kakak laki - lakinya.
" night too. " ujar serempak mereka dan stella pun berjalan ke arah kamarnya untuk tidur.
sesampainya di kamar, stella langsung merebahkan tubuhnya di kasur king sizenya dan melupakan semua masalah hari ini.
***
Di pagi hari di SMA internasional school tepatnya di kelas Ipa 1 yang sedang berisik membicarakan soal contekan yang akan mereka bikin dan ada juga yang tidak memperdulikan itu dengan asik belajar.
" woyy ... satria, luhh bikin contekan nggak ? " ujar mutiara yang selalu semangat dengan membahas contekan.
__ADS_1
" bikin dong, nihh lihat, banyak kan. " ujaf satria sambil menunjukkan selembar kertas yang sudah penuh dengan contekan.
" wahh ... mantap kali, terus luhh bikin contekan sejarah nggak ? " ujar mutiara yang bertanya lagi.
" tenang aja gua bikin kok, kan percuma kalau gua cuma bikin contekan biologi doang sedangkan sejarah nggak. " ujar satria sambil mengulurkan selembar kertas yang lain tentunya kertas yang sudah di penuhi contekan sejarah.
" mantap, bagi - bagi luhh, awas aja kalau nggak bagi - bagi ke gua nanti gua bilangin pengawas nya. " ujar mutiara dengan mengancam.
" iyaa - iyaa, dasar kang ngancam. " ujar satria dengan pelan dan masih bisa di dengar mutiara.
" suka - suka gua dong, yang penting gua dapat conteka. " ujar mutiara yang setelah itu kembali ke bangku nya karna bel masuk sudah berbunyi dan sebentar lagi pengawas akan datang.
kringgg ... kringgg ...
tak terasa waktu istirahat telah tiba, semua murid - murid langsung menuju ke kantin dan begitu pula dengan keempat gadis cantik yang selalu bersama - sama.
" mesen apa ? " ujar mutiara yang bertanya setelah mereka duduk di bangku yang kosong karna semua bangku sudah di penuhi murid - murid.
" gua biasa aja, mie ayam sama es jeruk. " ujar citra dengan duduk di samping stella.
" luhh stel ? " ujar mutiara dengan menatap stella.
" gua mesen sendiri aja. " ujar stella dengan bangkit dari duduk nya dan berjalan untuk memesan makanannya sendiri.
" itu mutiara kenapa ? " ujar mutiara yang aneh melihat sikap sahabat nya yang tak seperti biasanya.
" nggak tau. " ujar citra yang menggelengkan kepalanya.
" udah gini aja biar gua yang mesen mie ayam nya sekalian bicara sama stella. dan luhh mut pesenin bakso sama es jeruknya aja.
" okelah kalau begitu. " ujar mutiara sambil berjalan ke arah tukang bakso sedangkan anjel berjalan ke arah tukang mie ayam.
" mang ... mie ayamnya dua ya. " ujar anjel yang sudah di depan tukang mie ayam.
__ADS_1
" siap neng. " ujar mamang kang mie ayam sambil menyiapkan mie ayam nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
selamat malam readers
author mau minta masukan nihh sama kalian semua, di Episode berapa author akan masukin alex cinta pertama anjel ke cerita ini ? jadi tolong kasih sarannya ya di kolom komentar 🙏
__ADS_1
dan jangan lupa kasih dukungan kalian semua dengan cara terus like, vote, share end komennya 😊
see you tomorrow guys 😘